Semangat untuk semangat….

1-IMG_7473Pulang sekolah seperti biasa Aquila cerita seputar kegiatan dia di sekolah. Ibu, bantuin Qila cari sponsor ya, ibu kan sering waktu Qila di SD adakan kegiatan dan sponsornya banyak. Aku Tanya, untuk apa nak? Di sekolah qila mau ada lomba pramuka penggalang sejabodetabek, kata kakak pembinanya lomba itu mandiri jadi murid diminta bantuan untuk carikan sponsor, yang mau saja bu tidak harus sambil memberikan proposal. Setelah aku baca, wow ini kegiatan yang menarik, dan langsung berdiskusi dengan bapaknya sepulang dari kantor. Bapaknya yang sejak kecil memang aktif pramuka tentu saja sangat merespon dan kami putuskan untuk datang langsung ketemu Pembina pramuka apa kiranya yang dapat kami bantu.

1-IMG_7498Perbincangan mengenai kegiatan anak anak merupakan bagian yang selalu menyenangkan untuk aku, kenapa aku aktif di berbagai organisasi di sekolah karena aku ingin berperan dalam kegiatan sekolah, melihat semangat anak-anak, senyum ceria mereka, kelelahan mereka merupakan suatu cerita indah yang kelak menjadi warisan untuk cucu-cucu. Dan pola seperti ini semoga akan berlanjut, jujur aku katakan melihat orang tua aku dulu sekedar datang ke sekolah berbincang dengan guru merupakan kebanggaan sendiri, merasa diperhatikan tidak saja dirumah tapi juga disekolah. Sesekali diantar sampai gerbang sekolah lalu ucapan ” belajar yang baik ya nak” itu ibarat pompa semangat, berjanji dalam hati kecil akan mempersembahkan yang terbaik untuk orang tua.

Saat ini ikatan orang tua dan guru banyak hanya sekedar senyum dari kejauhan atau bahkan tanpa tegur sapa sama sekali, saat mobil berhenti pas di pintu masuk sekolah, meski ada guru berdiri seakan tidak terlihat, berlalu layaknya angin di musim kemarau.

Lanjut cerita, bertemu dengan Pembina pramuka yang menyambut kami dengan antusias dan mengalirlah cerita tentang pengalaman pramuka dari bapaknya, suasana akrab langsung terjalin, kami coba memberikan beberapa alterative yang memungkinkan kami bantu sehubungan waktu pelaksanaan yang cukup dekat.

Beberapa proposal kami bawa dan mulailah mencoba untuk menawaran kepada pihak pihak yang memang sudah sering bekerjasama berbagai acara dan kiranya menyabung untuk kegiatan ini.

Alhamdulillah pihak kebun raya dimana yang aku hubungi adalah Mbak Melani memberikan dukungan penuh, support berupa tiket masuk dengan harga ekonomis diberikan untuk hampir 400 siswa siswi peserta dan panitia acara.

Dukungan sosialisasi acara di support oleh Radio Sipatahunan, yang selama ini menjadi mitra diberbagai kegiatan. Diadakan Talkshow untuk sosialisasi acara dan aku menjadi hostnya, selalu senang menjadi host acara acara yang menarik, berbagai informasi bisa didapatkan dan dibagikan kembali kepada masyarakat.

Dukungan berikutnya datang dari toko buku Gunung Agung, sebagai pengisi stand bazaar.

Selama acara berlangsung kami sempatkan mengunjungi sekolah, semua acara lomba yang diadakan sangat menarik, terutama lomba tongkat komando dengan aneka variasi gerakan.

1-IMG_7474Alhamdulillah acara berjalan baik dan lancer, senyum kelelahan namun bahagian terlihat saat anakku selesai acara. Terima kasih kepada Mbak Melani (Kebun Raya Bogor), Pak Syaeful ( Toko Buku Gunung Agung Bogor) dan Pak Iwan (Radio Sipatahunan), semoga support yang telah diberikan mendatangkan banyak manfaat. Amin.

TAWURAN ANTAR PELAJAR

Kita ortu masuk dalam bagian itu…. benarkah???

Disalah satu seminar yang aku ikuti dipaparkan bahwa factor gizi tidak saja mempengaruhi tumbuh kembang anak secara raganya, tapi juga jiwanya. Anak anak yang saat batita, balita kekurangan gizi maka akan berdampak saat masa remajanya, kurang bisa mengontrol emosi, arogan, sensitive dan kecil hati.

Jika dikaitkan dengan maraknya tawuran antar pelajar, antar warga dan antar kampung yang pemicunya dari hal hal yang dapat dikatakan sepele nampaknya uraian diatas masuk akal juga. Sisi sensitive yang sedikit saja terkena imbasnya luar biasa dan melakukan penyerangan yang tidak kenal situasi dan kondisi, tidak perduli apa akibat setelah itu.

Saat aku kecil mulai tk, sd, smp, sma bahkan mahasiswa tidak menemukan yang namanya tawuran antar pelajar apalagi di sekolah, bukan karena sekolah tempat aku belajar dapat dikatakan terbaik di kotaku saat itu, bahkan sekolah sekolah yang dulunya di sebut STM pun tidak mendengar hal tersebut, lalu kenapa sekarang begitu banyaknya kita temukan tawuran antar pelajar.

Melihat mereka jalan bergerombol lebih dari 25 orang rasanya bergidik, membayangkan tubuh mereka yang nyaris sama dengan laki laki dewasa saling memukul, menerjang, melempar, membabi buta, yang terlihat kalah pun tidak diberi ampun terus dikejar, hati nurani sudah hilang….kadang petugas pun melerai mereka dari jarak yg tidka terlalu dekat, sangat dipahami dan dimengerti kondisi seperti itu mereka tidak mengenal arti takut…

Setelah dibubarkan oleh petugas mereka berjalan laksana arjuna menang dimedan pertempuran, namun juga laksana tikus baru keluar dari sarang, baju mereka kotor lusuh kadang robek. Tidakkan mereka sadari, orang tua mereka yang berfikir dirumah bagaimana : tetap bisa membeli sabun untuk mencuci pakaian itu, tetap bisa membayar listrik untuk menggosok pakaian itu, tetap bisa membeli minyak tanah atau gas kecil untuk masak makanan mereka, tetap bisa membelikan mereka buku buku, jika jam pulang sekolah belum tiba dirumah, panjang leher menengok jam, dan keluar masuk rumah berharap anak anaknya segera tiba…

Saat aku Tanya bagaimana cara kita berkomunikasi dengan anak supaya kelak mereka mengerti kerja keras dan usaha orang tua dalam mengasuh mereka. Jawaban yang cukup sederhana dari sang pembicara ” anak anak sejak kecil diajak bermusyawarah apa dan bagaimana keluarga ini, kondisi keluarga ini, jelaskan yang sebenarnya tidka perlu menutupi keadaan supaya mereka tetap nyaman dan bergaul luas” ada hal hal yang memang belum atau tidak bisa disampaikan ke mereka jika masalahnya sangat pribadi, namun hal hal umum seperti tidak meluluskan semua permintaan mereka dengan memberikan alasan yang masuk ke dalam akal sehat mereka, katakan tidak jika memang tidak bisa dipenuhi dan beri alasan kenapa tidak dapat memenuhinya, contoh kecil saja: saat berjalan ke mall anak anak merengek minta dibelikan mainan sementara budget kita hanya untuk makan dan membeli buku, berikan pilihan kepada mereka ” tadi katanya mau beli buku cerita dan makan ayam goreng, jika dibelikan mainan maka salah satu dari rencana mesti dibatalkan, sekarang silahkan pilih, jika tetap mau beli mainan maka buku atau makan salah satunya tidak jadi, karena uang kami tidak cukup untuk itu” sejenak mereka akan bersikeras dengan kemauan mereka karena rasa ego mereka yang tinggi, beri mereka waktu untuk berfikir, lalu tanyakan kembali, bagaimana? Sudah ada keputusan, jika mereka tetap bersikeras membeli mainan tetap kita ortu jalankan rencana yang sudah dikatakan tadi, saat mereka merengek jangan dituruti, karena akan dijadikan senjata untuk meluluskan permintaan mereka dengan rengekan rengekan tadi. Sekali kita menerapkan pola tegas namun melibatkan mereka untuk berikutnya mereka sudah punya pilihan untuk diri mereka.

Pola ini pernah aku terapkan kepada anak anak hingga mereka menghentikan bermain zona game di mall dan sampai sekarang merupakan pilihan terakhir , mereka mulai bisa membuat skala prioritas. Terkadang hati memang tidak tega, masih suka menawarkan pada akhir jalan jalan, ini ada sedikit sisa uang apakah mau bermain, mereka sudah langsung menggeleng, lega rasanya rasa bersalah yang mendera hilang sudah. Celoteh mereka kadang membuat haru” ya lebih baik kita beli buku bisa dibawa pulang dan setelah itu kita makan, daripada main di zona, kadang kesel kalo kalah terus udah itu suka nakal mesinnya, lalu mereka berhitung coba ya dengan uang 25 ribu pulangnya Cuma dapat 3 permen dan satu pencil, coba kalo ke toko buku sudah dapat macam macam ini….”

Hal hal yang lain pun disampaikan kepada anak-anak, mereka memang seperti tidak mengerti dengan bahasa orang dewasa tapi jika penyampaian dengan bahasa mereka , akan cepat mereka tanggapi. Pada dasarnya mereka adalah mahluk yang senang diajak bermusyawarah karena kodrat manusia adalah mahluk social, diberikan tanggung jawab dan marasa diperlukan, katakan kepada mereka jika kita lelah, tidak sanggup dan butuh pertolongan mereka. Beri mereka tanggung jawab dan pemberian beban pekerjaan dirumah sesuai dengan kemampuan mereka, dan lihat hasilnya, bantuan mereka meski kecil akan sangat berarti, walaupun sekedar menaruh sendok ditempatnya, membuang sampah ditempatnya, menyapu ala kadarnya…lanjut sang pembicara…

Dengan adanya sosialisasi dirumah yang baik terhadap masalah dirumah kepada anak-anak, melibatkan mereka dalam kegiatan di rumah, meposisikan mereka sebagai penanggung jawab di rumah, komunikasi yang dua arah, akan membuat mereka mencintai diri sendiri dan juga orang-orang dirumah, ini menghambat mereka jika akan melakukan hal hal yang negative dilingkungan luar, rasa sayang akan tumbuh dengan sendirinya, bahasa kasar mereka ” kasihan nyokap bokap gw dirumah” ini sebenarnya sangat dalam bisa mereka katakana di lingkungan social mereka, secara halus ini sudah menolak ajakan negative yang mereka terima. Semoga tawuran dan aneka kekerasan lainnya akan berkurang dikemudian hari…sang pembicara menutup seminar hari itu…..

 

Mereka (Aggota keluarga) wangi, cantik, tampan, menarik, pintar, cerdas, semua karena emak…

 

Jika sekilas membaca judul diatas, akan menyipitkan mata beberapa teman, ada apa gerangan? Blog yang biasanya berbicara seputar dapur kecilku yg tidak lebih dari 4 x 6 saja tiba tiba membuat judul yang sedikit lebay, hiperbola, berlebihan.

Sudah seminggu ini pembantu minta cuti dengan alasan anaknya yg terkecil masuk pagi dan dia tidak dapat datang pagi kerumah aku u bekerja kecuali aku bersedia dia datang jam 11 siang. Pembagian kerja dimulai, sulung mau mendapat jatah menyapu dan mengepel lantai, bungsu membereskan kamar dan membantu mencuci piring, selebihnya emak dan sesekali bapak kalo dia sedang tidak sibuk. Yang terberat adalah menggosok bagi aku karena butuh peluh yang banyak u menyelesaikannya, sementara u mencuci dengan mesin cuci digital sudah sangat membantu.

Dipilah dipilah hasil cucian, yang pakaian rumah sementara dilipat saja, dan saatnya pakaian u sekolah dan kerja. Seperti yang diajarkan mama almarhum untuk menggosok sebuah kemeja, digosok dulu bagian kerah, setlah itu bagian pinggir kancing, lalu lengan, baru bagian samping, belakang dan samping, hasilnya rapiiii dan wangi karena diberi pewangi yang sekaligus berfungsi u melicinkan pakaian…

Pagi ini mereka sudah siap berangkat semua, sementara emak masih kucel, dengan rambut diikat tinggi dibelakang, celemek menempel di badan. Ehmmm mereka ganteng-ganteng, cantik-cantik, rapi rapi, jika diluar sana orang akan memuji mereka tapi apakah juga memuji emaknya? EMAK, kata ini terdengar sebagai sebuah dilemma untuk mereka yang tidak mengerti arti perjuangan seorang emak.

  • Kala bayi kita basahi bajunya dengan kotoran kita apakah itu pipis, bab, atau muntah
  • Batita kita tambah lagi dengan menangis meminta apa yang kita inginkan bahkan dengan kekerasan, mengamuk, memukul, melempar barang.
  • Balita ditambah lagi dengan tidak mau makan, ngambek jika kehendak tidak dituruti
  • Remaja, mulai membantah kalimat yang dianggap tidak disukai, dianggap tidak pro, dianggap selalu menyalahkan.
  • Dewasa, merasa sudah tidka sepenuhnya memerlukan emak, mulai merasa sebagai beban.
  • Tua, merasa sangat direpotkan karena sudah harus melayani emak yg sudah renta….

Sementara yang dilakukan emak :

  • Bangun saat mereka masih tertidur, dengan langkah tergopoh gopoh ini menyuguhkan pagi yang terbaik untuk mereka
  • Saat sangat minimalis bahan yang akan dimasak, emak harus cepat berfikir mau apa? Semua pikiran dipusatkan untuk menyenangkan, saat sdh sisuguhkan dan tidak sesuai keinginan terdengar lenguhan panjang sementara emak belum ada kesempatan untuk melenguh sejak terbangun dini hari…
  • Saat uang yang diberikan bapak tidak cukup, emak terus memutar otak, hingga menghutang pun dijalani meski langkah berat untuk melakukannya, saat hutang menumpuk berputar lagi otak untuk mencari jalan menyelesaikannya, saat bapak mengetahuinya, terdengar melodi dengan nada tinggi mempertanyakan….
  • Sejadah panjang tempat mencucurkan air mata selain dapur kecil yang tidak pernah berhenti untuk bekerja sesuai perintah emak….
  • Semua adalah emak, seorang gubernur wanita adalah emak dengan fungsi ganda, juga seorang pembantu sekalipun tetaplah emak dengan fungsi ganda juga.

Duhai anggota keluarga, tidakkah kalian tau pujian yang kalian terima karena hasil masakan emak, kalian tumbuh sehat cantik dan tampan, pujian kalian terima karena hasil cucian emak, baju kalian bersih bersinar dan wangi, pujian yang kalian terima karena setrikaan emak, baju kalian rapi dan wangi.

Kalian bisa menjadi Penguasa dunia ini, kepala negara, adalah hasil karya emak, periuk nasi yang sudah menghitam itu mengantar kalian untuk tidur nyenyak…

SELAMAT HARI KEBANGKITAN NASIONAL

Mari emak-emak kita bangkit dari kesedihan kita, dari perihnya hati kita, dari lenguhan panjang diri kita, kita berhak bahagia, jadikan diri kita produktif meski produktif dalam lingkup dapur sekalipun, dalam lingkup cerita yang kita torehkan di bidang kecil yang bernama blog, lukiskan semua dalam kalimat dan kita realisasikan dalam kehidupan nyata….

Jungleland Sentul Nirwana – fasilitas internasional dengan nuansa alam tradisional

Pagi itu selepas mengantar puteriku ke pusat bahasa inggris LIA, mobil mengarah ke kawasan sentul city, seperti biasa di week end sejak pagi kawasan ini sudah terlihat ramai, banyak kegiatan yang sering dilaksanakan di daerah ini. Tujuan utama adalah menghadiri undangan dalam rangkaian soft opening Jungleland. Inilah salah satu efek yang sangat menyenangkan menjadi blogger, seringkali kita mendapatkan kesempatan untuk meliput aneka kegiatan.Tentu saja tidak sekedar melihat aneka kegiatan yang dilaksanakan juga seringkali dijamu dengan aneka kuliner yang yummy punya dan di oleh olehin berbagai macam souvenir….

Sentul NirwanaMelintas di sentul city mobil sengaja berjalan perlahan, kawasan sejuk ini memang patut dinikmati, tatanan yang rapi sepanjang kanan kiri jalan, bersih dan pohon pohon besar masih rimbun berjajar sepanjang jalan. Tidak terlalu sulit menemukan tempat yang dituju, petunjuk cukup menarik mata meski tidka terlalu banyak terpampang sepanjang jalan, atau karena aku sudah cukup hapal dengan kawasan ini berhubung rumah tidak terlalu jauh dan kawasan ini merupakan salah satu tempat yang seringsekali dikunjungi.

junglelandSaat mobil mulai memasuki kawasan, yang terucap”wowwwww luasnya untuk sebuah land” meski belum selesai dan mungkin masih cukup lama untuk selesai sesuai denah yang aku lihat. Yang pertama tertangkap oleh mata adalah sebuah bangunan seperti telur yg sudah retak dan ada burung dipucuk telur itu, disampingnya ada bangunan dengan burung hantu bertengger, aku selalu suka dengan symbol burung hantu, meskipun namanya cukup menyeramkan namun bulatan wajahnya itu yang lucu, dan tepat ditaruh sebagai icon disalah satu wahana.

Disambut hangat oleh kru jungle land, kami ditempatkan disebuah ruangan yang khusus memang disediakan untuk komunitas blogger yang datang, cukup banyak blogger-blogger yang datang di acara ini, sempat disuguhkan coffee break sebelum kami diantar untuk melihat wanaha jungle land.

Saatnya berjalan-jalan…ayoooo

Piring Raksana di wahana discoSaat ini wahana yang sudah siap untuk pengunjung adalah wahana /zona carnivalia, disini ada tiga wahana terbaru di Indonesia. Oh ya uniknya wahana yang ada di sini menggunakan nama daerah yang mendekati bahasa local/ jawa barat.

wahana Disco berputar dan berayun di atas piring raksasa dengan kemiringan 45derajat, wowww, pengalaman yang tak terlupakan setelah naik wahana disco ini…

Mau bermain ibaratnya pertandingan formula ? melaju kencang di lintasan sepanjang 700m (terpanjang di Indonesia, nah ada di wahana kebut kebutan…..ini asik punya…

Bandul raksasaMau sensasi yang lebih lagi? Naik bandul raksasa dan diayun di ketinggian 20meter seakan menggapai angkasa…berputar, berayun, berputar, tinggi lebih tinggi, teriakan pengunjung cetar membahana saat ketinggian maksimal, aku ikut tertawa melihat ada yang berteriak, ada yang melotot ada yang bilang lagi lagi lagi….seruuuuuu

Nah ini dia wahana yang tidak kalah menguji adrenalinmu, wahana petir, swinger terbesar di Indonesia…

mobil jeger jegerSelain itu permainan untuk anak-naka juga banyak, aku sempat naik bom bom car yang disini diberi nama wahana jeger jeger, bener-bener merasa jeger-jegernya saat mobil yang aku naiki di tabrak oleh pengunjung yang lain, hahahahahaha seruuuu bagaimana aku menghindari banyaknya mobil yang berllau lalang dan jegerrrrrr, sempat terasa tubuh terpental sejenak..lalu ngebut lagi dan jegerrrrr….*

pesawat tempur di wahana hihiberanwahana dengan nama hihiberan, ini suatu wahana melayang dan berputar di atas pesawat tempur diantara gunung, bukit dan lembah. Seperti apa sensasinya, ayooo datang dan rasakan sendiri..

bersama teman linta skomunitasteman-teman dari berbagai komunitas blogger ramai ramai mencoba aneka permainan, teriak teriakan seru pengunjung dan teman-teman memebuat suasana siang yang panas terik tampak tidak terasa

Ini baru satu wahana loh ya, bisa dibayangkan jika 3 wahana lagi selesai dan bisa kita nikmati…ada ZONA EXPLORA, dimana  kita bisa menjelajah sensasi dunia saint dan tekno yg juga merupakan science centre terbesar di Indonesia, lalu ZONA MYSTERIA, di zona ini akan merasakan serunya petualangan penuh tantangan ada Sarang Burung Berang ada Liak Liuk laksana kita naik dipunggung ular dan meliuk di pepohonan dengan kecepatan tinggi lebih 100km/jam, wowwwwww kebayang tegangnya…., juga ada water gun di Wahana Perang Air sambil mengendarai boat blaster…dan ZONA TROPICALIAN, nah dizona ini kita berpetualang penuh kegembiraan di hutan tropis sambil mengenal beragam buah dan sayuran…

terbayang seharian di jungleland ini rasanya akan kurang waktu terus ya…jika sudah ada tempat wisata Fun dan edukasi seluas ini, selengkap ini, seseru ini, nggak perlu lagi dehhh jauh-jauh ke negeri sebenarng untuk nikmati aneka permainan berfasilitas Internasional dengan suasana dan gaya tradisional…perpaduan yang unik…nama-nama wahananya jadi mudah diingat kan…

Untuk info detail bisa akses ke http://www.jungleland.co.id

sepur leutikFoto foto lainnya di wahana Carnivalia :mini pontang panting

ceblak ceblok

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Cerita defidi : waktu biarkan emak sejenak…

Ada saat dimana kita sedang ingin diam, tidak melakukan apa-apa. Menikmati hidup seadanya, seikhlasnya, jalani hari hari sebagai istri dan ibu dari 2 anak. Hanya sekedar bangun subuh, siapkan sarapan, siapkan bekal. Saat mereka sudah pergi terasa sunyi tapi juga tidak melakukan apa-apa, nikmati kesendirian dengan nyaman. Lalu ke super market belanja sangat seperlunya, tidak ada keinginan untuk berinovasi seperti biasanya, bahkan keranjang diisi penuh dengan aneka camilan siap santap bukan bahan dasar untuk membuat aneka camilan seperti biasa dibeli. Yang ada dalam benak, malas untuk mengerjakannya, nanti malah terbuang. Sesegera mungkin kembali ke rumah, tidak juga ada yang dilakukan, bermain dengan kucing, ngobrol dengan kucing, karena nggak gitu hobi nonton tv meski puluhan canel tersedia, menjelang anak-anak pulang mulai masak, ini pun masakan yang sederhana tidak lagi masak penuh inspirasi seperti biasa yang menghasilkan aneka hidangan yang beragam. Saat anak-anak pulang disuguhkan susu dingin dan katakana, camilannya biscuit aja ya nak, ibu tidak buat apa-apa. Makan malam pun dilalui dengan masakan yang sederhana sebagai kewajiban harus makan malam, ya lauk satu sayur satu dan buah. Ayam goreng untuk anak-anak, dan ikan goreng u bapaknya + bening bayam, tanpa sambal-tanpa embel-embel lainnya.

Tidak mengerjakan aneka pesanan seperti biasanya, tidak mengirim sms ke teman menanyakan apakah mau pesan sesuatu, tidak menulis aneka status dif b atau blog, tidak juga mengomentari berbagai tulisan yang masuk. Bukan tidak semangat, semangat itu tetap ada dan menyala tapi ini seperti keinginan raga untuk terhenti sejenak dari rutinitas dunia, di dalam hati ini ingin berdiam dulu.

Hampir ¾ hidup sudah disisi dengan kerja, mulai SD aku sudah berniaga kecil-kecilan, ya jualan aneka perangko sampai ita pita mini untuk rambut. Lalu smp sejak ayahanda meninggal aku membantu mama masak untuk jualannya di sebuah kantin, ini aku jalani dengan sangat bahagia karena aneh rasanya bekerja sungguhan dimana selama ini untuk mengambil air minum saja cukup memanggil salah satu asisten rumah. Rasanya berharga sekali, disuruh ke pasar belanja banyak, dengan sederet tulisan tangan mama yg rapi penuh hitungan jumlah dan harga, terkadang tidak cukup satu becak, dan aku duduk terlihat terselip diantara tumpukan belanja dulu yang sebelum selesai belanja sempatkan diri sarapan mie ayam, atau bakso atau bubur.

Lalu saat sma sudah semakin berat pikiran dengan berbagai target dan rencana, aku suka buat perencanaan, berandai andai, lalu bisa ditungkan ke tulisan, bisa dituangkan ke puisi, ini yang membuat aku tidak terlalu suka keluar rumah, suara berisik diluar mengganggu angan-angan, belum lagi ocehan kosong yang membawa bara, yg akhirnya menjadi amarah sesame teman. Saat itu kan masa mencari jadi diri, mencari banyak perhatian dari segala sudut, mungkin jika kaca bisa diajak bersaksi berapa kali harus berputar putar untuk sekedar bertanya : aneh tidak saya hari ini, ada yg belum rapi dll pertanyaans eputar diri. Pekerjaaan yg dibebankan tidak saja pekerjaan rumah, mengatur membagian pekerjaan dengan adik-adik tapi juga menjadi teman curhat mama, tidak banyak yg bisa aku sarankan karena memang belum ada kemampuan untuk berdiskusi secara dewasa dengan segudang masalah yang muncul.

Lalu saat kuliah semester 3 sudah mulai bekerja, terus bekerja dan belajar, rutinitas yang dijalani sebagai mahasiswi dan pegawai kantoran, tidak ada pilihan dan memang sudha bersyukur menjadi terpilih, tidak banyak orang yang mendapat kesempatan untuk bekerja diusia muda belum mengantongi ijasah, dengan sifat yang pemalu, sulit untuk komunikasi secara cepat, namun ibukota sanggup mengubah itu dengan ketidakramahannya, dihari hari kerja aku juga berniaga pakaian di kantor, bagaimana mungkin menjual dengan diam, meski merah muka menawarkan atau merah mata saat ditolak, itulah awal proses jadi pedagang sesungguhnya.

Saat melangkah gerbang yg lebih jauh sebagai istri lalu dikarunia anak, masih tetap jadi pekerja, tidak pernah berhenti mengejar rupiah dengan sejuta angan, mesti banyak angan tidak tercapai tapi sudah melalui proses itu saja sudah cukuplah, bnyak yg tidak sempat mencicipi prose situ, sejalan dengan waktu, anak mulai besar dan adiknya akan datang, aku lelah naik turun bisa, naik turun kereta, pun naik mobil. Kuputuskan bekerja dirumahs aja dan mulailah berniaga kembali, mengejar rupiah demi rupiah yg entah berapa waktu terlewati. Sampai pada detik mama harus pergi, dan menjadi cermin bagaimana wanita mulia itu mengiringi anak-anaknya, berapa kali raganya terluka, terkeseleo, teriris, terjatuh, berapa banyak air matanya menetes, lalu raga merapuh, jantung sdh tidak kuat, aliran darah mulai cepat beputar karena ingin segera berhenti berputar supaya dapat istirahat, mata mulai lamur dan ingin katakana sudah saatnya aku istirahat melihat dunia ini.

Dalam diam aku katakan, mama tidak pernah istirahat, dunia begitu membuatnya sibuk, mengejar untuk tabungan hidup di dunia juga mengejar tabungan utuk di akhirat kelak…lalu aku katakana pada waktu karena jika aku katakana pada dunia akan muncul kata kata jangan sia sia kan waktumu. Tapi aku ingin sejenak istirahat, sebentar saja supaya raga ini bisa kembali bekerja, hati ini bisa kembali tertata, dan sekarang aku sedang istirahat sebagian dari dunia…waktu aku sementara menikmati dengan anak-anak, mengantar mereka ke tempat kursusnya, menungguinya hingga selesai, kadang aku buatkan makanan dari rumah saat dia keluar kursus sdh aku suguhkan. Mereka sdh mulai ke jenjang yg lebih tinggi, sulung tahun ini sma, bungsu tahun ini smp, sebentar lagi waktu akan lenyap untuk menciumi pipi mereka, menggelitik perut mereka, mengusap usap rambut kk, sesekali menggunting kuku mereka dan ingatkan dan mengantar kk u bercukur, menunggunya hingga selesai dan mengingatkannya membereskan tempat tidurnya yg selalu penuh buku. Juga dengan adik, membangunkannya dengan nada sangat rendah sampai hampir meninggi, menungguinya hingga selesai pakai baju terkadang minta tolong kancingnya di lekatkan, menyisir rambutnya dan mengikatnya tinggi supaya tidak keluar dari jilbabnya, menungguinya mereka berdua sarapan sambil mengingatkan u dihabiskan dan mengantarkan ke mobil jemputan sekolah sambil berpesan belajar yg baik ya nak, dengarkan guru, dan doa semoga dimudahkan oleh allah dalam menimba ilmu, mendapatkan ilmu yg bermanfaat kelak. Berpesan kepada sulung u hati hati dijalan, hati2 bertemu banyak orang tidak semua berniat baik .

Waktu biarkan sejenak emak ini nikmati masa istirahat ini…tidak lama….

Cerita defidi : hati hati dengan calon pembeli yang menggiurkan

Ternyata perjalanan hidup ini tidak dapat diterka arahanya layaknya laying-layang, tergantung kemana angin memebawa, tinggal berdoa agar angin senantiasa membawa tidak mendekati pepohonan yang rindang, yang nampaknya indah namun berbahaya, Begitu pula kehidupan, apalagi zaman sekarang, segala sesuatu yang menggiurkan patut diwaspadai. Ini cerita lalu namun semoga bermanfaat khususnya untuk temen-teman yang usaha kue seperti aku.

Saat menjelang ramadhan, pesanan kue sudah mualai berdatangan dan pikiran fokus ke kegiatan ini. Setiap oder yang masuk langsung dicatat, baik jenisnya, ukuran toples, harga dan alamat pembeli. Saat sedang dalam pejalanan kembali dari antar pesanan, sms masuk memesan kue jenis anstar 10 toples dan bertanya tata cara pembelian, selang 10 menit masuk sms ke dua nambah pesanan 10 toples lagi kastengel, belum selesai aku mecatat sms ke 3 masuk lagi nambah 10 toples lagi untuk putri salju dan 10 toples kue kacang. Saat aku total wah cukup besar pesanan ini , 50ribu x 50, total 2.5 juta. Aku sms balik, untuk pemesanan dengan jumlah itu harus memberikan dp 50% dan penyelesaian saat kue diantar. Pembeli setuju dna menanyakan no rekening aku. Selang 10 menit hp berbunyi dan aku angkat, katanya dari Pt xxx, dan itu karyawan bapak Rudi, didepok yang pesan kue tadi, dia memberikan alamat pengantaran, dan akan segera transfer dp tersebut.

15 menit dari pembicaraan terakhir sms masuk yang isinya dp sudah ditransfer dan minta aku cek apakah dana sudah masuk. Saat itu mobil sudah mengarah ke rumah, aku pikir sampai rumah dulu, beres-beres baru aku cek ke atm, memang aku tidak mau pakai mobile banking. Sms masuk beberapa kali dan menanyakan apakah dana sudah masuk mereka khawatir kalo dana tdk masuk dianggap belum oke pesanan itu. Mereka minta segera aku ke Bank untuk cek , akhirnya aku putar arah mobil dan mencari ATM. Karena sms berkali kali, aku bilang saja ya sudah menuju atm padahal aku sudha smapai atm, dan aku cek tidak ada tambahan dana masuk hari itu dari saldo terakhir aku lihat. Aku sms kembali dan katakana tolong kirim bukti transfer karena dan belum masuk. Mereka bersikeras sudah kirim. Tidak lama sms masuk yang menyatakan atm tempat mereka kirim dana ternyata system rusak jadi tidak ada bukti dan akan dijalankan secara manual. Aku mulai bingung dan berfikir, ATM secara manual? Tidak lama telpon bordering, aku angkat, suara disana terdengar sangat ramah ” sore bu desi, saya xx staff dari Bank xx, mau konfirimasi ini bu, tadi nasabah utama kami ada transaksi sebesar 1 juta ke rekening ibu, ternyata system kami sedang off, dana tersedot tapi tidak terkirim, ini saya mau bantu secara manual, apakah ibu masih di ATM” benar-benar pemaparan yang cantik untuk seornag petugas bank, tapi aku 16 tahun bekerja dibank, dan hal yang aneh jika ATM dapat dijalankan secara manual. Jika dana nasabah tersedot, atau sudah didebet tapi bukti tidak keluar dan dana tidak terkirim ke pihak ke 3 itu adalah masalah internal nasabah dan Bank, tidak ada urusannya dengan pihak ke 3. Biasanya Bank akan jalankan secara manual dengan mengirim melalui transfer, tidak manual melalui atm. Entah ya kalo sekarang sudah bisa.

  • Aku : baik pak, saya masih di atm
  • Petugas : bisa ibu masukkan kembali atm itu ke mesin.
  • Aku : ini sdh standar aku membaca basmallah setiap kali akan memasukkan atm ke mesin. Iya pak sudah.
  • Petugas : masukkan PIN bu
  • Aku : baik pak, sudah.
  • Petugas : tekan menu transfer, segera ya bu.
  • Aku : transfer???? Transfer??? Koq aneh, kan mestinya saldo.
  • Petugas : Bagaimana bu sdh masuk menu transfer.
  • Aku : istigfar, langsung tersadar kalo aku dalam situasi akan ditipu.
  • Petugas : halo, halo, bu, dengar saya kan, tekan transfer, bagaimana, sudah??
  • Aku : ya pak sudah ( padahal aku sudah keluar dari mesin atm), dan sedang menunggu pesanan the botol.
  • Petugas : ketik no ini bu, xxxxxxx, saldo ibu terakhir berapa ya?
  • Aku : ya pak sudah, saldo terakhir 10 juta.
  • Petugas : ya bu tambahkan angka 1 dan angka 0 7x
  • Aku : ya pak, sambil menyedot the botol hampir setengah botol ( mulai geram)
  • Petugas : bagaimana bu, jika sudah tekan “ya”
  • Aku : ya pak sudah
  • Petugas : pesan yang keluar”transaksi berhasil” seperti itu bukan?
  • Aku : bukan pak, katanya anda kehabisan waktu apakah akan dilanjutkan.
  • Petugas : oh begitu ya, segera tekan ya bu, dan ulangi seperti yang saya perintahkan tadi.
  • Aku : sdh 4 x pak, dan pesannya sama. Sepertinya ini atm rusak pak.
  • Petugas : ada atm dekat disana, jangan ditutup telponnya ya bu, ibu segera ke sana saja.
  • Aku : iya pak, sambil habiskan sisa the botol. Dan diam menunggu 20 menit. Baru aku katakana, saya sdh di atm yg lain.
  • Petugas : ya bu, segera lakukan hal yang sama ya.
  • Aku : ya pak.
  • Petugas : koq lama sekali bu
  • Aku : nggak tau ini pak, koq sama ya pesannya. (terdengar petugas sdh mulai nada tinggi)
  • Petugas : ibu ini bisa melakukan transaksi transfer kan, gimana sicg begitu saja tidak bisa!!!!!
  • Aku : dengan nada rendah sambil tersenyum : iya pak, saya ini 16 tahun di bank, jika ada yang kirim dana ke saya maka tugas saya adalah cek saldo, bukan transfer.
  • Pesan terkahir yg keluar tadi adalah : apakah anad masih butuh waktu untuk menipu? Begitu kata atm pak
  • Petugas : maki-maki dengan menyebutkan no staff bank, jangan main-main dengan saya, ini NIP saya, bla bla bla.
  • Aku : enak saja bapak mau ambil uang saya, subuh ke subuh lagi saya buat kue, lah koq enak tinggal transfer ke bapak.
  • Petugas : tuttttttttttttt tutttttttttttttttt tuttttttttttttttttt selesai…

Ya Rabb, harta ini semua milikmu, terima kasih masih diperkenankan Engkau pinjamkan ke aku. Langsung telpon suami dan bercerita dengan setengah terisak..membayangkan uang hasil peluh hilang begitu saja.

Semoga menjadi pelajaran untuk kita semua.

Cerita defidi : mencintai diri sendiri boleh tapi jangan memilikinya, ada Pemilik Sesungguh-Nya

 

Aktif dalam organisasi yang berbasis keanggotaan maupun terlibat dalam kegiatan aneka rupa, aneka rasa, aneka warna sudah bukan merupakan hal baru untuk aku sejak kecil hingga kini. Jika ditanyakan kenapa, ya jawabnya aku suka berteman, banyak teman, share banyak hal, wajar sebagai mahluk social kita ingin sosilisasi kan, syukuy-syukur bisa bermanfaat untuk orang lain, dan tentu saja banyak cara yang dilakukan untuk senantiasa menjaga tali silaturahim dalam berbagai kegiatan tersebut. Sulitkah? Sederhana sebenarnya, saling menghormati, saling mengerti dan memahami, itu saja. Nmun bukan hal yang mudah ke 3 nya diterapkan dalam satu komponen jiwa seseorang. Sifat egois manusia yang memang sudah ada sejak masih dalam kandungan yang kadang membuat 3 komponene itu tidak dapat bersinergi.

Untuk membuktikan keegoisannya itu banyak hal yang dilakukan, arogansi, sangat menjaga image, mencari perhatian dengan berbagai cara, haus akan banyak hal demi untuk kepentingan diri sendiri. Nah yang terakhir ini yang sangat berbahaya sebenarnya, UNTUK KEPENTINGAN DIRI SENDIRI. Semua cara ditempuh baik yang sangat halus, halus sekali, halus, sedikit kasar, kasar, kasar sekali sampai sangat kasar.

Yang sering sekali terjadi adalah mencari pembenaran dengan segala rupa cara, intinya POKOKNYA SAYA BENAR. Nah untuk mencapai itu semua jika dalam diri sendiri tidak mampu maka akan mencari bantuan dari luar, tapi tetap dengan kepentingan diri sendiri tadi. Mulailah aneka cara dilakukan, melakukan hal-hal yang dianggap dapat menyenangkan pihak pendukung, seakan tidak bisa hidup tanpa dukungan pihak pendukung, seakan seiya sekata, terlihat begitu harmonis. Coba kita tanyakan pada hati nurani, sebagian jawaban adalah ” ah itukan supaya mereka mendukung saya, jika keinginan saya selalu tercapai dengan dukungan mereka saya tidak perlu capek capek melawan orang orang atau keadaan yang tidak saya sukai, yang tidak mau menuruti keinginan saya, hidup ini kan strategi, perlu taktik yang jitu supaya apa yang kita inginkan tercapai dengan banyak cara, kalo ada cara yang mudah meskipun itu menyakiti orang lain, saya tidak perduli, siapa suruh tidak pintar dan licik mengatur strategi”.

Contoh kecil sajalah, sudah tahunan bersama dalam satu kelompok, kemudian ada sedikit ketidaknyamanan yang dibuat anggota kelompok, hal sangat kecil sebenarnya , namun menyangkut diri sendiri tadi ini membuat hal kecil itu menjadi besar, sangat besar bahkan sanggup memutuskan silaturahim, sampai sedemikian kah cintanya pada diri sendiri. Terapkan saling menghormati tadi, misal tegurlah secara pribadi, klarifikasi masalah yang muncul, lalu coba mengerti mengapa hal tersebut dilakukan oleh teman kita, setelah itu dipahami dan coba bantu untuk menyelesaikan masalah yang muncul tidak perlu pembelaan mati matian laksana dimedan perang, karena belum tentu pihak yang menanyakan ktidaknyamanan itu masih ingat hal itu. Mungkin saja dia bertanya sekali sekedar dianggap penuh perhatian, atau bahkan sekedar sapa dalam canda atau niatnya sekedar bertanya dan ramah tamah saja ” pa kabar, sendiri saja neeh datangnya, katanya rame-rame, gimana ini , padahal saya sudah siapkan untuk banyak orang loh sesuai info kamu waktu itu” yang menegur adalah orang yg kita anggap special untuk diri kita atau ada banyak hubungan interaksi yang akan terjadi kedepannya dengan orang itu, atau untuk menjaga keberadaan diri kita. Dan sebenarnya penanya itu mungkin setelah menegur kita dia sdh lupa koq tadi bicara apa dengan semua kesibukannya.

Nah yang merasa dirinya khawatir sang penegur tidak lagi percaya atau akan menggangu eksistensi dirinya, dengan pongahnya bak raja hutan memanggil pasukannya , tentunya langsung curhat ke teman yg dianggap akan mendukung” saya nggak enak sekali ditegur tadi, bla bla bla, ditambah tambah ulasannya, cobalah kamu yang tegur, saya nggak enak kalo langsung, kan kamu koordinir dalam kegiatan” pesan berantai pun terjadi antara penguasa dalam kelompok, dan sampai ke tangan anggota yang ditunjuk sudah dikemas cantik yang penuh keyakinan orang ini akan terpojok tak bisa berkutik sedikitpun, jika menggeliat sedikit saja, pasukan pemusnah langsung bereaksi, kenapa? Ya karena mereka yang membuat rantai tadi. Lawan jatuh tersungkur dan mundur. Begitu mudah ya hal yang sederhana untuk menggusur sahabat kita, saudara kita demi eksistensi diri tadi, bahagia kah????? 99 % hati nurani menolak semua startegi licik seperti itu, tapi langsung ditampar oleh nurani yang lain” sudah kalo kamu mengalah sama saja bohong dan kamu akan dianggap pembawa berita bohong, sudah tidak perlu dipikirkan toch teman kamu bukan Cuma dia saja, hilang satu tumbuh seribu. Tapi nurani yang lain berkata lagi ” apapun kepercayaan yang kamu anut, memutuskan silaturahmi dengan jalan baik saja tidak dibenarkan apalagi dengan jalan yang tidak baik. Suatu saat , memang sudah diatur Yang Kuasa, harus meminta bantuan orang yang sudah kita gusur tadi, malu sebenarnya, sangat malu, namun nurani lain berkata lai” ah sudahlah, tidak perlu dipikirkan masalah dulu itu, yang lebih penting sekarang kamu butuh dia, sudah baik baikin lagi saja, seolah tidak pernah ada masalah apapun” demi diri sendiri pula hal memalukan dilakukan juga, dimulai dengan sekedar say helo, berpura pura menanyakan keadaan, dan inti akhirnya ya minta bantuan”

Begitu besar cinta kita pada diri sendiri, melebihi cinta kita kepada pembuat diri kita, kita sanggup menganiaya Pencipta diri kita, bukan kan menganiaya ciptaan-Nya sama saja menganiaya DIA. Masih tersisa sedikit waktu untuk kita mengurangi kadar cinta kepada diri sendiri, cukuplah 30% saja, bagi 20% kepada saudara, tetangga, kerabat jauh dan umat lain, dan porsi terbesar cinta kepada Pencipta kita.

Tulisan ini aku buat untuk sekedar saling mengingatkan dalam diri kita, sdh banyak koraban yang berjatuhan demi cinta pada diri sendiri, mulai dari lapisan paling bawah hingga lapisan teratas, mulai dari pengemis dijalan sampai pemimpin dunia…dan tak akan berhenti hingga dunia berakhir berputar.

Selamat hari jumat temans, semoga kita senantiasa dapat menjaga tali silaturahim dengan baik . aamiin.

Cerita defidi – Pola hidup sejak bayi berefek sampai mereka dewasa

saat melihat anak anakku berangkat sekolah, memeluk mereka dan berdoa dalam hati semoga senantiasa diberikan ilmu yg bermanfaat, keceriaan mereka dipagi ini jadi teringat kala mereka masih bayi, batita dan balita….semoga tulisan ini bermanfaat…silahkan baca lengkapnya di http://defidi.web.id

Demo Masak Lontong Cap Gomeh

seruuuuuuuuuuuuu…itu kata pertama yang keluar saat teman-teman bertanya bagaimana acara demo masak Lontong Cap Go Meh dalam rangka perayaan Cap Go Meh Di Bogor…penasaran gimana serunya….aku sudha tulis di sebelah ya, silahkan berkunjung ke : http://defidi.web.id

Belanja online seru di Alfamart Kota Tua – mudahmurahberhadiahsampairumah

Saat sms masuk berisi undangan menghadiri launching sebuah mini market dengan system belanja online, cukup terkejut juga. Beberapa tahun yang lalu ada swalayan dengan skala yang cukup besar bisa pesan order by phone dan delivery order dengan membayar ditempat, ini saja sudah sangat membantu terutama keluarga kecil yang tidak ada pembantu dengan anak-anak yang masil balita dan batita. Untuk pergi belanja ke swalayan mesti menunggu hari libur dengan suami, riskan jika tidak ada yang mendampingi. Pada akhirnya belanja menjadi beban karena konsentrasi terpecah untuk anak.

Nah sekarang ada yang online berbelanja dan itu adalah minimarket Alfamart, terbayang akan semakin mudahnya berbelanja aneka kebutuhan dapur dengan cara yang praktis. Karena penasaran ingin mengetahui seperti apa dan bagaimana tehnik belanja online itu, segera di jawab jika bersedia hadir untuk membuat review program alfaonline.com

Seperti dugaan aku sebelumnya berbelanja online tentu sangat membantu baik dari segi tenaga,waktu, dan barang diantar sampai ke alamat …ini yang selalu menjadi beban ibu-ibu jika ingin berbelanja adalah transportasi, terutama musin hujan seperti ini. Untuk lebih detailnya mengenai tata cara belanja aonline ini , silakan klik di alfaonline.com smart & easy shopping.

Secara sederhana tehnik berbelanja online ini sbb :

  • Plih item yang dikehendaki dan masukkan kedalam keranjang belanja
  • Tentukan tujuan alamat pengiriman belanja anda dan jadwal pengiriman
  • Lakukan pembayaran secara online sesuai pilihan yang ada
  • Semua belanja anda akan kami kirim ke alamat tujuan yang anda tentukan.

Saat ini menurut data yang diungkapkan oleh pihak manajemen Alfamart diseluruh Indonesia mencapai +/-7000, namun untuk saat ini alfaonline baru dapat melayani wilayah Kota Jabodetabek. Lokasi yang sudah online dapat dilihat di web alfaonline.com pada bagian Check Lokasi dengan cara masukkan Kode Pos, Tujuan pengiriman atau Pengambilan. Dan akan segera online juga beberapa kota berikutnya. Kemudahan berbelanja dengan system online memang sudah selayaknya dizaman yang serba online ini.

Banyaknya mini market yang bermunculan dengan aneka bentuk promosi, terobosan belanja online ini merupakan terobosan yang baik, aneka barang-barang kebutuhan yang sednag dipromosikan biasanya harganya cukup membuat pembeli untuk mampir disalah satu minimarket, saat ini barang-barang yang sedang promo bisa dilihat dispanduk yang dipasang didepan toko atau brosur-brosur yang ada didalam toko sendiri maupun yang disebar secara manual. Untuk system belanja online ini barang-barang yang sedang promo akan dikirimkan ke alamat email pembeli atau pembeli bisa melihat langsung di web alfaonline. Dan kedepannya akan dikiirmkan juga melalui mobile.

Yang mungkin masih harus segera dipercepat adalah pengiriman barang sampai ke alamat, untuk saat ini minimal 8 jam dari pesanan barang dan pembayaran masuk. Memang untuk system yang baru akan banyak kendala yang akan dihadapi baik dari segi alfamart maupun pembeli dan itu sudah pernah dirasakan pada saat pembelian barang secara delivery order. Umumnya yang menjadi kendala utama adalah pengantaran barang karena sifatnya teknis dijalan yang kadang tidak dapat diprediksi kendala yang muncul, misal hujan deras, banjir, kemacetan lalu lintas dan alamat yang sulit dicari.

System pembayaran yang juga lebih praktis dibandingkan secara manual. Banyak keluhan konsumen jika secara manual ada pengembalian uang recehan yang ditukar dengan souvenir ya seperti permen atau didonasi social bahkan terkadang direlakan saja oleh pembeli. Dengan system seperti ini hal demikiand apat diminimalis. Lalu kemudahan berikutnya adalah data belanja kita selalu tercatat dalam system, sehingga jika kita memang berbelanja untuk bulanan dalam jumlah yang cukup banyak, untuk bulan berikutnya kita tinggal meminta untuk dikirimkan barang yang sama atau ada perubahan yang tdak terlalu banyak, biasanya kebutuhan per bulan dirumah tidka jauh berbeda dari bulan satu ke bulan berikutnya. Untuk saat ini pembayaran dapat melalui Mandiri klikpay, BCA klikPay, XL tunai dan akan menyusul tekomsel cash.

Dalam system online , mengandalkan jaringan internet yang secara umum juga kita ketahui masih banyak kendala, baik dari segi pelayanan jasa listrik maupun operator yang menjalani system ini. Harapan ke depan belanja system online ini akan semakin baik sehingga berbelanja online merupakan pilihan utama ibu rumah tangga.

alfamart kota tua

alfamart kota tua

Dalam acara launching tadi kami dijamu oleh snack yang lezat yaitu Bakpao, oh ya alfamart juga saat ini ada alfafresh, ada bakpao dan minuman hangat , apakah ini terdapat di alfamart kota tua saja atau disemua alfamart, diperumahan aku sepertinya belum ada. Selain itu dijamu juga dengan makan siang ala pawon sunda dan diberikan souvenir yang cantik dan voucer belanja alfamart. Dan kesempatan untuk berfoto bersama manajemen, teman-teman lintas komunitas juga media dari kompasiana.

SELAMAT UNTUK TEROBOSAN BARU INI

SMART & EASY SHOPPING ONLINE

SUKSES UNTUK ALFAONLINE.COM

Top of Form


Bottom of Form

Cerita defidi : Persiapan anak-anak menghadapi Ujian Akhir sekolah

Pola belajar anak-anak dirumah berbeda, inilah yang harus dipahami oleh orang tua. Selama proses belajar berlangsung ini kita dapat mengamati pola yang terbentuk dalam diri setiap anak-anak. Alhamdulillah aku dikarunia satu putera dan satu putri, mereka bersekolah di SD yang sama, dengan system proses belajar yang sama dan banyak guru yang sama yang mengajar mereka. Mereka juga mengikuti kursus bahasa inggris ditempat yang sama dan bimbingan belajar ditempat yang sama. Pola asuh yang kami terapkan dirumah juga sama bahkan makanan dan minuman yang kami berikan sama namun pola yang terbentuk berbeda terutama cara belajar. Inilah yang harus disadari bahwa Allah menciptakan setiap manusia berbeda mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing, jadi sungguh tidak layak jika terkadang kita sebagai orang tua menginginkan anak harus sama satu dengan lainnya, kita begitu kecewa jika sang adik tidak sebaik sang kakak padahal sebenarnya kita belumlah menggali potensi sebenarnya dari sang adik.

Pola belajar kakak sudah mandiri, belajar sendiri dan bertanya jika ada hal yang tidak dimengerti, namun adik masih pendampingan penuh, terkadang masih dengan pola ibu yang membacakan dan adik yang mendengarkan, jika materi sedikit masih bisa aku lakukan jika materi sudah misalkan menjelang UAS satu/dua buku, biasanya aku buatkan rangkuman atau maping atau menggaris bawahi hal-hal yang utama dalam buku cetaknya. Saat ini menghapal buku cetak dan rangkuman sudah sangat diperkecil persentasenya karena melihat tumpukan buku kelas 4,5,6 yang harus dipelajari membuat anak-anak sudah bingung, semua itu ya harus dihapal? Itu kalimat yang keluar dari mereka dengan memegang tumpukan buku, untuk itu lebih banyak pembahasan soal-soal saja karena sudah merupakan rangkuman pelajaran kelas 4,5,6 dan bagaimana mengerjakan soal-soal dengan cepat dan tepat, banyak sekali buku pendukung yang bisa kita dapatkan dan cukup efektif untuk anak-anak juga kita sebagai ortu yang mendampingi mereka.

Ke 2 anakku saat ini ada di kelas akhir menghadapi ujian, jadwal yang sudah sangat padat yang diberikan oleh sekolah karena sekolah menginginkan anak-anak ini lulus dengan nilai yang baik, begitu juga orang tua menginginkan yang terbaik untuk anak-anaknya, sekolah bukanlah tempat menitipkan anak dimana anak diantar sampai gerbang sekolah lalu dijemput saat bel berbunyi dan selesai sampai disana. Namun juga tidak dapat memaksa anak untuk mengikuti semua keinginan kita. Anak-anak jika kita lihat dari umur untuk SMP dan SD masih sangatlah muda namun mereka adalah mahluk Allah yang mempunyai kehidupan sendiri, yang diperlukan adalah komitmen. Kami adalah orang tua yang punya pekerjaan yang cukup menyita waktu, namun anak-anak muda ini sudah dapat diajak untuk berkomitmen. Kami katakan bagaimana jika kita membuat suatu kesepakatan, kalian belajar lebih rajin dan kami akan mengurangi kegiatan supaya dapat mendampingi. Pendampingan dalam hal ini bukanlah sepenuhnya mengenai akademik karena jujur saya katakan saya sendiri sudah tidak mampu sepenuhnya jika diminta untuk menyelesaikan soal-soal ujian anak SD apalagi SMP.

Kami sering berbicara banyak hal, bagaimana sebaiknya sikap disekolah, belajar itu sederhana saja, cukup mendengarkan dengan baik apa yang diterangkan oleh guru, bertanya apa yang tidak dimengerti dan dipelajari kembali sesampai dirumah dan kerjakan tugas yang diberikan dengan sebaiknya. Pada saat ujian yakinlah bahwa apa yang kita kerjakan itu adalah usaha kita, layak kita menghargai diri kita jadi bagusnya tidak melihat hasil pekerjaan teman . Kami tidak bangga jika kalian pulang sekolah dengan nilai ujian 10 tapi bukan pekerjaan kalian, kami lebih bangga jika kalian katakan hari ini ujian mendapat nilai 5 tapi kami akan belajar lebih baik lagi supaya besok dapat nilai 9. Nilai 10 itu nilai yang sempurna dan berat bebannya bagi anak-anak jika turun lebih baik kami katakan 9 saja dalam arti masih ada nilai 10 yang harus diperjuangkan.

Untuk anak laki-laki kami yang memang sangat suka dengan permainan sepak bola, bapaknya berbincang sederhana juga, jika diminta untuk memilih apakah kamu akan memilih menjadi pemain utama di liga yang tidak bagus atau kamu memilih menjadi pemain cadangan di Liga juara dunia. Saat diminta untuk menerangkan artinya kedua perumpamaan itu sanga anak memilih yang ke 2, artinya nak akan lebih baik kamu berada di urutan belakang sebuah tempat yang bagus daripada urutan depan ditempat yang tidak bagus, dan untuk masuk urutan belakang ditempat yang bagus tidak mudah banyak sekali yang menginginkan tempat itu dan kamu harus berjuang untuk itu.

Kami sangat menghindari konflik dengan anak-anak terutama di kelas akhir ini, beban mereka sudah cukup berat dengan target yang tinggi disekolah, cerita mereka bagaimana guru guru memberikan motivasi yang luar biasa namun tetap menjadi beban mereka. Mereka bersekolah hari senin sampai dengan jumat, masih diselingi bimbingan belajar pada hari jumat. Lalu sabtu mengikuti try out, semakin mendekati detik detik ujian semakin banyak, lalu ada lagi belajar kelompok. Belum lagi bimbingan belajar yang mereka ikuti di luar bimbingan belajar dari sekolah, bahkan ada yang masih diberikan guru privat dirumah.

Mendapati mereka tersenyum sepulang sekolah saja sudah hadiah indah untuk kami, walapun senyum itu diberikan dengan langkah gontai. Biasanya langsung aku peluk dan tanyakan dia ingin makan atau minum apa? Faktor makanan yang bergizi sangatlan penting untuk menunjang aktifitas mereka yang luar biasa ini, dapat aku rasakan jika dalam kurun 3 hari saja makanan yang aku sediakan untuk mereka tidak 4 sehat 5 sempurna , mereka merasakan kelelahan yang lebih. Dan juga mereka minta dibangunkan malam untuk sholat tahajut dilanjutkan sahur untuk puasa senin dan kamis, secara jiwa membuat mereka lebih kuat namun terkadang secara fisik membuat mereka lemah dan biasanya kami berikan supplement sebagai penunjang daya tahan tubuh mereka. Lelah berfikir berbeda dengan lelah bekerja atau berolah raga, dan sangat aku sadari hal itu karena sudah melewati masa itu. Esoknya saat mengantar mereka berangkat sekolah dengan pelukan dan doa semoga Allah memberikan ilmu yang bermanfaat untuk mereka, ada rasa haru melihat tas mereka yang penuh dengan buku-buku dan bekal untuk makan siang, betapa mereka sebenarnya sangat ingin mewujudkan harapan orang tuanya.

Hal hal sederhana seperti itu saja yang selama ini kami terapkan, sifat anak-anak masih sering muncul dengan mengatakan , malam ini tidak belajar ya capek sekali ingin segera tidur, besok aku tidak masuk bimbel ya karena sedang ujian disekolah, bimbelnya besok IPA sementara ujian matematika nanti tidak ada waktu belajar lagi kalo pulang bimbel sudah capek. Atau aku ingin main games sebentar saja dan nonton TV sebentar saja, boleh ya. Terkadang jika kita tidak melihat dan merasakan bagaimana mereka menghadapi semua pelajaran disekolah, situasi lingkungan bermain disekolah yang hampir tidak ada waktu bermain, kita akan mengatakan tidak untuk semua permintaan itu mengingat waktu mereka menghadapi ujian semakin dekat, tapi jika kita menyadari hal yang mendasar mereka tetaplah anak-anak dengan keinginan anak-anak dan remaja. Ada saat mereka ingin makan diluar, ingin pergi berbelanja ke swalayan walapun yang mereka beli ada diwarung dekat rumah.

Alhamdulillah , nilai nilai yang diperoleh putra dan putri kami cukup baik walaupun bukan yang terbaik saat ini dan kami tetap bahagia dengan semua yang telah diperolehnya, kehidupan kedepannya tidaklah mutlak nilai akademik menjadi tolak ukur keberhasilan seseorang dalam hidupnya, semoga apa yang telah diberikan sekolah selama proses belajar dan mengajar baik pendidikan secara akademik maupun moral/agama dapat menjadi bekal anak kami untuk melangkah lebih baik lagi kedepannya. Aamiin.

Semoga tulisan ini dapat memberikan manfaat

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 386 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: