Category Archives: wirausaha

SINGKONG THAILAND & SINGKONG BUL-UMBUL

Mendapat pesanan untuk snack salah satunya singkong Thailand, dulu pertama kali mengetahui singkong Thailand , aku tersenyum, oh lala inikan bul-umbul yang sering dibuat nenek aku dikampung, bedanya hanya pemakaian gula saja, kalo singkong Thailand menggunakan gula pasir kalo bulumbul menggunakan gula tebu yang dibuat sendiri oleh nenek, mirip gula merah tapi buatnya dari air tebu bukan dari aren. Aku ingat sekali, dibawah rumah panggung nenek, ada gilingan air tebu, sangat sederhana tapi jangan ditanya, air tebu yang dihasilkan dengan menggunakan alat itu, bisa berember-ember. Aku suka ikut mendorong alat itu berputar supaya dapat memeras air tebu. Air tebu yang dihasilan dimasak hingga kental dan dicetak-cetak. Tentu saja gula yang dihasilkan sangat manis.

Salah satu camilan yang dibuat nenek itu yang dikasih nama bul umbul. Singkong yang tinggal mencabut dihalaman dibersihkan dan dipotong2 cukup besar, di rebus diatas tunggu dengan kayu bakar yang apinya besar, membuat singkong cepat sekali empuk, ditambahkan garam, dan gula tebu tadi, setelah itu diberi santan yang juga dari pohon kelapa didekat rumah, dimana kelapanya diparut dengan cara dikukur, santan yang dihasilkan sangat kental dan gurih. Dan aku sangat suka camilan ini.

Nah untuk temen-teman yang ingin mencobanya gula tebu bisa diganti dengan gula merah, atau ingin singkong ala Thailand juga boleh, yuuk lihat resepnya :

Bahan yang digunakan :

  • 1 kg singkong
  • 175 gr gula pasir
  • 1 sdt garam
  • 1 sdt vanili/ daun pandan
  • 1 kotak santan siap pakai, aku pakai merk cocomas/kara/sun kara
  • 150 cc air

Cara membuat :

  • Kupas singkong cuci bersih dan potong-potong kecil, sisihkan.
  • Didihkan air, masukkan singkong dan garam, masak hingga singkong lunak.
  • Masukkan gula pasir, pandan/vanili, kecilkan api, masak hingga gula larut dan kental.
  • Panaskan santan + 100 cc air , beri daun pandan. Masak dengan api kecil supaya tidak pecah.
  • Ambil 50 cc air, campur dengan 2 sdm susu kental manis, dan 1 sdm tepung sagu.
  • Masukkan campuran ke santan , masak dan kentalkan.
  • Tata singkong diatas pinggan atau cup-cup kecil, beri kuah santan. Nikmat disantap hangat atau dingin.

Review produk – Bebek Dubes – Bogor

melihat milis  blogor hari itu ada undangan makan siang di bebek dubes sambil kopdar dengan teman-teman blogor. Yang namanya penikmat bebek, undangan ini menarik sekali. Acara yang lain digeser sedikit waktunya supaya bisa hadir dalam acara ini.

Tempat yang dituju sudah dalam bayangan, Jl Siliwangi dan biasanya tidak terlalu padat. Sambil mengantar putri ku untuk ujian di tempat kursus bahasa inggrisnya sekalian menuju tempat acara. Ternyata….jalan padat dan sangat tersendat dibeberapa titik karena banyak jalan umum yang biasa dilalui ternyata ditutup, dan selalu tidak tahu mengapa.

Sampai disana teman-teman sudah berkumpul, aku lihat papan promosi ‘BEBEK DUBES’, saat membacanya aku pikir pasti ada kepanjangan dari kata du- duck  dan bes- dari best..yang jika disimpulkan bebek yang paling oke.

Mengikuti meeting yang biasanya digelas sebulans ekali dengan judul TALAS BLOGOR, nampaknya pembicaraan sudah jauh, sudha masuk sesi kesimpulan, ya apa mau dikata yang penting hadir sebagai pemenuhan janji.

Yang pertama aku lakukan adalah memesan segelas es teh manis dengan tambahan tolong teh-nya yg kental.  Sering kali aku mendapatkan es teh manis yang warna tehnya asal sedikit coklat saja dan aroma teh tidak terasa sama sekali. Selesai meneguk es teh manis sambil mendengarkan penuturan ketua blogor yang intinya pembentukan kepengurusan baru dan penampungan aspirasi anggota untuk membuat rencana kerja ke depan selama kurun waktu 2 tahun.

Rapat ditunda dulu karena makan siang sudah akan dimulai, aku memesan salah satu menu yang terdengar antik”BEBEK SELIMUT HIJAU” yang ada dibenakku nampaknya bebek cabe hijau. Tidak lama teteh yang melayani berjalan dan menanyakan siapa yang memesan bebek cabe merah, cukup dia berkeliling tidak ada yang mengacungkan tangan, jadilah aku yang menerima bebek selimut merah itu. Secara dagang nasi jika menu yang diantar tdk ada yang mengakui banyak ketidaknyamanan yang terjadi, pelayan bagian pemesanan ditegur, dan rugi tentunya…dan aku tidak ingin ini terjadi, toch dalam hati namanya lapar insya allah apa saja nikmat.

balado bebek

Dan ternyata ????? memang nikmat sekali menu ini, mendapat bagian paha dengan ukuran sedang (biasanya bebek ukuran besar2 ya), daging bebek ini lunak sekali seerti dipresto, nampaknya tidak hanya sekedar di presto tapi ini memang bebek muda, seratnya hampir menyerupai serat ayam, selintas pandang akan seperti ayam kampung saja.

Bumbu meresap sampai ke tulang jadi saat bagian tulang digigit masih terasa bumbunya. Selimut merah itu seperti sambal balado, ditumbuk kasar saja dengan rasa asin gurih, didampingi potongan tomat dan selada air. Ditengah sedang asik makan, ada menu lain yang muncul yaitu cah kangkung terasi…ehmm aromanya cukup tajam dan mengugah selera..nikmat namun porsinya standar, begitu aku ambil satu sendok teman yang memesan tinggal satu sendok juga…lain kali mesti memesan satu porsi setiap orang nehh.

Cukup pedas juga selimu merahnya, sudha siap-siap akan minum, datang sajian lain, wow..sup buah dalam porsi yang cukup besar..sayang milik tetangga…nggak tahan akhirnya dicicipi juga…segerrrr, aneka buah berpadu dengan manisnya susu…

Saat berbalik ke belakang pandangan tertumbuk ke meja teman dengan suguhan lain, di dalam gelas tinggi didalamnya terlihat semburat perpaduan warna merah jambu dan merah tua..oh lala apa lagi ini…kata sang empunya resto ini namanya Es Pelangi…bagusnya dibuat seperti rainbow ya jadi pelangi banget mejikuhibiniu…

Dan suguhan lainnya masih banyak yang bisa dinikmati di resto ini, yangs ecara tempat cukup strategis, parkir pun memadai. Beghubung waktu yang sudah tidak lagi bisa diajak kompromi berhubung sudah ada tugas lain yang menunggu, akhirnya aku pamit untuk pulang duluan. Sempat berfoto dengan keluarga pemilik resto ini, namanya Mbak Windy, tentu saja tidak ketinggalan foto bersama dengan teman-teman blogor.

Untuk pencinta masakan bebek layaknya dicoba untuk menikmati masakan bebek ditempat ini, selain bebek disediakan juga ayam kampung loh…coba dehh lihat puteranya Kang Matahari Timoer dengan nikmatnya menyantap ayam kampung goreng…enak kan mas…sampe nggak sempat lirik budenya sedikitpun lohhh.

Nantikan liputan kuliner lainnya…salam kuliner.

Kue Kering – sisa bahan??? dibuang sayang

umumnya home industry kue kering mengalami hal ini, sisa bahan yang cukup banyak. Saat mengayak tepung terigu, ada bagian yang tertinggal diayakan, biasanya langsung dibuang saja. Ini terasa ringan jika memebuat kue kering dalam jumlah sedikit, tapi jika dalam jumlah banyak, setiap kali mengayak tersisa 1 sdm , jika 100 x mengyak cukup banyak terigu yang didaptkan jika dikumpulkan. hal ini juga berlaku untuk susu bubuk, maizena, gula halus dan bahan berbentuk tepung khususnya.

Demikian pula keju yang telah diparut sering tersisa saat kita menaburkannya dan tidak cantik lagi jika dipakai u taburan berikutnya karena sdh menggumpal atau mengeras.

Juga dengan coklat bubuk, potongan buah kering, coklat yang dicairkan untuk toping dan bahan bahan kue lainnya.

Sebaiknya mulai sekarang jangan langsung dibuang meskipun jumlahnya sedikit, jika masing2 kita kumpulkan dalam mangkuk, dalam sebulan hasilnya terlihat betapa cukup banyak bahan2 yg terbuang jika dikumpulkan, Dan bahn-bahan ini masih sangat layak kita olah kembali menjadi kue kering.

Kita tinggal menambahkan mentega/margarine, dan telur. Misal : timbang bahan sesuai keperluan, kocok mentega dengan gula pasir hingga lembut, tambahkan telur kocok sebentar, tambahkan tepung secara bertahap, tambahan susu dan buah2 kering juga dengan keju dan coklat. Aduk rata. buat bulatan kecil sebesar kelereng, oles dengan kuning telur, taruh satu buah choco crunch sebagai pemanis. Panggang hingga matang. nah kita sudah mendapatkan kue kering coklat buah choco crunch.

Mari kita manfaatkan bahan sisa.

Jantung Pisang – Lezat dan kaya manfaat

Saat kecil, sering menjumpai menu jantung pisang, dari dimasak sederhana hanya direbus saja + sambal terasi, sampai yang dimasak dengan santan pedas dan ditambahkan jamur kayu (jamur grigit). Dulu saat kecil aku suka bertanya kenapa pohon pisang yang sedang berbuah sudah ditebang, apa karena hanya mau diambil jantungnya saja untuk sayur? ternyata banyak alasan para petani menebang pohon pisang diantaranya, jika terlihat cikal bakal buah yang tidak bagus, masih kecil buah pisang kulitnya sudha menghitam, katanya percuma dibesarkan nanti buahnya tidak enak. Dan diantara ratusan pohon pisnag tentu cukup banyak yang seperti ini, sehingga stock jantung pisang lumayan juga.

Sekarang semakin canggih pengetahuan tentang pemanfaatan jantung pisang ini, tekturnya yang seperti serat itu dapat dijadikan abon, aku pernah melihat tayangannya:cara membuat abon jantung pisang, dan rasanya lezat. Selain itu jantung pisnag juga dapat dijadikan kering, seperti diasinkan, yang disebut sedap malam (bukan bunga sedap malam lohh), ini biasanya untuk campuran tekwan, sup , dan cap cay.

Ternyata jantung pisang ini tidak hanya lezat juga kaya manfaat, yuukk kita simak :

Kompasiana : Melihat kondisi jantung pisang yang kian terlupakan, mari kita mengintip sejenak tentang manfaat jantung pisang. Jantung pisang mengandung karbohidrat, protein, lemak, mineral terutama fosfor, kalsium dan zat besi maupun vitamin seperti beta karotin (pro vitamin A), Vitamin B1 dan C dan juga mengandung serat yang cukup tinggi. Kandungan yang terdapat dalam jantung pisang sangat bermanfaat untuk kesehatan tubuh guna tercukupinya nutrisi dan aneka gizi.

Jantung pisang sangat baik dikonsumsi oleh orang yang sedang diet lemak karena rendah lemak dan memberi rasa kenyang lebih lama (oleh kandungan seratnya). Penderita diabetes juga bisa memakan jantung pisang karena indeks glikemik (GI) nya rendah. Kandungan serat dalam jantung pisang dapat memperlancar pencernaan serta mengikat lemak dan kolesterol untuk dibuang bersama kotoran. Jantung pisang juga dapat menghindarkan kita dari penyakit jantung dan stroke karena dapat memperlancar sirkulasi darah dan bersifat antikoagulan (mencegah penggumpalan darah).(http://www.detikfood.com ). Sangat baik juga dikonsumsi oleh penderita sembelit dan ambeian.

 

Wisata Kuliner Bogor: Bebek Pak Ndut

Pak Ndut Bogor

Wisata Kuliner di Pak Ndut Bogor

Salah satu resto bebek yang besar di Bogor adalah Bebek Pak Ndut, tempat masakan khas bebek yang paling sering aku kunjungi dibandingkan masakan bebek lainnya. Dan memang dari hasil jalan-jalan aku merasa paling cocock di sini.

Di rumah makan ini ada 4 pilihan menu masakan bebek. Ada bebek goreng original, Bebek Sangan, bebek remuk, bebek cabe ijo. Dan diantara 4 menu itu, aku paling suka dengan bebek sangan, masakan ini diolah cukup unik, bebeknya di panggang memakai wajan dari tanah dan sambal bahan-bahannya dibakar, rasa sambalnya pedas dengan rasa manis dan asin yang setara.

Untuk sambal bebek goreng seperti umumnya bebek goreng lainnya berupaa cabe rawit di giling dengan bawang putih, nah ini aku kurang cocok, aroma bawang putih yang mendominasi dengan pedasnya cabe rawit . Ada juga sambal cabe ijo yang rasanya hampir sama dengan resto yang menyediakan sambal cabe ijo juga, ada beberapa yang agak membedakan smabal cabe ijo berdasarkan bahan dasarnya, ada yang menggunakan cabe ijo keriting dan cabe ijo besar, untuk aku lebih suka cabe ijo keriting rasa pedasnya lebih menggigit dan langunya tidak terlalu terasa seperti cabe ijo yang besar.

cara penyajian juga unik di resto ini, ditempatkan di cobek ukuran sedang, dilapisi daun pepaya rebus (yang tidak pahit), bebek ditaruh diatasnya dan disiram sambal (khusus untuk cabe ijo dan sangan), untuk yang original di letakkan dipiring biasa, sambak dan ada tambahan irisan kol.

Selain menu bebek disini juga tersedia menu ayam goreng, kalo aku makan sepertinya ini ayam kampung, paling tidak pejantan kalo dilihat dari struktur tulangnya. Rasa masakan ayam di resto ini juga lezattt.  Selain itu ada tambahan tahu, tempe, ati ampela, kepala.  Untuk sayur ada sayur asam, kol goreng, pete.

Dan untuk pilihan minuman cukup beragam. Ada tambahan lagi, disini disediakan es potong Njonja besar dengan beragam rasa, ada kacang ijo, ketan hitam, coklat, stroberi dengan rasa khas es es potong zaman dulu didominasi santan yang gurih, ada beberapa variasi modern, dilapisi dengan coklat.

Resto ini bisa menjadi pilihan keluarga atau acara kumpul-kumpul, tempat yang cukup nyaman dan luas dengan pilihan seperti tataan meja makan dirumah atau lesehan. Dan yang bisa menjadi nilai tambahan harga makanan dan minuman masih tergolong standar bahkan cukup murah untuk sebuah resto di tengah kota dengan fasilitas memadai.

Lokasi resto ini ada di Jl. Pemuda No. 9A Bogor, kira -kira 150 meter setelah air mancur sudirman, posisi resto ada disebelah kiri.

Silahkan mampir

Efisiensi menghadapi kenaikan bahan-bahan penunjang dapur emak

Kembali kenaikan harga bahan pokok kita alami sekarang, bahkan tidak hanya bahan pokok, sayur mayur dan pendukungnya pun mengalami kenaikan, apa penyebabnya kitapun tidak mengetahui pasti, dan hal seperti ini seringkali terjadi.

Yang pertama kali di lakukan untuk masyarakat menengah ke bawah adalah mengeluh, dan itu sangat manusiawi, budget yang telah ditentukan tidak bisa lagi mengcover kehidupan sehari-hari, jika prosentase kenaikan itu maksimal 5% mungkin tidak terlalu dirasakan tapi jika sudah mencapai angka 50 bahkan 100% akan sangat memberatkan.

Jika bahan yang tidak umum dikonsumsi mengalami kenaikan  bukan masalah besar, kecuali bagi sebagian masyarakat yang memang menggunakannya setiap hari, seperti keju, mayones, aneka bumbu siap pakai.

Namun ikhtiar tetaplah harus kita lakukan untuk bisa meringankan beban atas efek samping kenaikan bahan-bahan penunjang kehidupan ini. Kita coba dari efisiensi dari berbagai hal, mariii

Bumbu dasar masakan umumnya : bawang putih, bawang merah, dan rempah rempah (jahe, kunyit, sereh, laos, kemiri). Beli bumbu dasar ini dalam jumlah yg cukup banyak misal masing-masing ½ kg. Kita bersihkan dan kita haluskan. Kemudian kita panaskan supaya tidak mudah rusak, bisa dengan menumisnya atau mengukusnya. Lalu kita masukkan plastik kecil-kecil dan kita simpan di kulkas, pada saat akan dipakai kita tinggal mengambil bungkusna kecil ini.

Belanja bahan sayur untuk 1minggu : sebaiknya buat menu mingguan dan kita tempel di dinding dapur , jadi pada saat kita ke pasar belanja untuk satu minggu, misal : sayur asam, lodeh, beningan, sop, tumisan.

Ada beberapa bahan yang dipakai untuk semua sayuran itu misal, wortel bisa dipakai di bening, sup, lodeh, tumisan bahkan sayur asam, bahan-bahan seperti ini kita beli dalam jumlah yg cukup banyak, lalu dibersihkan dan dikelompokkan sesuai menu yg akan dipakai, sebaiknya dimasukkan ke plastik untuk memudahkan kita mengambilnya.

Belanja lauk pauk : kita sesuaikan juga dengan menunya, misal ikan goreng, ayam goreng, tempe dan tahu, empal, bakso ikan dan daging. Kita ambil bumbu dasar kuning, bumbu ini bisa untuk ikan goreng. Lalu buat ayam ungkep, sisa bumbu ayam ungkep bisa kita tambahkan santan untuk membuat lauk kare tempe atau tahu.

Saat kita akan membuat empal, air kaldunya bisa kita ambil dan kita simpan diplastik untuk dibekukan, dan dapat digunakan saat kita akan membuat sup sayuran.

Beras. Kadang kita tidak terpikirkan efisiensi pada beras, padahal sering sekali ini membuang nasi yang kita anggap sdh tidak layak konsumsi, ini karena kita memasak nasi terlalu banyak untuk waktu yang kurang tepat. Jadi sebaiknya masak nasi untuk makan siang secukupnya saja, lalu masak nasi untuk makan malam lebih banyak karena akan kita gunakan untuk sarapan juga. Biasanya kita tidak punya cukup waktu jika pagi-pagi baru menanak nasi. Dan nasi yang kita masak malam bisa dibuat sarapan, seperti nasi goreng, atau bubur nasi.

Semoga catatan ringan pagi in ibis ameringankan beban emak didapur, selamat berjuang mak..

 

Katalog Kue Kering Defidi edisi lebaran tahun 2012

Katalog Kuker 2012 defidi

Katalog Kuker 2012 defidi

kataloq kue kering 2012

Perubahan harga : Pertanggal 22 Juli 2012,

  • harga kue kering per paket dari 120.000 menjadi 140.000 dan
  • harga satuan menjadi Rp.35.000,- kecuali kastengel menjadi 40.000,-
  • harga kue kering per paket ukuran 500 gr dari 240.000 menjadi 280.000,-
  • harga satuan menjadi Rp.70.000,- kecuali kastengel menjadi 75.000,-

Untuk pembelian minimal 1lusin ukuran 250 dan 500 dan satu jenis , berlaku harga lama

Ingin Inovatif, banyak cara….

Namanya tukang kue ada kalanya kita mati ide, bahasa halusnya bingung mau menambah kreatifitas lagi. Biasanya jika sudah seperti ini , aku bongkar kumpulan resep lama, atau majalah atau apa saja yang bisa dijadikan literatur. Biasanya ide langsung muncul, dan direalisasikan ke toko bahan kue.

Nah kalo sudah semangat seperti ini langsung di coba, berhasil atau gagal itu tidak masuk dalam hitungan, yang penting coba dulu. Toh yang namanya campuran mentega, tepung, telur hasil akhir tetep enak, mungkin di masalah penampilan saja yang kurang indah.

Dan toko buku juga menjadi salah satu tempat yang wajib dikunjungi untuk menambah ide. melihat hasil karya oranglain yang begitu indah2 rasanya menyenangkan sekali. Selain toko buku yang paling sering dan mudah adalah mencari literatur di internet. media ini luar biasa membantu, selain murah, kita juga bisa langsung konsultasi dengan para pakar boga, mudah sekali mendapatkan berbagai ilmu yang kita perlukan di internet.

Sekarang sudah lebih mudah ya mencari ide jika kita sedang mati ide. selamat berselancar mencari ide2 baru, dunia boga berkembang sangat pesat, jangan sampai ketinggalan dan ciptakan berbagai ide kita, semoga bermanfaat

Guru Kehidupan

Guru kehidupan itu ada dimana mana tidak berbatas ruang dan waktu. Setiap oreang bisa menjadi guru kita, tinggal kita yang memilah apakah jadi murid yang baik atau tidak baik.

Jika memasuki toko bahan kue, minimal yang terlintas dalam pikiran adalah : dia pengusaha kue, dia pembuat kue atau dia penjual bahan kue. Semuanya bisa dijadikan guru, saling tukar ilmu memberikan manfaat yang saling menguntungkan. caranya?? ya tidka segan2 mengajaknya ngobrol, tapi tidak semua juga mau diajak ngobrol, biasanya pujian yang dilontarkan bisa membuka pintu ke arah sana. beberapa kali aku coba cara ini dan cara ini di coba oleh orang lain terhadap aku, dan cukup berhasil.

Seperti tadi di toko bahan kue, ada ibu2 yang belanjanya banyakkk sekali dan dalam jumlah yang besar ternyata dia pengusaha kue khusus aneka pastry. Saat aku sapa, waduh bu belanja banyak sekali, untuk berapa lama bahan itu? dia bilang itu untuk 1 bulan, lanjutnya saya stock langsung lumayan untuk efisiensi biaya transportasi dan konsumsi. Kalo belanja seperti ini kan banyak jajannya bu, lanjutnya. Ya makan, ya minum. Saya bawa 2 staff, kan lumayan biaya yang keluar kalo sering2 belanja.

Nah kan, sepenggal kalimat itu saja sudah memberikan kita ilmu untuk belanja yg efisien. lalu dia bilang lagi, selain itu belanja dalam jumlah besar seperti ini perbedaan harga cukup jauh loh kalo kita beli eceran, bisa 10 sampai 15%.

Sebaliknya, saat aku sedang mencari beberapa bahan, ada ibu yang mendekati dan bertanya tentang coklat untuk praline, dia bilang baru mulai usaha praline bagusnya pakai merk apa? aku berikan beberapa referenci merk coklat yang biasa aku gunakan sekalian dengan kelebihan dan kekurangannya sesuai pengalaman saja.

lalu dia tanya lagi, koq ada yang bisa jual murah ya setelah jadi pralin, kalo seperti yang ibu sarankan rasanya tidak mungkin dijual dgn harga murah. Aku jelaskan, banyak macam coklat dan harganya, jadi bisa disesuaikan pangsa pasar mana yang akan kita tuju, bahkan ada coklat dengan harga 18 ribu saja 1 kg, tapi bisa dibedakan rasanya.

saat kami sedang bincang2, datang seorang ibu menghampiri, rupanya dia sudah lama usaha praline, dia katakan, untuk hasil yang enak tapi harga bisa terjangkau, bisa dikombinasi coklat dengan kwalitas prima dan kwalitas ekonomi dengan perbandingan 60: 40, jadi yang prima 60% dan ekonomi 40%.  Tapi hati hati dalam mencairkan coklatnya, agak berbeda kwalitas yang prima dan ekonomi karena yang ekonomi kandungan gulanya lebih tinggi juga ada bahan campuran lain .

Nah sahabat, dari bincang yang tadinya sekedar bertegur sapa biasa kita mendapatkan cukup banyak ilmu kan. Selamat menimba ilmu.

kue kering! buat yook !! semua bisa

keluhan teman yang sering gagal membuat kue kering terutama yang pemula, sekarang bisa diatasi. Sudah tersedia membuat nastar atau kastengel dalam kemasan, jadi tdk perlu menimbang bahan lagi, tinggal ikuti cara membuat.

Simple dan tingkat kegagalan kecil. Dari segi biaya memang cukup tinggi kalo u di dagangkan lagi, tapi kalo untuk dimakan keluarga saja, cukup murah dan rasanya enak.

Kemasan kue kering ini sudha tersedia di toko bahan kue atau swalayan yang cukup besar. nah tunggu apa lagi, yuukk membuat kue kering sendiri.

 

belanja di toko bahan kue

Satu bulan menjelang ramadhan, biasanya para produsen kue kering sudah bersiap, tak terkecuali juga aku. Kemarin belanja ke toko bahan kue, ini toko yang termasuk murah dalam harga namun mahal dalam pelayanan dalam arti agak sulit kita untuk bertanya baik mengenai harga, bahan apalagi penggunaannya. Untuk teman-teman yang pemula akan merasa tidak nyaman dengan keadaan ini, akupun pernah mengalami hal yang sama.

Perkembangan kuliner yang semakin cepat diikuti dengan berbagai pengembangan lain, terutama di bahan-bahan pembantu yang sebagian besar berbahan kimia. Untuk penggunaannya kita mesti berhati-hati, jika tidka paham caranya sebaiknya jangan mencoba bahan bahan yang baru.

Sebaiknya kita pelajari dulu kegunaan bahan tersebut dan aturan pakainya baru kita membelinya, untuk mengetahui penggunaannya saat ini sangat mungkin kita search saja di google. Jika jika membaca resep umumnya diberitahu takaran penggunaannya.

Kemarin sempat aku dengar seorang pembeli menanyakan bahan pengganti telur, di sebutkan oleh penjual dibagian ujung, pembeli terlihat bingung, lalu penjual menghampiri dan memberikan bahan yang dimaksud. Saat pembeli menanyakan takaran penggunaan penjual langsung bilang “ tidak tau saya pak, yang punya usaha kue rata2 menggunakan itu” nah jika sudah seperti ini tujuan kita ke toko bahan kue tidka akan tercapai, bagaimana kita akan membeli suatu bahan jika kita tidak tau cara menggunakannya. Sebaiknya kembali ke telur benar saja dulu, salah penggunaan, yang tadinya bermaksud mengurangi biaya produksi dengan penggunaan bahan kimia pengganti telur, bisa jadi biaya prosuksi malah lebih mahal. Umumnya bahan2 kimia tersebut cenderung mahal harganya namun pemakaian yang efektif menjadikan biaya produksi lebih murah.

%d blogger menyukai ini: