1001 Putihnya Kota Bogor

Postingan kali ini adalah bagian dari kegiatan Blogger Bogor Chain Blog Posting (cerai) yang bertemakan Kota Bogor. Dalam kegiatan ini peserta di bagi menjadi dua kelompok. Yang pertama bercerita tentang sisi positifnya Kota Bogor dan kelompok ke dua menceritakan tentang sisi negatifnya Kota Bogor.

Aku masuk dalam kelompok pertama, yaitu menceritakan sisi positifnya kota Bogor, dan mendapat urutan terakhir sebagai penutup. Membaca tulisan teman-teman tentang sisi positifnya Kota Bogor rasanya tepat tulisan terakhir ini aku beri judul 1001 Putihnya Kota Bogor. Cerita sebelumnya di tulis oleh Kang Bugi Sumirat, Teh Pege, kang Matrisoni, kang Fajar, Kang Ontohod, kang WKF, Kang Insan Luthfi Habibi, Kang Harris Maulana, dan Kang Irvan.

Aku mulai saja ya ceritanya yang sebagian inspirasinya mengambil dari cerita teman-teman terdahulu.

Bincang-bincang tentang Kota Bogor rasanya tidak cukup semalam saja, begitu banyak tempat yang dapat menjadi bahan pembicaraan, mulai lingkungan yang masih asri, wisata kuliner, wisata alam, wisata seni, sampai mengenai pendidikan.

Kebun Raya Bogor

Kebun Raya Bogor

Bogor sebagai kota yang masih terlihat mencintai lingkungannya, masih mampu mempertahankan keteduhannya dengan masih banyaknya pohon yang terpeliharan sepanjang kota, ya memang tidak seindah dulu. Pohon- pohon yang sudah sangat tua, akar pohon sudah tidak mmapu menahan beban rindangnya dedaunan kemudian digelayuti air hujan setiap hari, dan akhirnya tumbang. Dan tentu saja tidak mungkin diganti dengan pohon baru untuk menyaingi pohon yang lama.

Kebun Raya Bogor salah satu kawasan   yang dikatakan  paru paru kota juga sangat mendukung keteduhan Kota Bogor. Tugas generasi berikutnya untuk tetap menjaga keteduhan lingkungan di Bogor, dan menurut mas Bugi pengenalan lingkungan mesti dimulai sejak dini supaya tertanam dalam hati sanubari anak-anak yang kelak akan menjadi generasi penerus bagaimana lingkungan sangat berpengaruh untuk kelangsungan hidup manusia, tidak saja pemeliharaan pohon pohon , juga pemeliharaan  sungai dari semua hal yang dapat mengganggu sungai, mulai sampah-sampah yang dapat membuat banjir , sampai erosi yang dapat merusak sungai, masih banyak sekali sungai sungai bersih dapat kita temui di bogor, bisa menjadi salah satu alternatif rekreasi keluarga yang murah meriah dan menjadi salah satu cara kita menerapkan pembelajaran kepada anak-anak, bahwa banyak hal yang menjadi tugas mereka kelak untuk memelihara lingkungan hidup dan sampai saat ini masih terjaga di bogor , hmm mulai terlihat putihnya bogor

Lalu menengok ke arah tehnologi informasi yang semakin cepat berkembang, Kota Bogor juga melaju dengan pesat, beberapa tahun lalu aku dan keluarga sempat menjadi langganan warnet, dan saat itu masih sangat terbatas jumlah warnet, namun kini, hampir di setiap sudut sudah dipenuhi warnet bahkan rumah-ruamh pun sudah dijadikan bisnis warnet, berkembang lebih jauh sudah banyak sekali tempat tempat pelayanan masyarakat yang menyediakan fasilitas internet, karena dirasakan sudah menjadi kebutuhan yang utama juga.

 Melihat perkembangan yang begitu cepat di Kota Bogor, Bapak Matrisoni sampai membuat tulisan tentang mimpinya ingin menjadikan Bogor sebagai Cyber City, sedikit ungkapan beliau yang aku ambil :

Sekarang sudah mulai terlihat menuju kearah sana, hampir semua warga bogor sudah melek internet, disetiap sudut tempat terlihat pelajar, mahasiswa, masyarakat asyik dengan laptop dan ipad nya berselancar didunia maya. Bogor tidak sedang bermimpi, langkah awal sudah dimulai, dalam waktu yang tidak terlalu lama lagi impian tersebut akan segera menjadi kenyataan. Bila masanya jejaring sekolah dan jejaring kampus, serta jejaring pemerindah daerah menyatu, maka di saat itulah Bogor Cyber Education akan berjaya sebagai model E-Learning dan E-Style baru kebanggaan warga Kota BOGOR . Semoga Bogor Cyber City dapat terwujud , Semoga impian tersebut segera menjadi kenyataan….

Putihnya Kota Bogor  berlanjut , di wilayah Jawa Barat setelah Bandung yang dianggap sebagai kota pendidikan  maka kota selanjutnya adalah Bogor dengan IPB nya yang dapat dikatakan sudah menjadi legendaris menghasilkan ahli-ahli pertanian, peternakan, dokter hewan dan banyak jurusan lainnya.

Tidak salah Bogor mendapat julukan kota pendidikan, selain secara akademik, pendidikan lain yang juga sangat mendukung dengan banyaknya lokasi yang dapat dijadikan wisata pendidikan, mulai dari museum, prasasti, sampai  sejarah berdirinya kota Bogor. Selain itu dari seni budaya  juga tinggi , tarian jaipong yang sampai manca Negara dan alat musik tradisonal angklung yang juga sudah diketahui luas secara nasional maupun internasional , sampai hampir diakui oleh Negara lain.

Cerita kita lanjutkan betapa banyaknya sisi putih Kota Bogor, wisata alam berupa Pegunungan juga banyak kita temui , mendengar kata pegunungan yang terbayang langsung adalah perkebunan teh dan air terjun, benar sekali  di Bogor banyak sekali air terjun atau curug, selain yang terkenal di daerah Cilember, juga bisa di temui di daerah Sentul dan  di kaki Gunung Salak.

 Di daerah Sentul  selain ada air terjun yang cantik dan cukup mudah dicapai oleh kendaraan,  juga terdapat wisata pemandian air panas  Gunung Pancar, merupakan wisata alam yang dikelola oleh dinas Kehutanan, menuju lokasi  kita akan  disuguhkan pemandangan yang indah berupa hutan pinus yang dilengkapi dengan batu batu besar yang konon cerita merupakan batu yang terlontar akibat gunung meletus.Berendam di air panas yang dipercaya baik untuk kesehatan, kita juga disuguhkan camilan  tradisional berupa air jahe + susu, ubi goreng dan pisang goreng. Nah camilan ini yang buat kangen untuk kembali ke sana, sambil berendam sambil makan camilan.

 Selain itu ada wisata Gunung Bunder yang cukup komplit untuk tujuan wisata dan yang tidak kalah menariknya  Taman Nasional Gunung Halimun, aku sudah pernah ke sana, sebelumnya  tidak pernah terbayang  ada tempat begitu indah yang tidak jauh dari kota Bogor.

Memasuki kawasan wisata kita disuguhi oleh pemandangan kebun teh yang terhampar indah laksana hektaran permadani di hamparkan, burung- burung yang dilindungi terbang dengan indhanya ,ada elang jawa, burung rangkok dan banyak jenis burung lain yang dapat kita temui dilokasi itu.

Salah satu tujuan wisata di sana juga karena ada surili dan owa jawa, satwa ini sudah langka, surili adalah sejenis kera dengan tubuh yang kecil , lucu sekali, bergelantungan di sisi pohon saat kami lewati, terlihat jinak tapi tidak dapat kita dekati seperti kera di Bali.

Memasuki kawasan hutan kami bertemu dengan Owa Jawa yang saat ini sudah langka keberadaannya, hutan yang kami lalui cukup rapat namun rapi, yang memebuat takjub ada guest house yang sangat nyaman yang terbuat dari kayu dengan kwalitas yang bagus sehingga udara dingin tidak dapat masuk ke dalam rumah tersebut, tidak jauh dari guest house terdapat canopy trail.

Wow siapa yang menyangka kita bisa berjalan-jalan  di ketinggian 30 m dari tanah seperti jalan setapak yang dibuat dengan menghubungkan satu pohon ke pohon yang lain, selain itu banyak air terjun kecil yang dapat kita temui didalam hutan tersebut, ehmmm pengalaman yang luar biasa, cerita lengkap bisa ditemukan di blog aku https://defidi.wordpress.com

Kembali ke sisi putihnya yang lain Kota Bogor nampaknya cerita akan terus berlanjut karena masih banyak sekali sisi sisi putih yang belum di kupas tuntas dan mungkin tidak akan pernah selesai ceritanya.

cerita sisi putihnya Kota Bogor akan aku akhiri dengan wisata kulinernya. Rasanya tidak perlu ke Jakarta lagi untuk bisa menikmati makanan ala Resto yang sudah cukup terkenal, karena sebagian besar sudah ada cabangnya di Bogor. Sedikit bingung mau memulai ceritanya, terlalu penuh memori untuk mengulasnya, coba aku ulas mulai memasuki Kota Bogor setelah bayar karcis tol, memasuki kota berbelok ke kiri dulu ya..

100 meter dari berbelok kita langsung menemukan  Pizza Hut, didampingi  Hoka Hoka Bento, ke samping sedikit kita temui Mc Donald dan Café Seberang,  Brownies Amanda, lalu Aneka makanan kaki lima yang rasanya bintang lima, mulai aneka soto, sate, sea food, ke depan lagi kita akan temui Taman palem yang khas dengan aneka makanan dan minuma ala Sunda, lanjut kita temui Dunkin Donuts, lalu Venus roti unyil yang menjadi andalan kota bogor, selain itu ada pastel mak cik, ada asinan gedong dalam yang ini juga merupakan khas kota bogor, lanjut lagi kita ketemu Plaza Ekalokasari, didalam plaza ini kita akan temui J’CO, Bread Talk, dan pusat jajanan  yang menyuguhkan aneka makanan.

Melewati plaza kita langsung bertemu dengan resto sunda Kareheun, searah dilanjutkan ke Tajur kita akan bertemu dengan Kuntum Nurseri yang juga menyuguhkan masakan sunda dengan tata cara penyajian yang cukup unik, semua makan ditata di meja layaknya  kita dirumah, selain itu ada café teras yang menyuguhkan aneka makanan yang buka sampai malam, dan ada beberapa camilan yang nikmat mulai tahu , otak otak, sampai roti bakar, jika kita lanjut lagi sampai mendekati pertigaan ke arah puncak kita akan temui rumah makan khas sunda yang terkenal, wuihhh disini makanan terhampar di meja dengan aneka macam lauk, sampai kita bingung dibuatnya mana yang akan kita pilih…kita tidak sampai puncak ya, turun lagi ke Kota Bogor arah balik, menuju terminal akan kita temui Mie Yogya, soto bajar, resto yang menyediakan masakan sirip ikan hiu, lalu ada Cak Mat, ada ada beberapa resto yang besar seperti Sari Sunda.

Mendekati terminal baranang siang, nah ini yang menjadi buruan warga luar kota, disepanjang jalan ini terdapat warung nasi sederhana yang menyajikan masakan sunda, yang uniknya warung-warung itu menyajikan menu masakan yang sama, inilah yang dapat dikatakan team yang hebat, mereka berbagi rezeki dengan damai, tidak ada persaingan yang berarti.

Setelah melewati terminal kita akan bertemu dengan beberapa toko roti dan masakan padang yang cukup terkenal, mulai Holland Bakery, Simpang Raya, KFC. Jika kita lanjut lagi kita akan bertemu dengan saung mirah, dan Bumbu Desa, lalu kita berbelok ke kiri kita akan temui Makaroni Panggang, Agre Café yang menyediakan masakan iga a panggang yang lezat dengan nuansa resto yang begitu alam, dibawah pohon yang sangat besar. Tidak jauh dari agree café ini banyak juga tempat makanan karena memang lokasi di seputar taman, umumnya warga Bogor menyebutnya Taman Kencana.

Jika dari Resto Macaroni panggang kita berbelok ke kiri maka akan kita temui rumah Cup Cake dan Apple pie, yang beberapa tahun lalu merupakan oleh-oleh utama di  Kota Bogor.

Kita lanjut ke arah Istana Negara, pandangan langsung tertuju dengan ribuan ekor kijang yang terdapat di halaman istana, perjalanan kita lanjutkan  menuju Jl Surya Kentjana, di sepanjang jalan ini aneka makanan juga tersedia, mulai soto kuning khas Bogor, asinan buah, es pala, sampai bakso aneka rasa, kita lanjut ke depan sampai ke Jl.  Suka Sari akan kita temui masakan yang unik, yaitu ular kobra, tdiak jauh dari resto kita temu asinan gedong dalam yang terkenal sejak dulu dan banyaks ekali pedagang kaki lima yang menjajakan makanan khas bogor, mulai Es Cincau Hijau, Soto Mie, Es Pala, Es Mangga, tahu sumedang, pisang pasir, singkong keju, sampai aneka buah lokal seperti pisang,alpukat, gandaria, sirsak, dan tentu saja talas.

Setelah dari Suka Sari kita akan berbelok menuju arah batu tulis, di sini ada sebuah rumah makan yang selalu ramai, jenis masakan tetap masakan sunda dengan sayur asamnya yang terasa segar sekali, jika dari rumah makan ini belok ke kiri arah batu tulis akan ditemui Resto Gumati, tempat parkir yang luas, dilengkapi dengan aula yang juga sangat luas, banyak yang menggunakan tempat ini sebagai tempat seminar dan berbagai acara kantor. Tentu saja tidak kalah menariknya adalah pemandangan indah yang disuguhi saat kita menyantap masakan khas sunda disini. Aku suka pisang goreng saus karamelnya.

Jika kita balik arah menuju pusat kota lagi, kita akan bertemu dengan tempat yang disebut Empang, nah tempat ini sangat unik, seakan kita ada di Negara Arab, sepanjang jalan ini banyak sekali toko toko yang menjual aneka perlengkapan haji, oleh oleh khas Mekah seperti kurma, kacang arab, sampai pernak perniknya lengkap, bahkan banyak dijual roti cane khas jajanan Arabian.

Melanjutkan perjalanan kita menuju utara Kota Bogor, sepanjang jalan Soleh Iskandar juga banyak ditemui resto nuansa sunda, ada saung kuring, kedai sunda, rumah makan bu djojo, rumah makan ampere, lalu kearah Yasmin kita akan disuguhi makanan yang sedang trend saat ini , tutut (sejenis keong sawah) yang diyakini sangat baik untuk lever.

Jika kita lanjut lagi ke arah bubulak, menuju ciffor kita akan bertemu dengan sebuah setu yang indah, namanya setu Gede, setu ini terpelihara bersih dan rapi, dikelilingi hutan lindung dan satwa Rusa, tempat ini menjadi salah satu wisata air di Kota Bogor, yang unik disini adalah, kita bisa meminta anak-anak sekitar untuk mengambil sejenis kerang air tawar, rasanya enak sekali, karena jauh dari polusi air. Aku pernah membawa perlengkapan masak dan sebuah tenda kecil ke sini, rekreasi dengan anak-anak, kita cukup memberi lima ribu rupiah kepada anak-anak disana dan akan mendapat satu plastik penuh kerang.

Mungkin cerita ini masih sangat panjang sekali, intinya yang dapat aku ambil selama 12 tahun tinggal di kota Bogor adalah, kota yang tidak terlalu besar namun perkembangan di segala bidang berkembang pesat dan berimbang. Masyarakatnya cukup dapat bekerja sama di segala bidang baik masyarakat pendatang ataupun yang memang sudah sejak lama sekali tinggal di Bogor, ini terlihat dari cara mereka bersosialisasi.

Masih banyak yang menjadi sisi putih Kota Bogor , karena itu aku beri judul tulisan ini 1001 putihnya Bogor. Damailah selalu kotaku, Kota Bogor dengan 1001 sisi putihmu.

Semoga tulisan ini  dapat menjadikan kita semakin menyayangi kota ini dengan ikut partisipasi memajukan kota ini dengan kemampuan kita masing-masing.

Iklan

Posted on 1 Maret 2012, in Blogor, Cerita-cerita, jalan-jalan, Keluarga, Komunitas, lingkungan, Makanan Tradisional and tagged , , , , . Bookmark the permalink. 8 Komentar.

  1. Yeah..hidup bogor bun, kota indah sejuk dan nyaman, selalu ada terang disisi lain gelap. Mari hidupkan bogor :)

    Superb, Bun..

  2. Asyik nih tulisannya. Isinya komplit, rasanya macam-macam, tampilannya warna-warni. ;D

    Salam persahablogan,
    ;-)

  3. Wah… kota bogor keren sekali ya? :D

  4. Kota bogor memang sangat keren. :D

  1. Ping-balik: Cerita Berantai #2: Bogor | blogor.org

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: