Reportase : Foodservices Pastri Chef Challenge 2011 “

Rabu, 14 September 2011 PT. Fonterra Brand Indonesia mengadakan foodservices Pastri Chef Challenge 2011 “Delapan Jam Live Show, Non-Stop” di Internationalcontinenal Hotel, Lotus 1 Room, jam: 13.00 WIB

Adapun narasumber yang hadir adalah:
1. Denny Hardian, National Trade Marketing Manager Fonterra Foodservices Indonesia.
2. Manfred Cholen, Senior Chef Fonterra AME (Asia&Middle East)
3. Diaz, Executive Pastry Chef, Ranch Market

Kami mohon kehadiran para blogger kuliner dan blog BBM untuk mengikuti kegiatan tersebut. Mohon informasi kesediaanya ya ke: sihar@cognito.co.id

Mendapat undangan yang sangat menarik ini tentu saja sangat senang, dan segera konfirmasi untuk datang. Tiba di lokasi sekitar jam 2 siang , para chef sudah mendekati finishing, ini yang sangat menarik, ketrampilan yang mereka punya mulai terlihat hasilnya, berbagai aneka cheese cake sedang diinginkan di lemari pendingin, ini saja sudah menitikan air liur membayangkan lezatnya aneka cake cheeze yang dipajang. Ehmmm cheese cake yang sebagian besar bahan menggunakan Label Anchor sudah terbayangkan lezatnya, sementara dekorasi pendukung berupa ornamen yang dibuat dari bahan dasar gula benar2 menakjubkan, butuh keahlian khusus untuk membuat berbagai ornamen ini. Terlihat alat yang dipergunakan oleh chef sederhana saja, tapi nilai artistik yang tercipta sungguh luar biasa.

Ingat zaman kecil, dimana abang2 gula lali mengolah berbagai aneka mainan dari gula ini dengan ketrampilan yang sederhana, kali ini diolah begitu indahnya disesuaikan dengan cheese cakenya.

cheese cakenya pun bervariasi, ada yang clasik dengan warna dominan chaeese cake ( kuning muda ) ada juga yang dibuat berlapis, dengan dekorasi yang sederhana di atasnya namun menyuguhkan kemewahan.

Setelah waktu lomba sdh selesai, kami diminta untuk meninggalakan ruangan, para juri sudah siap untuk memberikan penilaian.

Setelah meliput mencicipi makan siang ala International continental Hotel, masih disuguhi pula sanck time : roti berpanir isi daging asap dan cheese cake toping blueberries.

Mendekati jam 4 aku meninggalkan jakarta menuju rumah kembali di Bogor,  segera ingin memebuat reportase hasil liputan tadi. dan Ini beberapa foto hasil liputan.

Semalam mendapat sms hasil penjurian , dan sedikitnya aku sudah terbayang yang menjadi pemenang :

  • Best overall performance : Chef I Made Sutisna dari Ayana Resort & Spa Bali
  • Best Dissert : Chef Kusno dari Borobudur Hotel Indonesia
  • Best Artistic Creation : Chef Lukman Afandi dari The Park Lane Jakarta

Selamat ya atas kemenangan dan prestasinya.

Terima kasih atas undangannya untuk :

Sihar Harianja dari PR Consultant PT. Fonterra Brand Indonesia, perusahaan susu dunia dari New Zealand yang memproduksi (Anmmum, Bonneto Kid, Anlene), dan sejumlah produk keju di Indonesia.

Ditunggu undangannya kembali untuk meliput acara kuliner, semoga semakin sukses PT Fonterra Brand Indonesia dengan produk dan acara2 kulinernya. salam Kuliner

SIARAN PERS

Fonterra Foodservices Indonesia
Kembali Mencari Pastry Chef Terbaik Tanah Air

10 tim pastry chef lokal bertanding 8 jam live nonstop dalam
‘Fonterra Pastry Challenge 2011’

Jakarta, 14 September 2011 – Fonterra Foodservices, yang merupakan unit divisi dari Fonterra Brands Indonesia, kembali menggelar kompetisi Fonterra Pastry Challenge 2011. Dengan mengangkat tema “Taste of Glory”, kompetisi ini menghadirkan 10 tim pastry chef andal dan profesional dari hotel-hotel ternama di Indonesia untuk bertanding meraih posisi pastry chef terbaik se- Indonesia.

Kompetisi tahunan yang diselenggarakan sejak 2007 ini merupakan salah satu komitmen Fonterra Brands Indonesia untuk terus meningkatkan kualitas pastry chef Indonesia agar keahlian dan kapabilitasnya setara dengan pastry chef internasional. Penyelenggaraan event bergengsi ini merupakan wadah untuk memfasilitasi pastry chef Indonesia agar dapat senantiasa terpacu meningkatkan kemampuan dan kreatifitas mereka dengan cara berkompetisi dalam waktu yang sangat cepat dan harus melewati proses penjurian yang ketat.

Fonterra Pastry Challenge 2011, menjadi wadah bagi para pastry chef Indonesia untuk meningkatkan kemampuan dan menjadi sarana untuk mendapatkan pengalaman berharga melalui penciptaan ide-ide dan kreasi terbaru. Selain itu, diharapkan melalui event ini dapat terbangun jejaring yang luas antara chefprofesional di Indonesia untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman.

Pada perhelatan pastry chef tahun ini, telah terpilih 10 tim pastry chef Indonesia yang lolos masuk ke babak final. Para finalis pastry chef ini mewakili 10 hotel bintang lima se-Indonesia. Adapun para pastry chef yang tampil di babak final adalah:  Chef Hariesti Warninda dari Hard Rock Hotel Bali, Chef Chairul Salim dari Intercontinental Mid Plaza Hotel, Chef I Made Wana Ambara dari Four Seasons Hotel Jakarta, Chef Mulyadi Sain dari Sultan Hotel Jakarta, Chef Hendry Hutabarat dari Grand Swiss Hotel Medan, Chef Litha Liezwari dari Kristal Hotel Jakarta, Chef Lukman Afandi dari The Park Lane Jakarta, Chef I Made Sutisna dari Ayana Resort & Spa Bali, Chef Kusno dari Borobudur Hotel Jakarta, dan Chef Yana Hendriana dari Sheraton Bandung.

Dalam kompetisi Fonterra Pastry Chef Challenge 2011, setiap tim terdiri dari satu orang pastry chefprofesional dan satu orang asisten chef, 10 tim ini kemudian akan bertanding selama delapan jam penuh untuk membuat dua buah kue serta sebuah kue mahakarya. Kue mahakarya yang dimaksud adalah kue dengan bahan dasar keseluruhannya terbuat dari gula. Para chef yang bertanding diharapkan dapat menciptakan kreasi kue yang kaya akan kemegahan cipta rasa, aroma dan estetika yang dapat dinikmati oleh para pencinta bakery dan pastry. Inilah esensi dari tema ‘Taste of Glory’.

Menurut Denny Herdian Ardiwinata, National Trade Marketing Manager Fonterra Foodservices“Para peserta diberikan kebebasan untuk berkreasi seluas-luasnya untuk berinovasi menciptakan sajian terbaik dari resep karya milik sendiri menggunakan produk-produk berbahan susu dan olahan dari Fonterra Foodservices, utamanya produk Anchor”.

Kesepuluh tim tersebut bertanding secara langsung dan disaksikan oleh kelompok juri yang digawangi olehManfred KohlenSenior Regional Advisor Chef at Fonterra Brands for  Asia & Middle East, dan dari kalangan industri yaitu Steven MuelerFood & Beverage Director dari Hotel Nikko Bali serta Steven DiazExecutive Pastry dari Ranch Market. Para juri akan menilai kreasi para peserta untuk kemudian penentuan penghargaan Best Overall Performance,  Best Dessert dan Best Artistic Creation.

Pemenang untuk kategori Best Overall Performance akan menerima hadiah berupa uang tunai sebesar Rp 7.000.000,00, medali dan piagam. Sebagai hadiah tambahan, pemenang juga akan mendapatkan pelatihan pastry di luar negeri bersama Fonterra. Untuk Best Dessert serta Best Artistic Creation,pemenangnya akan mendapatkan uang tunai sebesar Rp 5.000.000,00 dan Rp 4.000.000,00. Semua pemenang akan mendapatkan medali Foodservices dan akan mewakili Indonesia di kompetisi pastry chefinternasional di Food & Hotel Asia Singapura tahun 2012. Tujuh tim lainnya masing-masing mendapatkan uang tunai sebesar Rp 1.000.000,00.

Menurut Manfred Kohlen, Senior Regional Advisor Chef at Fonterra Brands for  Asia & Middle East, “Indonesia memiliki tradisi kuliner yang kaya dan beragam sejak dahulu kala. Dengan kekayaan tradisi dalam penyajian yang unik dan estetis, rasa yang lezat, serta mengandung nilai gizi, sepantasnya kudapan Indonesia mendapatkan apresiasi yang mendalam dari para konsumen lokal dan mendapatkan kesempatan untuk bersaing di dunia Internasional.”

“Di era modern, konsumen memiliki kebutuhan yang lebih tinggi dibandingkan masa sebelumnya, dengan adanya kecenderungan dan minat yang tinggi terhadap penyajian makanan praktis yang menggugah selera. Kebutuhan ini merupakan tantangan sekaligus kesempatan bagi pada para pelaku bisnis di bidang jasa makanan untuk bersaing meningkatkan kualitas dan asupan gizi.”

“Indonesia harus siap menghadapi tren ini, dengan memastikan bahwa pastry chef yang merupakan faktor penentu keberhasilan sebuah usaha jasa makanan dan minuman, benar-benar berpengalaman, kuat secara mental, tahan banting, dan dapat bersaing berdasarkan kompetensi yang dimiliki. Di balik sebuah karya, terdapat usaha besar, kerja keras, bahkan seringkali terjadi kompetisi sengit dan kompleksitas yang cukup menegangkan. Saya melihat ini sebagai suatu kesempatan. Let’s turn this big challenge into opportunityfor Indonesia.”, Imbuh Manfred.

Untuk memenuhi kebutuhan akan bahan baku bakery dan pastry, Fonterra Foodservices bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan jasa makanan seperti gerai makanan dan minuman hotel, restoran, kafe dan toko roti untuk menyediakan berbagai macam bahan dasar produk susu berkualitas tinggi dan bahan-bahan dari produk Anchor, seperti Anchor Butter, Anchor Cream Cheese, Anchor Whipping Cream, Anchor Processed Cheddar dan Parmesan, Anchor UHT Fresh Liquid MilkMozzarella Cheese, dan sebagainya. Dengan bahan baku dari produk Anchor, pengguna dapat menyajikan kudapan berkualitas, bergizi, secepat dan seefisien mungkin namun tetap mampu menjaga biaya produksi. ”Solusi ini membantu mereka untuk mengejutkan dan menyenangkan para konsumen dengan sajian yang penuh gizi, kelezatan dan kemasan yang menarik.” papar Manfred.

Denny Hardian Ardiwinata menegaskan, “Fonterra Pastry Challenge adalah komitmen berkesinambungan dari Fonterra Brands Indonesia untuk meningkatkan standar kualitas pastry chef di Indonesia sehingga sesuai dengan perkembangan dan kebutuhan industri, utamanya agar memiliki keahlian dan kapabilitas setara dengan pastry chef expat di Indonesia sehingga dapat bersaing, baik di negeri sendiri maupun di kancah internasional. Dengan bahan dasar produk-produk berkualitas premium dari Fonterra Foodservices, kami mengajak talenta pastry chef tanah air untuk bergairah menciptakan resep inovatif dan sajian yang digemari konsumen.“

Seperti yang dijelaskan oleh Ketua Asosiasi Pengusaha Bakeri Indonesia (APEBIbahwa di tahun 2011 ini Industry bakery dan pastry di Indonesia diprediksi akan mencapai keuntungan Rp 5 Triliun atau meningkat 11% dari tahun sebelumnya. Ukuran pasar serta pertumbuhan yang tinggi merefleksikan permintaan akan kebutuhan produk-produk pastry. Dengan meningkatnya permintaan, tentunya akan mempengaruhi ekspektasi konsumen untuk produk yang lebih bervariasi dan berkualitas.

Melalui event yang mampu menampilkan bakat-bakat pastry chef terbaik di Indonesia ini, Fonterra berkomitmen  untuk berkontribusi pada industri makanan, yaitu meningkatkan standarisasi mutu sehingga kebutuhan konsumen dapat terpuaskan dan terpenuhi. “Konsep kompetisi, sistem penjurian, dan kriteria penilaian yang kami jalankan mengikuti standar kompetisi serupa di dunia internasional. Kami mendorong para pastry chef untuk terbiasa dengan tempaan seperti ini. Aim high, to deliver exceptional result.” tutup Denny.

———

Iklan

Posted on 21 September 2011, in Aneka Tips, Bisnis boga, Cerita-cerita, Dekorasi Kue, jalan-jalan, Komunitas. Bookmark the permalink. Komentar Dinonaktifkan pada Reportase : Foodservices Pastri Chef Challenge 2011 “.

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: