bahagia itu mudah, bahagia itu susah

BAHAGIA, kata itu bergaung dimana saja, kapan saja, oleh siapa saja , yang miskin, sampai yang kaya, tidak ada ukurannya sekalipun dengan timbangan digital, kalo di buku resep dikatakan 3 gr, itu sedikit sekali, tapi ini 0,00001 gr pun tidak ada yg bisa mengukurnya.

kalo kata orang negeri seberang, are you happy? inipun tidak ada ukurannya walaupun jawabannya yes, i am happy…

mudah membuat orang lain bahagia, tertulis dalam sebuah buku kejiwaan di toko buku, dan memang benar, saat kita kecil, di ajak bercanda, lalu membuat lingkaran dan mendengarkan sebuah dongeng, lalu berkejaran  lalu dapat dan digendong oleh ayah, itu rasanya sudah bahagia sekali, apalagi ditambah hadiah lain : nak, kita ke toko kue beli ice cream yuukk, kita sudah meloncat loncat kesenangan…

Lalu suatu saat , tiba tiba ayah memanggil, dengan raut muka yang masam, dan bilang : ini siapa yang melakukan, lain kali ayah tidak mau ini terjadi, sebagai hukuman, 3 hari tidak boleh jajan, tidka boleh nonton tv, tidak boleh main ke luar rumah, tidak boleh ini dan itu yang menjadi kesenangan kita…saat itu juga rasanya pingin pergi dari rumah, pingin mati, pingin pingin yang lainnya yang sifatnya tidak baik, hilang sudah arti bahagia yang tadi dirasakan…hilang semua kegembiraan di hati…hilang semua keindahan yang sudah tercipta…

maknanya : perkataan indah membuat bahagia, perkataan tidak indah menyakitkan jiwa, jadi awal kebahagian adalah kata kata sebelum tindakan raga…( masuk akal)..

saat remaja pujian kecil dari seorang teman bisa membuat kita bahagia sekali, saat datang ke sekolah teman bilang ” kamu hari ini terlihat cantik dengan sepatu baru itu atau kamu terlihat cantik dengan tas baru itu, atau parfum apa yang kamu pakai, wanginya segar sekali…aura pujian itu positif dan aura itu memebuat kita langsung semangat masuk kelas, belajar, walaupun sesekali melirih benda yang menjadi pujian.

Namun sebaliknya, saat sampai sekolah teman kita bilang , perasaan rok kamu kegedean dehh terlihat jadi aneh gitu, atau kamu jadi aneh dengan rambut dipotong seperti itu…aura celaan atau kata kata tidka baik itu membuat kita langsung patah  semangat, down, merasa tidak nyaman, benda yg dijadikan obyek celaan tadi kita usahan untuk ditutupi…, jadi awal ketidak bahagiaan adalah kata kata yang tidak baik atau tidak nyaman..(masuk akal).

lagi lagi perkataan masih memegang peranan yang kuat dalam terciptanya kebahagiaan, sangat masuk akal, lalu dalam buku itu di katakan: BERKATA KATA LAH YANG BAIK SEKALIPUN KAMU SEDANG MARAH…

ehmm masih lanjutkan baca buku ini…nanti aku paparkan lagi yaaa

Iklan

Posted on 15 Juni 2011, in Aneka Tips, Cerita-cerita. Bookmark the permalink. 2 Komentar.

  1. untuk admin,, EYDnya lebih disempurnakan lagi,, gunakan huruf besar di awal kalimat…

  2. Baru kali ini ada yang bilang kunci kebahagiaan itu bukan senyum bun :)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: