satu menu u dua kesempatan

kadang kala kita bingung menentukan menu sarapan pagi, sepertinya itu lagi itu lagi, mie goreng, telur dadar, telur mata sapi, abon, sosis goreng, apalagi jika bangun kesiangan, waduhhh langsung mati ide, bingung mo kerjain apa duluan sementara keluarga tetap harus kita sediakan sarapan pagi.

hal itupun aku alami, namun dapat disiasati dengan pengolahan untuk sarapan dari lauk makan malam yang umumnya tersisa. Saat itu aku masak daging bumbu opor tapi dibuat seperti rendang artinya tidak berkuah untuk makan malam dan masih tersisa cukup banyak .

esok harinya daging aku suir suir dan aku buat nasi goreng dengan taburan telur dadar diatasnya, rasa yang beda, kata anakku seperti nasi uduk…mau coba silahkan :

bahan yang diperlukan :

  • nasi putih
  • 3 potong daging bumbu opor
  • 2 butir telur
  • daun bawang
  • tomat
  • 2 sdm minyak u menggoreng

cara membuat :

  • dadar telur dan potong kecil memanjang, sisihkan
  • potong tomat sesuai selera, sisihkan
  • iris kecil daun bawang, sisihkan.
  • suir suir kecil daging opor, sisihkan.
  • panaskan minyak, masukkan daging opor dan daun bawang, aduk sebentar.
  • masukkan nasi putih, aduk aduk rata, angkat.
  • sajikan hangat bersama potongan tomat.
  • untuk lauk tidak hanya daging opor, bisa daging semur, ayam opor, daging rendang.
  • selamat menikmati
Iklan

Posted on 23 Maret 2011, in Aneka Tips, Cerita-cerita, Keluarga, Makanan Tradisional, Masakan Rumah, Uncategorized. Bookmark the permalink. 1 Komentar.

  1. kayaknya enak nih, boleh dicoba

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: