Ibu…..aku akan makan kue sampai habis

Alta dan Qila, kali ini Ibu coba buat cerita lagi untuk kalian, Ibu senang kalian mengerti tentang cerita ini dan mencoba untuk selalu sayang dengan makanan.

Nah ini dia ceritanya :

Di suatu pagi setelah hujan semalaman udara menjadi dingin sekali, kue kacang masih ada ditempat tidurnya, agak malas bangun pagi ini namun dia mendengar suara memanggilnya:

Halo, halo, bisa mendengar aku? terdengar suara dari luar. Ohhhhhhhhhhhhhhhh, siapa ya? Tanya kue kacang. Aku masih mengantuk sekali, aku mau tidur lagi ah” lanjut kue kacang sambil menarik selimutnya, duh siapa ya pagi-pagi sudah bertamu.

Aku kue gula, bolehkan aku masuk, sebentar saja ? seru suara tadi. Sebentar ya akan aku bukakan pintu dulu” kue kacang melangkah keluar kamarnya menuju pintu depan.

Hah, siapa kamu, kenapa bentukmu aneh sekali, mari masuk” ujar kue kacang.

Terima kasih, kue kacang. Aku adalah kue gula, aku jadi aneh seperti ini karena ulah anak-anak”ujar kue gula sambil mngusap air matanya. Tadinya aku cantik sekali, ada gambar boneka diatas badanku hu hu hu , kue gula menangis lagi. Sudahlah, jangan menangis, ayo ceritakan kepadaku “ujar kue  kacang.

Tidak lama terdengar ketukan lagi di pintu, tok tok tok boleh kah aku masuk? Terdengar sebuah suara yang sangat sedih . Ya, sebentar aku akan bukakan pintu” jawab kue kacang.

Begitu pintu terbuka, kembali kue kacang kaget, siapa kamu bentukmu juga aneh? Ujar kue kacang. Hu hu hu aku kue coklat bercream, aku seperti ini karena ulah anak-anak” jawab kue coklat bercream sambil menangis.

Sebentar ya, aku ambilkan minum untuk kalian berdua, supaya kalian lebih tenang” ujar kue kacang . Nah, minumlah dulu baru kalian bercerita” ujar kue kacang.

Kue kacang, kue kacang bolehkan aku bermain ke rumah mu aku lagi sedih sekali” tiba-tiba terdengar suara kecil . Siapa lagi ya, pikir kue kacang berjalan menuju pintu.

Selamat pagi kue kacang, maaf aku mengganggumu pagi ini” ujar suara tersebut.

Wah kenapa dengan kamu kue coco crunch” tanya kue kacang. Aku sedih sekali dengan ulah anak-anak itu, karena mereka aku jadi begini” jawab kue coco crunch.

Mari masuklah, di dalam ada kue coklat cream dan kue gula yang juga sedang bersedih karena ulah anak-anak. Coba kalian ceritakan kenapa kalian jadi seperti ini ” tanya kue kacang.

Kue gula mulai bercerita.

Pada suatu hari aku dibeli oleh seorang ibu dari rumah toplesku dipasar, aku senang sekali ada yang mau membeliku. Sampai dirumah aku ditaruh di rumah toples yang lebih bagus, rumah toples ku indah, banyak bunganya, dan ibu itu baik sekali, dia menataku di rumah toples bersama teman-teman dengan rapi dan rumah toples segera ditutup supaya kami tidak cepat rusak.

Ketika sore, anak-anak pulang sekolah dan segera menghampiri kami, melihat anak-anak itu langsung menghampiri kami saja kami sudah mulai tidak suka, anak-anak itu belum berganti pakaian dan mencuci tangan, jika tangan mereka kotor dan banyak bakteri kami akan terkena bakteri juga, dan jika tubuh kami banyak bakteri kemudian dimakan oleh anak itu, nanti anak itu akan sakit, kasihan kan ibu mereka.

Dan anak-anak itu langsung mengambil aku dan teman-teman, tapi ternyata hanya gula warna-warni yang ada ditubuh kami saja yang mereka ambil dan makan, setelah itu kami dibiarkan berserakan diatas meja, tentu saja kami sedih kue kacang, tubuh kami jadi jelek seperti ini dan karena kami dibiarkan saja berserakan akhirnya para semut datang dan ibu anak-anak itu jadi bertambah pekerjaannya, ibu itu mesti membereskan meja, kemudian menyapu dan mengepel, padahal ibu itu kan baru selesai masak dan beres-beres, semoga anak-anak yang lain tidak seperti itu ya kue kacang? Ujar kue gula masih sedih.

Nah sekarang dengan kamu kue coklat bercream, ceritakan apa yang membuat kamu bersedih.

Baiklah kue kacang, hampir sama dengan apa yang telah dialami kue gula, anak-anak juga memperlakukan aku seperti itu, mereka hanya memakan cream yg ada setelah itu keunya di buang sembarangan, karena aku bulat jadi aku dan teman-temanku jatuh di sembarang tempat ada yg menggelinding di bawah meja , di bawah kursi dan di bawah lemari. Karena rasa kami yang manis dan bau kami yang wangi sehingga banyak yang menghampiri, tidak saja semut tapi juga tikus. Anak-anak itu harusnya mengerti jika tikus bisa membuat mereka sakit, kotoran tikus kan penuh bakteri berserakan di bawah lemari dekat kami, rupanya tikus itu kekenyangan dan membuang kotorannya di bawah lemari itu. Hu huh u aku jadi bertambah sedih mengingat kejadian itu. Semoga anak-anak itu segera berlaku yang baik ya? Ujar kue coklat bercream sambil menghapus air matanya.

Nah sekarang giliran aku yang bercerita “ujar kue chocho crunch. Tidak jauh beda dengan kejadian yang dialami oleh kue gula dan kue coklat bercream, aku juga diperlakukan tidak baik, anak-anak itu hanya makan choco cruch yg menempel di badan aku, sementara kuenya dilempar-lempar ke sana kemari, malah ada yang untuk melempar temannya, mereka tertawa-tawa sambil bersembunyi dan tentu saja lemparan itu jatuhnya kemana-mana. Ibu mereka sudah berusaha menasehati tapi tetap saja mereka melakukannya. Anak-anak itu sungguh tidak baik ya? Mereka bilang abis yang enak choco cruchny.

Sang ibu hanya menggeleng-geleng sedih sambil berujar” nak, masih banyak anak-anak yang lain yang tidak mampu yg belum pernah mencicipi kue seperti itu, kenapa kalian yang diberi kesempatan untuk menikmati kue itu tetapi malah dibuat mainan. Itu perbuatan yg tidak baik, kalian tidak semestinya berlaku seperti itu” ujar sang ibu dengan sabar.

Begitulah ceritanya, aku bertambah sedih melihat ibu itu bersedih” ujar kue choco cruch

Tok, tok, tok assalamu’alaikum, kue kacang apakah engkau di rumah? Terdengar suara nyaring di luar. Siapa lagi ya” ujar kue kacang berjalan menuju pintu dan segera membuka pintu. O kamu kue stroberi, apa kabar? Mari silahkan masuk, pasti ada sesuatu yang penting  ya?  sampai kamu harus mampir ke rumahku” kata kue kacang.

Wah sedang ada acara ya? Rumahmu ramai”ujar kue stoberi. Tidak ada acara apa-apa, mereka sedang bersedih karena ulah anak-anak yang kurang baik.

Setelah kue stroberi mendengar cerita mengenai  ulah anak2 itu , barulah dia mengerti. Nah untuk itulah aku mampir ke sini, aku mau memberitahukan bahwa Ibu dari anak-anak tersebut sedang sakit dan anak-anak itu sedang bersedih.

Aduh kasihan sekali ibu itu ya, anak-anaknya pasti tidak ada yang mengurus makanya mereka sedih. Kenapa ya ibu itu sakit? Ujar kue kacang.

Dari yang aku dengar  seperti ini ceritanya, anak-anak itu tetap membuang kue sembarangan saja, ada yang bertebaran di meja bahkan di bawah kursi dan juga lemari , nah kue-kue yang bertebaran itu tidak saja menarik perhatian semut tapi juga tikus. Pada saat ibu mereka sedang menjahit pakaian mendengar suara mencicit dan ibu itu melihat tikus berlari ke arah lemari pakaian. Tentu saja ibu mereka jadi terkejut melihat ada tikus di dalam rumahnya yang terbanyang adalah anak-anaku bisa sakit jika tikus itu dibaiarkan berkeliaran, tikus itu kotor sekali , buang air kecil dan buang air besar sembarangan dan kotoran itu membawa penyakit.

Sang ibu langsung bergegas ke belakang dan mengambil sapu untuk memukul tikus tersebut, tikus itu berlari dan naik ke atas lemari, ibu berusaha mengejarnya, dia mengambil kursi dan menaiki kursi itu, karena tergesa-gesa sang ibu kehilangan keseimbangan waktu menaiki kursi tersebut dan langsung terjatuh. Sekarang Ibu mereka sedang di rumah sakit katanya ada bagian kaki yang sakit dan memerlukan waktu yang cukup lama untuk bisa sembuh. Sekarang anak-anak itu ditunggui oleh nenek mereka.

Ya ampun, tingkah laku anak-anak itu benar-benar tidak baik ya? Kasihan ibu mereka, padahal sang ibu itu sangat sayang kepada anak-anak itu.

Benar kue kacang, setelah kejadian itu anak-anak tersebut sadar bahwa perbuatan mereka tidak baik, mereka menyesal sekali karena itu sekarang mereka sangat sedih, mereka sudah meminta maaf kepada ibunya dan berjanji tidak akan mengulangi lagi perbuatan mereka.

Syukurlah,  setiap kejadian pasti ada hikmahnya ya? Semoga ibu mereka cepat sembuh dan anak-anak itu selalu jadi anak yang baik.

Nah Alta dan Qila, ini cerita ibu buat untuk kalian supaya bila membeli kue atau jajanan yang lain harus dihabiskan , jika terlalu kenyang, segera disimpan kembali dengan baik dan jangan lupa selalu cuci tangan sebelum makan kuenya.

 

Iklan

Posted on 12 November 2010, in Aneka Tips, Cerita Anak, Cerita-cerita, Dekorasi Kue, Keluarga, Kue Kering. Bookmark the permalink. 9 Komentar.

  1. hehehehe… aku dulu kalo makan biskuit yg ber-cream suka gitu loh bu… hehehe… tapi terus suka di akalin sama ayah… makan sisa biskuitnya itu dicelup ke susu… jadi akhirnya dimakan semua deh biskuitnya… :D

  2. halo jeng is, rasanya aku kecil juga gitu soale emang enak creamnya, nah diakali juga ama ayah, biskuit itu kalo mau dimakan nggak boleh dibuka terus dipotong 2, ayah makan sebagian aku makan sebagian sambil bilang, coba rasakan kalo dimakan sekaligus rasanya enak deh, ternyata emang enak. hehehe emang menghadapi anak-anak membuthkan kreatifitas dan kesabaran ya, kiat-kiat itu bisa kita terapkan ke anak-anak kita. salam

  3. Bun.. ceritanya menarik. PAs buat diceritain ke anak akak nih

  4. halo mbak Def…

    lama gak mampir sini ya…he..he..
    met ultah buat aqila deh…..

  5. halo mbak niniek, pa kabar mbak, duh seneng sekali dikunjungi pakar kue lagi. makasih ya mbak, salam dari qila

  6. bagus ceritanya. apalagi kalo ada cara bikin kue nya
    :P :P :P
    maklum lagi nyari resep

  7. halo mas, semua resep ada koq, please balik ke menu ambil kategori kue kering, nah resepnya udah ada kan? bahkan di buku digital aku buat cookies madu sehat untuk balita loh. salam

  8. Halooo…

    ceritanya bagussss…memang paling mudah menasehati anak dengan dongeng ya

    salam,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: