alhamdulillah, cerita gembira mereka obat lelah yang mujarab (dalam edisi bazar)

jika boleh aku katakan, keberhasilan sebuah bazar tidak hanya banyaknya peserta yang mendaftar tapi lebih ke seberapa banyak dagangan peserta bazar yang terjual, melihat mereka tersenyum dan menjawab dengan ramah saat aku tanya : bagaimana bu, pak apakah penjualan bagus? dan jawaban mereka : Alhamdulillah bu, habis semua dan mengalirlah cerita gembira mereka dengan akhir cerita, jika ada bazar lagi tolong beritahu kami.

Saat pulang mereka berkata : terima kasih banyak ya bu, semoga acara ibu yang lain juga bisa berjalan baik semua. Adakah yang lebih indah dari doa baik dari orang lain?

Terbayar sudah rasa lelah 2 hari , sehari sebelum acara dan pada saat acara. Namun tetap pembelajaran selalu ada, dimana kesabaran dan solusi setiap pemasalahan membuat kita semakin berfikir dan berfikir karena kita memang selalu diminta untuk berfikir ( bagi orang -orang yang berfikir).

teriknya matahari yang menyengat membuat peserta minta ditutup lebih walaupun sudah ada canopy, dengan bekas spanduk yang cukup banyak disekolah akhirnya bisa mengatasi masalah itu.

saat mereka mengeluh kepanasan, aku katakan : bukankah bersyukur dengan terik matahari seperti ini membuat dagangan laku, karena rasa haus yang terus menerus, juga rasa lapar karena aktifitas yang penuh dari anak-anak juga ortu yang hadir dalam acara ini? kenapa dikeluhkan….

pelajaran berharga lainnya saat seorang peserta bazar memarkir mobil menutupi dagangan yang lain, saat ditegur katanya sedang menurunkan dagangan dan cukup lama hal itu berlangsung , sampai dagangan sudah siap mobil belum dipindahkan. saat aku tanyakan, apakah perlu tenaga bantuan untuk menurunkan barang lainnya, supaya cepat selesai? dia katakan tidak usah, dan tidak berapa lama mobil dipindahkan….

ini untuk jadi pelajaran bagi diri sendiri juga , sikap empati itu bagusnya muncul setiap saat tidak perlu harus diingatkan oleh orang lain yang mungkin saja malah akan menjadikan suatu konflik rasa tidak enak dihati.

Iklan

Posted on 28 Maret 2010, in Aneka Tips, Bisnis boga, Cerita-cerita, Keluarga, Komunitas. Bookmark the permalink. 2 Komentar.

  1. Subhanallah.. semoga lelah Bu desi terbayarkan oleh pahala berlimpah dari Allah…
    Mereka pasti tak hentinya berdoa untuk Ibu…

  2. Subhanallah
    Semangat selalu ya bunda

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: