memasak itu menyenangkan loh…

terkadang ingin masak sesuatu yang kita inginkan tapi begitu inget ribetnya, jadi malas…inget mesti giling bumbu, inget mesti rebus dulu yang lama supaya lunak, ingat gonta ganti piranti memasak, membuat jadi tambah mundur untuk memasaknya…tapi itu dulu loh….

Dgn semakin majunya zaman, semakin banyak pranti masak yg sangat membantu , selain praktis juga irit waktu, semakin banyaknya bumbu siap saji baik yg secara tradisional maupun secara modern, sudah dikemas…dan banyaknya swalayan yang menyediakan sayur mayur, lauk pauk, dan bahan dasar lainnya, rasanya tidak ada alasan lagi untuk malas masak…kalo dibilang : masak sendiri koq rasanya jadi lebih mahal….ada teman yang berkomentar begitu : mesti beli bumbu, minyak, dan lain-lain

menurut aku, dari berbagai segi tetap lebih menguntungkan memasak sendiri…jika kita tinjau satu persatu

segi biaya : awal belanja memang terasa mengeluarkan dana cukup besar karena membeli aneka bumbu dan perlengkapan lainnya, namun yang kita beli kan bis auntuk masaka berkali-kali.

segi kesehatan : yakin lebih baik karena kita kan masak untuk keluarga yg kita cintai…lebih dijaga kebersihanya, lebih dijaga nilai gizinya, lebih berhati-hati dalam memasaknya…

segi psikologis ; ini yang paling beda dgn kita beli masakan jadi, apalagi kalo kita masak melibatkan keluarga, apa kah itu dgn suami dan anak-anak, mertua, saudara atau sahabat, membuat jalinan batin yang baik tanpa kita sadari, percaya nggak percaya tapi kenyataannya sebagian besar merasakan kedekatan batin jika sedang masak bersama…dari obrolah biasa malah bisa sampai curhat dalam acara masak-memasak itu karena waktu yang cukup lama.

Nah jika memasak sendiri begitu banyak manfaatnya, kenapa kita tidak mulai mencoba untuk memasak sendiri, sebaiknya mulailah dengan memasak makanan yang praktis, menggunakan bahan yg sangat praktis dulu juga tidak apa2, namun didampingin dengan yang fresh, misal :

makan siang  : dadar telur isi kornet, bening bayam wortel,sambal goreng tempe.

makan malam : Sup ayam makaroni, ayam goreng kuning, kerupuk

Seperti makan malam : kita cukup siapkan 6 potong paha ayam, biasanya anak-anak suka paha ayam. Rebus paha ayam sebentar sampai kita cukup dapat kaldunya, kemudian angkat ayam dan ungkep dengan bumbu kuning.

Dengan kaldu itu rebus makaroni selama 5 menit, masukkan eortel dan kentang , masak lagi hingga lunak, masukkan brokoli dan daun bawang, bumbu terakhir bawang goreng.

Untuk ayam : kocok satu butir telur, tambahkan 1 sendok makan tepung beras. beri garam, merica dan bubuk kaldu, aduk rata. masukkan potongan paha ayam, goreng dengan minyak yg cukup panas hingga kecoklatan, sudah siap ayam goreng kremes telur.

Nah dengan begitu kita sudha mendapatkan makan malam yg praktis, sehat dan biaya yg relatif murah.

selamat memasak…

Posted on 11 Januari 2010, in Aneka Tips, Bisnis boga, Blogroll, Cerita Anak, Cerita-cerita, Keluarga, Komunitas, Makanan Tradisional, Masakan Rumah. Bookmark the permalink. 12 Komentar.

  1. Wah.. Jadi laper.. pengen bikin tumis kangkung nih, makanan paporitku.. :-D

    • hehehe aku juga suka cah kangkung, tambahkan jamur putih , sedikit tauco dan cabe hijau, dengan nasi hangat dan kerupuk saja sudha yummy banget lohhh..mareee

  2. Salam kenal mbak…
    Ajarin saya masak dong, saya beberapa kali beli macam-2 panci tapi kok hasilnya maksimal ya. Ini juga lagi tertarik sama alat masak yang di iklanin di TV. Eee… malah ketemu sama blognya mbak. Bagus lho blognya… :-)

    • salam kenal kembali mbak murti, makasih ya sdh berkenan mampir, heheh aku agak bingung bacanya : beli macam-macam panci tapi maksimal hasilnya? maksimal apa tdk maksimal?
      makasih ya mbak…

    • hehehe… maksudnya nggak maksimal mbak… akhirnya numpuk menuh-2 in dapur…

  3. Mbak… sekalian nanya yaa…
    Kalau nggak punya oven, alternatif buat manggang cake apa ya ? Saya punya panci stainles yang katanya bisa buat manggang roti. Pernah aku pakai masak roti kok gak jadi. Apa caranya yang keliru ya. Sayang kan udah beli mahal-2 kok gak dipakai.

    • mbak murti sekarang banyak panci yg bisa untuk memanggang kue terutama cake namun menurut aku karena fungsi utamanya memang bukan untuk memanggang cake hasilnya kurang sempurna. Saat demo panci mereka mendemokan cara memanggang roti pakai panci tersebut tdk ya mbak? soalnya roti itu memerlukan api atas bawah dgn suhu cukup tinggi namun hanya memerlukan waktu yg singkat saja untuk matang.
      bisa hubungi kembali sales panci tersebut dan minta kepada mereka untuk memberitahun penggunakaan untuk memanggang roti, semoga bisa ya , salam

    • waktu demo sih hasilnya oke… makanya tertarik beli… :-)
      berhubung pemula n maksudnya cuma masak kue buat keluarga, gimana kalo beli oven listrik kecil aja… bisa dipake manggang kue kan mbak… kalao oven gede takut nanti gak kepake…
      daripada salah beli lagi nih… ntar pancinya aku buat resep selain cake aja wis…

    • eh… sekalian usul bikin ulasan tentang alat-2 masak mbak… kayaknya belum ada ya… :-)
      Makasih…

  4. mbak murti, ide yang sangat cemerlang…aku coba cari literaturnya dulu ya…salam

  5. wow….masalah masak memasak ne….numpang mampir aj mbak….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: