membacakan cerita atau mendongeng, membuat anak lebih cepat membaca dan menulis

Tulisan ini aku buat selesai bertelpon ria dengan seorang teman lama, dari say hello terus menceritakan keluarga masing-masing sampai akhirnya cerita tentang toko buku dan kita punya pengalaman yg hampir sama kalo rutinitas membacakan cerita ke anak dan mendongeng merupakan salah satu upaya untuk si kecil lebih cepat dapat membaca dan menulis.

saat ini buku cerita banyak sekali ragamnya, mulai sekedar dongeng sampai yg education. Bahkan banyak pula dongeng digabungkan dengan ilmu pengetahuan baik dari segi agama, bahasa maupun psikologi.

Aku paling suka beli yg penggabungan itu jadi anak2 banyak dapat manfaatnya. Kata kak Seto dalam salah satu seminarnya yg aku ikuti, sebaiknya kalo kita membacakan cerita ke anak kita ikut bermain dalam cerita itu jadi tidak monoton seperti membaca biasa, kita bisa buat suara2 yg mendekati tokoh dalam cerita, bisa menggerakkan tangan, mulut dan mata juga kalo ada alat peraga lebih baik (seperti boneka tangan)

Manfaat untuk anak lebih banyak, terutama yg berhubungan dengan lingkungan dan alam. Misal tokoh dalam cerita adalah binatang, maka anak2 akan tahu oh ayam bunyinya gitu ya, o kuda bunyinya gitu ya.
Ibu ternyata belalang itu tidak hanya warna hijau ada juga warna coklat dan kemrahan ya. ooo  capung itu bentuknya seperti itu ya, pantas ada pesawat capung mirip sich ya , capung ternyata warna warni ya, bagus sekali ya .

Hal ini aku coba praktekkan pada anak pertama, maklumlah namanya anak pertama, apa2 diusahakan yang terbaik karena memang baru belajar jadi ibu. Apalagi saat itu aku masih bekerja, sampai rumah pukul 9 malam melihat dia belum tidur rasanya senang sekali. Aku usahakan sedapat mungkin membacakan cerita menjelang dia tidur.

Dengan kebiasaan mendongeng membuat anak sangat antusias waktu diajak ke toko buku, dia langsung berlari ke rak-rak buku cerita , anak sdh bisa memilih buku cerita berdasarkan gambar yg ada. Langsung minta diceritakan, lambat laun berdasarkan gambar dia sdh bisa menceritakan isi sebuah buku, yah walaupun agak meleset dari cerita sebenarnya.

Melihat dia begitu bersemangat dgn buku ceritanya, aku mulai memperkenalkan huruf, kata dan kalimat. Sempat tidak percaya dia cepat sekali menangkapnya dan   pada umur 4 tahun dia sdh bisa membaca walupun masih terbata-bata namun melihat perkembangan seperti itu sudah membuat aku senang sekali, maklum sangat sedikit waktu yang bisa aku berikan.

Berangkat kerja jam 5.30 dia belum bangun, pulang jam 8.30 dia sudah tidur. Sabtu dan minggu saja ada waktu agak banyak untuk dia. Terkadang menyusup rasa bersalah yg begitu besar manakala aku lembur dan dia tertidur dengan buku cerita didekapannya, rupanya dia menunggu aku untuk dibacakan cerita sampai tertidur. Itulah akhirnya yang membuat aku mengambil keputusan yang sangat berat dan berfikir ratusan kali, namun aku harus memilih kan? aku mengundurkan diri dari perusahaan yg belasan tahun sudah menampung aku bekerja, kembali fitrahnya sebagai ibu rumah tangga.

meneropong mencari elang

meneropong mencari elang

Saat ini 2 anakku sdh bisa membaca buku cerita mereka masing2, tapi tetap mereka sangat suka sekali kalo aku yang membacakan , cuma bedanya kalo dulu mereka belum bisa membaca aku suka ngarang supaya baca bukunya cepat selesai tapi sekarang satu kata saja terlewat mereka protes hahahaha juga dengan cara seperti ini rasa kedekatan dengan anak juga bertambah.

meneropong elang

meneropong elang

Saat ini aku bisa mendengar cerita mereka tentang teman-teman disekolah, tentang apa saja curhat mereka, terkadang ada yang membuat aku terbahak-bahak manakala cerita mereka sangat lucu tentang teman2 sekolahnya.

Kalo mereka lagi asik dengan buku ceritanya masing2, aku yg merasa sepi merasa ditinggalkan dan merasa mereka sdh besar2 ya, tidak lagi tidur diatas lengan aku sembari mendengarkan aku membaca cerita untuk mereka.

Nah untuk teman2 yg masih memliki anak2 balita, waktu cepat sekali berlalu, jangan sampai kita ditinggalkan waktu dengan momen2 yang berharga dengan anak-anak kita.

Kalo melihat foto2 mereka kala kecil, rasanya ingin membalik waktu, ingin membagi banyak waktu untuk mereka. Semakin mereka besar akan semakin sedikit waktu mereka untuk kita. Aku masih suka juga menghilangkan waktu manakala pekerjaan menunggu. Namun paling tidak masih bisa menunggu mereka pulang sekolah dengan kue2 sederhana atu sekedar pisang goreng untuk mereka berdua.

Posted on 23 Maret 2009, in Cerita Anak, Cerita-cerita, Keluarga, Komunitas. Bookmark the permalink. 17 Komentar.

  1. kebahagiaan tak terkira baagi anak2 bunda, karena bunda masih mampu memberikan kasih sayang dan perhatian padahal kesibukanmu ssegudang

    :)

  2. hako kang, eh kemana aja baru kelihatan? masih terus belajar kang, mencoba menjadi ibu untuk alta dan qila. Mereka sudah mulai protes ini dan itu, kadang tersinggung tapi lebih banyak terharunya. Kangen mie-naaaaa

  3. ada Bu, sibuk kuli aja. Sempet lewat daerah sana mau mampir. Tp tkt bunda lg sibuk :)

  4. silakan mampir kang, salam

  5. Setuju banget, Bu. Kemaren juga kebetulan aku sempat memosting soal dongeng, cuma sedikit aja, tentang Kak Awam yang suka mendongeng.
    Ini dia:
    http://awamologi.wordpress.com/2009/03/14/dongeng-alam-dari-kak-awam/

    Klo aku sendiri sih gak bisa mendongeng.
    Salam.

  6. aku sdh meluncur ke sana dan senang sekali dengan blognya kang. mohon komentar tentang dongeng aq di kategori cerita anak dunk, dongeng cerita anak yg aq buat dengan pelakunya kue2 sdh pernah dibacakan di women radio, aku lemah di tata bahasa terutama di tanda baca, apa ada buku khusus sbagi pedoman tuk jadi penulis yang baik? info ya kang. salam semangat

  7. Mbak Desi yang baik.

    Membaca cerita tentang dongeng untuk anak, jadi bikin aku semakin semangat buat mendongeng buat buah cintaku si samuel.
    Memang mbak dengan ibu yang lebih sering mendongeng membuat anak semakin kreatif dan penuh imajinasi.
    Terbukti samuel yang berumur 3 tahun sudah pandai mendongeng dalam bahasa inggris walaupun belum bisa membaca alias dia mengcopy apa yang ibunya ceritakan.
    Dan dari cetingan kita tempo hari ternyata membuahkan hasil lho mbak.
    Thank you yach mbak buat sarannya :) n sukses selalu buat mbak Desy

    Aroha nui
    Carolina Butter

  8. halo nyonya murwanto, wuah senengnya samuel , tapi papanya juga minta didongeng nggak heheheh
    Ada rencana sama teman2 bulan Juli mo buat lomba membaca dongeng kategori anak-anak dan orang tua.
    Feb lalu aku meliput acara lomba membaca cerita rakyat tingkat SD, wah mbak ternyata anak-anak itu luar biasa loh, mereka bisa menyatu dengan ceritanya, bersedih, menangis, melompat, tertawa. mungkin lomba seperti itu memang harus ditingkatkan ya, dengan sendirinya membuat anak-anak suka membaca. Anak-anak aku sendiri kalo nggak disupport terus, malas membaca, lebih suka main games a puzzle mobil di komputer, anakku alta hobi berat dengan yg berhub dgn mobil.

    Kadang tehnologi canggih mesti kita imbangi juga dengan yang trdisonal ya? kemarin aku tertawa tapi terpukul juga, anak2 sekarang mungkin banyak yg nggak bisa bedakan mana ayam betina dan ayam jantan, waktu ditanya binatang apa yg ada jenggernya, qila jawab jerapah lohhhh
    ??????????
    Tapi siapa yg salah, ya kita dunk sebagai orang tuanya kurang memberi informasi ke mereka, ya kan?

  9. Senangnya punya Ibu yang suka mendongeng..otak kanan makin aktif, masa depan makin cerah….

  10. Ass. Setuju Yu. Masa anak-anak balita memeng mungkin lebih menyenangkan bagi para Ibu dibanding masa setelah mereka mengenal dunia luar rumah. Ibu Saya juga bilang begitu.
    Mudah-mudahan saya juga bisa jadi ibu yang baik ya Yu (Yu Des yang sibuk aja bisa ).
    Salam buat keluarga yu. Moga-moga kapan-kapan kami sekeluarga bisa terbang ke Bogor. Amiin.

  11. makasih sudah mampir ke blog aku, kang baban, semoga nawaitu kita untuk melestarikan dan membiasakan orang tua untuk mendongeng bisa tercapai. nawaitu yang baik semoga membawa hasil yang baik. sampai ketemu di kopdar untuk siapkan acara Juli ya kang.

  12. www. bunda nisa apa kabar, sehat selalu ya? Anak-anak sekarang lebih suka dibawa ke suasana yang santai, yang humoris, yang penuh imajinasi, cerita2 jadul kita malah sangat dinikmati oleh mereka, anak2 aku bisa senang sekali dan minta diceritkan berulang-ulang kalo aku cerita gimana aku di kejar-kejar induk ayam karena pingin gendong anaknya, atao aku di sosor soang, atau aku tangkap belalang dan ikan2 kecil di sawah terus terpeleset dan masuk ke sawah penuh dengan lumpur. mereka tertawan terbahak2 karena aku cerita sambil aku peragakan, alhasil mereka bilang ibu dulu lucu ya, tapi gendut kayak sekarang nggak, ????????? mungkin mereka pikir gimana aku bisa tangkap ayam ato kejar belalang dgn tubuh gendut hahahahaa.

  13. Assalamualaikum wr wb Numpang baca-baca bu!

  14. waalaikumsalam, terima kasih sdh berkenan mampir, silahkan dan semoga bermanfaat.

  15. Assalaamu’alaikum…

    Slm kenal mbak desi :-)

    Oya, anak saya jg suka sama buku2, suka baca (walau kita ga ngerti apa yg dibacanya, he..he..) mungkin krn sejak dlm kandungan sering dibacaain Al-Qur’an sama buku2 sama Abinya, trus stlh lahir jg dikelilingi buku2 dan kitab2 krn abinya msh kuliah, he..he..
    Cuma yg bikin bingung, skrg anak saya blm lancar ngomong, padahal sdh hampir 3 thn usianya.
    Apa krn ga ada teman bermain yg sebaya ya mbak?
    Soalnya dilingkungan tempat tinggal saya ga ada org Indonesia yg sebaya dg dia, adanya yg sebaya adiknya sekitar 1 thn-an.
    Ada tipsnya ga mbak?
    Terima kasih :-)

  16. Ass. teh salam kenal
    saya sangat tertarik dengan dongeng untuk anak, krn anakku selalu minta aku cerita sebelum tidur thank banyak kl bisa tambah lg ceritanya . . .

    • waalaikum salam mbak heni, makasih sudah berkenan mampir, Insa Allah setelah lebaran bisa mulai nulis cerita lagi, bahannya sudah ada. salam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: