selamat hari Ibu, 22 Desember 2008

walaupun anak2 sdh libur dan bapaknya anak2 masih cuti sakit, tetap mesti bangun pagi, kalo nggak” tukang sayur lewat, tukang ikan lewat dan tukang2 lain lewat” alhasil bisa boring pagi2 karena nggak ada ide tuk jalani rutinitas biasa, masak sarapan, siapkan makan siang, siapkan cemilan, siapkan makan malam.

hp berbunyi, ada sms masuk. Bude Alta & Qila mengucapkan selamat hari ibu. Terima kasih bude Tien atas doanya, amin.

Komandan pagi2 dah sibuk ama HP-nya, nggak lama langsung menuju komputer, sementara 2 elang lagi leyeh2 nonton kartun. Terdengar suara komandan, keluar yuk cari warnet, komputer di rumah agak ngadat sementara ada file yg mesti dikirim ke kantor.

Jadilah pagi keluar, untung warnet di komplek sdh buka, sementara bapaknya ke warnet, aku dan 2 elang menuju mini market beli jajanan dan main ayunan dulu ditaman dekat warnet.

Kelar dari warnet cari sarapan dulu, lumayan pagi2 sdh diganjal ama gado2. Ingat ini hari senin dan saatnya Yogya swalayan discount 10% untuk sayur, buah dan daging, akhirnya kami mengarah ke sana.

Jalan cukup ramai, memasuki plaza sudah padat rupanya, namun masih ada parkit yg cukup dekat dgn pintu masuk swalayan.

Eyalah rupanya urusan internet belum kelar, Bapaknya menuju warnet lagi di sekitar plaza bersama 2 elang, sementara aku menuju ATM.

bunga hari ibu

bunga hari ibu

Begitu sampai tangga, ada beberapa anak perempuan kecil yg cantik berlari kearah aku sambil membawa bunga kertas warna- warni dan menghampiri sembari berkata ” Selamat pagi dan selamat hari ibu” celoteh mereka sembari memberikan bunga kertas warna merah dan wangi.

Sambutan yg tentu saja membuat aku kaget, langsung terlontar” terima kasih sayang?” nun diujung jalan guru mereka mengawasi dengan tersenyum.

Sambil berjalan ke arah swalayan aku masih memikirkan kejadian yg baru saja, suatu kegiatan yg sekilas biasa saja namun justru akan menjadi luar biasa jika di buat pada hari yg special seperti itu.

terbayang jika hari2 special seperti itu diadakan secara meriah, yg biasanya sepanjang jalan penuh spanduk2 promosi ca-leg, spanduk promosi rumah dan lain2, sehari saja di ganti gambar Ibu Kartini, Dewi Sartika, cut Nyak Dien, Ibu Kasur, Ibu Fatmawati, dan Ibu2 lainnya, yakin akan terasa bedanya.

Perusahaan2 besar yg selalu bisa kaya oleh ibu2, seperti perusahaan susu, roti, bisa membagikan aneka minuman dan roti  khusus ke ibu2, dan anak2 kecil yg lucu2 membagikan bunga2 warna-warni seperti tadi, ah sudahlah suatu pemikiran yg mungkin bisa terwujud atau hanya terbawa angin lalu saja.

Tidak berapa lama, pasukan menghampiri dan aku cerita tentang pemberian bunga tadi, sayang mereka sdh tdk ada padahal ingin sekali foto bersama mereka.

Anak-anak yg cantik dan ibu guru yang mulia, aku tidak tahu mereka dari TK mana, namun dengan setulus hati aku ucapkan terima kasih atas ucapannya, terima kasih atas bunganya, terlebih kepada ibu gurunya, disaat hari Ibu, mereka masih tetap melayani.

SELAMAT HARI IBU, 22 DESEMBER 2008

Iklan

Posted on 23 Desember 2008, in Cerita Anak, Cerita-cerita, Keluarga, Komunitas. Bookmark the permalink. 1 Komentar.

  1. ass..salam kenal ya mb , blognya bermanfaat sekali bu..semngat bu..ada peluang bisnis ni bagus http://www.healthteah.blgospot.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: