Indahnya Ramadhan & Selamat Ulang Tahun Ayah

ingatan kembali ke masa silam nun jauh di sebuah tempat yg sangat indah dan damai masih berkumpul dengan mama dan ayah, ramadhan adalah saat yang sangat ditunggu, menjelang hari pertama ramadhan aku biasa mendampingi mama ke pasar, wah pasar penuh sampai jalan saja bertabrakan, tapi suasana inilah yang justru dirindukan, betapa setiap muslim berlomba mempersiapkan diri untuk menyambut bulan suci itu.

biasanya tidak cukup satu becak yang dipanggil untuk mengangkut semua belanjaan mama, tubuh mungil aku dengan rambut panjang dikepang dua terselip diantara barang belanjaan mama, sementara mama dengan becak lainnya.

sampai dirumah barang belanjaan ditata dan mama mulai memberikan instruksi dengan dua mbak yang membantu dirumah. Hingga sore baru semua masakan selesai. Setelah magrib kami sekeluarga dan beberapa kerabat sholat magrib bersama berdoa dan berangkat untuk tarawih hari pertama.

Sampai dimasjid suasana bertambah semarak, masjid besar itu penuh sesak suasana yang benar2 membuat dada sesak, semua perasaan tertumpah ruah manakala takbir berkumandang.

Menanti sahur pertama juga merupakan saat yg tidak kalah ditunggunya, rasanya tidak nyenyak tidur menunggu panggilan dari masjid membangunkan untuk sahur. Setiap jam terbangun khawatir kesiangan dan tidak sahur.

Selesai sahur, kami bersiap ke masjid, dengan langkah ringan dan menikmati sejuknya udara subuh terasa semakin hikmat kai melangkah menuju masjid besar. Sampai dimasjid tersedia bak-bak panjang dengan banyak pancuran air dan antrian yang akan mengambil air wudhu juga merupakan pemandangan yang selalu aku ingat hingga kini.

selesai subuh, menunggu ayah dipintu gerbang, kaki dilangkahkan mendekati kerumunan pohon cemara yang banyak sekali tumbuh dihalaman masjid yang luas. Sambil berbincang-bincang dengan ayah kami memutari lapangan dan berjalan agak memutar menuju rumah, terkadang ada kerikil yang aku tendang atau membalas sapaan teman yang memanggil atau berlari-lari sambil memegangi lengan ayah bercanda dengan saudara2.

Ayah, bagi aku adalah sosok yang tidak pernah tergantikan oleh apapun dan siapapun, Beliau adalah ayah, juga guru, juga teman, juga pribadi yang sangat aku kagumi walaupun waktu yang diberikan oleh Sang Pemilik Jiwa hanya sebentar untuk mendampingi kami, namun setiap petuah, setiap contoh baik yang dia berikan seakan terpatri di setiap relung hati kami. Usia 44 tahun ayah sudah harus kembali ke Penciptanya, saat itu umur aku masih 11 tahun. Berat terasa Beliau kembali ke Pemiliknya tepat 1 minggu sebelum Ramadhan, dimana kami hampir selalu menghabiskan satu bulan suci itu dengan kebersamaan.

masih tergiang bagaimana Ayah menegur jika mukena yang aku pakai kurang lurus, bagaimana dia membangunkan kami dengan suaranya yang berat namun sarat dengan kasih sayang, teringat kala kami digendong satu persatu dari paraduan untuk membasuh muka ke kamar mandi supaya kantuk segera hilang. kenangan demi kenangan seakan kaset rekaman yang diputar tidak pernah selesai.

Tepat hari ini Ayah aku berulang tahun yang ke 68 , Allah SWT Maha Diatas Segala Maha Perkenankan kami menyampaikan doa untuk Ayahanda tercinta, semoga Engkau berkenan menempatkannya ditempat yang terbaik menurut Engkau.

SELAMAT ULANG TAHUN AYAH.

RAGAMU BOLEH MENINGGALKAN KAMI, NAMUN UKIRAN JIWAMU DENGAN SEMUA KASIH SAYANGMU AKAN TERpATRI DI DALAM HATI KAMI HINGGA SAATNYA SANG PEMILIK JIWA MEMPERTEMUKAN KITA KEMBALI. Amin

Posted on 23 Agustus 2008, in Keluarga. Bookmark the permalink. 12 Komentar.

  1. Selamat ULTAH juga buat ayahmu Bu

    Moga tambah bijak :)

    Salam Blogger Bogor :D

  2. tuk mas achoey.
    terima kasih mas, amien

  3. Amiien,..
    tapi Ayah mu sudah memeluk buah hatinya Begy, bersama mereka menunggu kiriman doa tulus dari anak dan kakak-2 nya,..(Begy) Alafatihah ku untuk ke-2 nya..
    salam untuk mama selamat menyambut Ramadahan dari kel di depok permai

  4. Alm Ayah pasti bangga ya mbak dengan keberhasilan anak2 nya :)

  5. Slmt Ultah to Alm ba Defidi.
    Seuntai doa trucap dari lubuk hatiku yg tulus ” Ya Allah smg smua amal baik Alm di trm disisi-Mu, jauhkanlah beliau dari ajab yg pedih, berikanlah nikmat kubur pd nya dan berikan beliua(Alm) tmpt yg tlh dbrikan kpd Aulia2 Mu (Surga Firdaus) Ami..n Ami..n Ya Rabbal Alamin.

  6. ass. mbak emma apa kabar. Mbak, terima kasih untuk doanya, amin.

    ass. mbak easy apa kabar semoga sehat selalu.
    Insa Allah mbak, terima kasih. amin

    Ass. Amud , dengan kerendahan hati aq mengucapkan terima kasih, amin. semoga kita selalu dalam lindungan dan ridho-Nya. amin

  7. Semoga keteladanan ayahanda menurun pada cucunya, mohon maaf lahir batin, bentar lagi mau Ramadhan. Salam blogor

  8. ass. bu defidi..
    Selamat ulang tahun juga buat ayahnya… *kalo ayahku ulang tahunnya masih bulan depan.. oot* aku juga deket sama ayah.. sampe sekarang, ayah itu masih jadi sumber informasi buat aku..

    nb. aku mau nyoba resep kue keringnya ah buat lebaran kali ini.. ibu ku juga jago bikin kue loh bu..

  9. eala.. lupa kasih nama.. in case bu defidi lupa missjutek itu siapa.. hehe.. aku ismi, salam kenal ya bu.. ^_^

  10. Semoga Alm. Ayah Bu Desi diampuni segala dosa, diterima amal baiknya…

    Amin.

  11. halo mbak ismi, silakan dicoba mbak resepnya, oh ya aku punya 10 resep baru untuk lebaran kali ini ada di majalah muslimah Alia edisi september, segera beli majalahnya ya dan yoook buat kue kering heheheh promosi kue kering apa majalah ya.

  12. tuk mas trijokob, terim aksih mas tuk doanya. salam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: