Mengudara dipagi yang cerah

Pangrango……bagi orang-orang yang berfikir. Kata-kata itu banyak sekali ditemui di terjemahan beberapa surat dalam Al-Quran. Lima kata yg sederhana, dan dari dahulu aq seringkali bertanya-tanya dalam hati arti kata-kata itu, ternyata maknanya luar biasa luasnya.

Pagi ini kembali aku diingatkan oleh kata-kata itu setelah hampir satu jam di depan Radio mendengarkan Women Radio di 94.3 Fm, karena pagi ini cerita anak-anak yang aku buat dengan tema cerita tentang kue kacang, coklat dan keju di kutip oleh Women Radio untuk mengisi acara anak-anak mulai jam 6 sd jam 7. Suatu acara yang sangat menarik dan sayang sekali aq baru mengikuti acara ini karena jam-jam tersebut adalah jamnya sibuk mempersiapkan anak-anak ke sekolah dan bapaknya ke kantor.

Maklum lah 2 elang aq sekolah islam yg full day berangkat dari rumah jam 6 dan kembali siang menjelang sore sehingga bekal yg mereka bawa cukup banyak juga bapaknya membawa bekal makan siang dan cemilan sore juga dari rumah, jadi kesibukan pagi lumayan buat aq setengah berlari :-).

Cerita itu bisa aq buat bermula dari senangnya anak-anak mendengarkan cerita dongeng terutama jika dibacakan menjelang tidur, hampir tiap minggu toko buku menjadi kunjungan tetap kami. Dengan banyaknya jenis cerita yang aku bacakan untuk mereka memberikan inspirasi sendiri, isi cerita-cerita itu sebagian besar cerita yang sederhana, terkadang aku panjangkan atau aku tambahkan sendiri jika terlihat mereka kurang ceritanya. Dan beberapa cerita aku karang langsung saat mereka ingin sekali mendengar cerita sementara buku-buku sdh beberapa kali dibacakan, dan mereka antusias dengan cerita yang aku karang.

Aku berpikir kenapa tidak aku coba saja buat cerita sendiri untuk mereka ya? Toh bahannya banyak sekali, yang pertama mungkin yang familiar dengan mereka. Nah mereka senang sekali jika membantu aku mencetak kue kering walaupun terkadang dibuat main-main, mereka berekperimen dgn bentuk yg aneh-aneh sesuai imajinasi mereka, yang mulanya mengikuti aku bentuk bulan sabit atau bintang kemudian mereka buat rumah, robot, mobil, dll. Terkadang sengaja aku buatkan bahan untuk mereka sendiri. Soalnya kalo pakai bahan aq agak boros :-). Tapi mereka tanggung jawab loh dengan hasil karyanya, setelah matang mereka makan walaupun terkadang mereka complain bentuknya jadi aneh.

Sambil menunggu kue di oven aku buka computer dan mulailah aku menulis, hasil tulisan itu aku masukkan blog aq, ada beberapa cerita dan responnya cukup baik walaupun tidak se-booming respon tentang kue-kue yang aku buat.

Kemarin Mbak Agnes dari Women Radio 94.3 FM mampir di bloq aq dan izin untuk kutip cerita anak-anak yg aku buat untuk mengisi acara hari ini jam 6-7 pagi. Tentu saja aku senang sekali, karya yang aku buat bisa dikutip oleh radio yg cukup besar dan sudah terdengar dimana-mana bahkan beberapa kali aku lihat iklannya di TV. Dengan cara yang sangat ceria Mbak Agnes dan Mbak Ida membawakannya membuat cerita itu semakin hidup dan respon anak-anak yg antusias selama acara itu membuat semangat aq semakin bangkit untuk kembali menulis cerit cerita yang lain. Ini kali ke-2 aku mendapatkan kejutan publikasi setelah jadi tamu di acara Good Morning Trans TV. Tadi diakhir acara Mbak Agnes akan mengundang aq untuk demo masak di tempat mereka, suatu tawaran yg sangat aku tunggu-tunggu, setiap kali aku demo masak setiap kali pula ilmu aq bertambah paling tidak lebih hapal jika yg didemokan sudah pernah aku berikan pada demo-demo sebelumnya.

Allah S.W.T Maha Kasih dengan semua ilmu yg dipinjamkannya, mudah-mudahan kelak aq dapat mempertanggung jawabkan pinjaman itu dengan baik sebelum dikembalikan kepada Sang Empunya.

Ternyata benar adanya jika kita selalu berupaya untuk berfikir positif dalam semua hal, mudah-mudahan jalan terbuka dalam segala bidang, Pengalaman ini seringkali hinggap di kehidupan aq dari kecil, jika pikiran diajak untuk berfikir positif dan sedikit saja kerja keras pasti ada hasilnya walaupun kecil apalagi jika berusaha terus untuk berfikir positif dan banyak bekerja keras, Sang Penguasa tidak pernah tidur dan selalu mengalirkan rezeki kepada hamba-hambanya, hamba yg tidak berfikir dan tdk berusaha saja masih kebagian rezeki apalagi yg berfikir dan bekerja keras.

Ada satu pencerahan dari Mario Teguh, dia katakan: Waktu memang tidak terbatas tapi kita dibatasi waktu, wah berarti kita mesti segera start untuk yg belum mulai, untuk yg sdh start mesti lebih kencang berlarinya, untuk yg sdh berlari kencang segeralah berlari lebih kencang lagi, supaya kita bisa finish dengan baik.

Saat ini banyak sekali cobaan dialami oleh keluarga kita, dengan bencana alam di mana-mana. Teori rasanya jika kita katakan bersabar saja, tawakal, pasrah, dan tetap bersyukur, tapi jika yg diungkapkan tadi benar-benar dipraktekkan, badai sebesar apapun tak akan mampu menerbangkan jiwa kita, mungkin raga kita bisa terhempas, namun raga tak akan bangkit tanpa jiwa kan?

Rumah hancur diterpa banjir, kita syukuri jiwa masih selamat, raga terluka tetap kita syukuri jiwa masih sehat, jiwa pergi tetap kita syukuri, betapa Sang Empunya sangat sayang kepada hambanya, Dia cepat sekali ingin bertemu dengan hambanya. Pernah satu kata terbaca: Jika engkau menyayangi seseorang cukup 40% saja (bukan 90 %) karena ada yg jauh lebih sayang terhadap orang yg engkau sayangi itu, Dialah Sang Pencipta, Sang Pemilik Jiwa yang engkau sayangi.

Catatan indah di pagi cerah (Bogor cerah 2 hari ini)

Iklan

Posted on 8 Januari 2008, in Cerita-cerita. Bookmark the permalink. 10 Komentar.

  1. Wow, tulisannya keren, salam kenal. :D

  2. Aww. Apa kabar mas Awan, semoga sehat selalu. Terima kasih sudah meluangkan waktu mampir ke blog saya. Salam kenal kembali. Salam untuk keluarga ya.

  3. waaawwhh..keren mbak ceritanya..ispired me banget!! emang ya mbak kita mesti berpikiran positif dalam segala hal, soalnya aku akhir-akhir ini apatis dan putus asa banget, gak ada gairah hidup abis bosen juga mbak lama-lama menjadi ibu rumah tangga, sehari-hari hanya dirumah aja ngerjain pekerjaan rumah, nonton, tidur hari2 berlalu tanpa hal yang menarik. apalgii dikota kecil kab. marisa prov.gorontalo. mo kerja gimana nyari lowongan wong di kota kecil gini..gak ada perusahaan kali yaw, cuman ada bank itupun kantor cab.pembantu yang cuma ada 1 teller dan 1 CS dan katanya kalo udah nikah gak bisa ngelamar.

    sempat juga siy punya pikiran mo cari kerja di jakarta aja dan orang tua juga nyaranin (malah sedikit memaksa) suapaya aku bisa pulang ke jakarta dan cari kerja disana. orang tua& keluargaku bilang buat apa sekolah tinggi2 kalo toh cuma ke dapur dan ke kota kecil pula lagi..duuhh..langsung “down’ banget hatiku diomongin seperti itu. sebenarnya siy kalo dipikir2 gak papalah biar aku coba cari kerja di jakarta dan suami tugas diGorontalo,tapi yang jadi masalah suami gak setuju dan dia gak pengen hidup terpisah-pisah gitu apalagi aku baru nikah 1 tahun dan belum dikarunia anak, dia pengen benar2 menikmati kebersamaannya denganku. yah mau gimanalagi suami berkata seperti itu akhirnya aku luluh juga…hidup itu kan pilihan ya mbak aku sudah tau bila menikah dengannya harus siap dengan konsekuensi harus merantau jauh dari keluarga dan ini adalah pilihan. semoga aja pilihanku ini yang terbaik ya mbak..

    lho..lho..kok keterusan jadi curhat siy..( gapapa ya mbak :) )

    Ohya mbak tanggal 12 nanti aku bakal pindah lho ke Palu, suami dimutasi kesana, karena ada pembukaan kantor baru. yaah moga-moga aja akan ada “kehidupan lebih baik” disana ya mbak..hehehehe
    sukses terus buat mbak desi dan teruslah berkarya !!!

    salam.

  4. BRAVO…BRAVO…
    Ga nyangka,.. dari seorang yg berdisiplin ilmu
    perbankan,… tiba-tiba dpt jg menjelma jd seorang yg sangat puitis,..indah sekali..
    good luck…maju teruss..

  5. Hi Mbak.. mudah2an setia terus di women radio ya..
    salam buat si kecil yang pinter2 dan lucu.. ALta dan Qila…
    Mudah2an kita bisa segera ketemuan yaa..

  6. aww. hallo mbak rara, tentu sudah di palu ya? gimana kota palu? cerita2 di blog rara ya.
    Rupanya dah ada ikatan batin ya ra, aq tuh terus bertanya2, rara ke mana aja ya? buka blog rara koq ga ada tulisan baru, di blog aku juga nggak ada kunjungan. oo rupanya lagi bosel ( alta bilang gitu kalo lagi kesl, arti bosel ( bosen sekali ).

    Ra, ini sekedar share aja, aku jg pernah berfikiran gitu waktu baru berhenti kerja, apalagi aku kliah biaya sendiri alias kerja sambil kuliah dlm arti untuk kuliah butuh kerja keras, bahkan sempat loh sambil dagang macam2, juga saat sabtu minggu kerja juga di asuransi, tapi belajar terus krna kejar gratisan alias beasiswa ( yg alhamdulillah sempat menikmati beasiswa di semester 3). mungkin Mbak Emma yg banyak tau perjuangan aq untk terus bertahan hidup di negeri orang ( aku kan rantauan), he he mbak emma bilang aku sekolah diperbankan kenapa bisa jadi pujangga ya? ha ha ha h itulah hidup ya mbak terkadang kita tidak bisa memilih apa yg kita inginkan tapi keadaan yg memilihkan kita.
    Sering kata2 utk apa sekolah tinggi kalo mesti mask dapur juga???????? tapi kalo dibalik begini bagaimana mbak? Kenapa harus sekolah tinggi bahkan ke luar negeri ya supaya bisa masuk dapur? o la la la koki internasonal mesti sekolah tinggi supaya bisa masuk dapur di hotel internasional loh, dan dapur2 di rumah itu yg mencetak bapak pejabat, dan orang2 hebat kan?

    sempat beberapa bulan kata2 kurang bijaksana itu mampir di keplaku bahkan aku sempat bilang orang2 sdh ke planet lain koq aku masih juga didpur, ga jauh2 dari wajan, panci dan kompor . Mbak kalo lagi bosen banget, aku biasanya langsung ke komputer terus semua yg ada dibenak aku, aku tumpahkan di tulisan itu sampai berlembar2 sampai ga ada lagi yang ahrus di tumpahkan, setelah itu komputer aku matikan, aku tidur karena lelah menulis. jangan masuk dapur kalo lagi booring yg ada maskan jadi gak enak, bangun tisur ku buka lagi tulisan itu, an biasanya langsung malu pada diri sendiri, koq ya aku ini gak bersyukur amat, Sang pencipta sudah memberikan begitu bnyak kenikmatan, nikmat sehat, nikmat tidk cacat raga, nikmat punya suami ada pekerjaan, nikmat punya keluarga walaupun tinggal mama, ayah sdh pergi semenjak aku smp. Biasanya aku nangis depan komputer, malu dgn apa yg sdh aku keluhkan, dan minta maaf sama Sang Kuasa.
    Nah aku langsung ke dpur, aku harus membahagiakan orang2 yg telah dititipkan Sang Pencipta, melalui kemampuan aku, saat ini aku baru mampu memasak, aku masakkan makanan kesukaan anak2, suami dan mama. melihat mereka makan dengan lahap adalah kebahagiaan sendiri, setelah mereka kenyang, anak2 berceloteh, mama berceloteh juga suami berceloteh, rumah terasa ramai, bahkan jika kue yang dibuat cukup banyak aku bagikan ke tetangga, dan dengan sepiring kue sdh cukup membuat tetangga juga berceloteh gembira. Subhanallah, ternyata kebahagiaan itu bisa kita ciptakan dari diri sendiri dan dengan hal yg sangat sederhana saja.
    Oh ya, dulu aku punya teman satu alumni, wah anaknya gaul abiz deh, anak metropolitan, terus setelah menikah suaminya juga ditugsakan ke daerah, ke suatu kabupaten, dia jg bosel tapi terus dia berfikir dan melihat ibu2 pejabatnya koq sering ke propinsi untuk laudry baju2 mereka, kenapa aku ga buka laundry sederhana aja ya. akhirnya temanku buka usaha itu dan sekarang usahanya maju ra, juga dia buka salon, kan ibu2 pejabatnya selalu ke salon tuh untuk begbagai acara atau untuk sekedar mempercantik diri, jadi pasar untuk usaha salon bagus. coba lihat2 suasana dulu ra, ada yg mungkin untuk dijadikan uaha segera realisasikan. Untuk usaha kecantikan aku pikir ok, soalnya rara kan cantik, modis dan ramah, itu sdh mudal utama loh. jangan bosel lagi ya ra.

  7. aww. pa kabar mbak/ sehat selalu ya? duh maaf baru balas, minggu lalu ada 2 event yg mesti dikerjakan, jadi baru sekarang bisa ke dnia maya lagi. hahhahahahahahah, jadi nggak enak body euy mbak bilang gitu, sebenarnya aq jenis yg sangat pemalu ( mudah2 an nggak mau-maluin ya mbak), dari smp aq sdh senang menulis . Nah karena pemalu itulah cuma berani diutarakan lewat media menulis, bahkan karena terlalu pemalu, jd terkesan agak cuek seperti ga perduli lingkungan ( begitukah kesan waktu aq di depok? semoga tidak ya), banyak belajar dari pengalaman hidup di kota besar, jadilah seperti sekarang, semoga selalu menuju kebaikan ya mbak. wah tambah kangen pingin ke depok nih, salam untuk semua ya mbak.

  8. aww. halo mbak agnes, apa kabar? sehat selalu ya mbak? salam juga untuk mbak Ida. Salam dari alta dan qila, mereka bisa dengarkan acara anak2 yg jam 6-7 hanya hari sabtu dan minggu, karena hari biasa senin-jumat, jam 5.50 mereka sudah berangkat sekolah. Sekarang neneknya yg sangat setia mendengarkan di 94.3 women radio, dari beliau bangun sampai mau tidur lagi radionya ga boleh dimatikan loh, katanya acaranya bagus2.
    Mbak, jika ada kegiatan di women radio, info2 ya, mau ajak alta dan qila ikutan, 2 elangku itu rada pemalu, biasanya menulis di buku harian untuk kegiatan yg mereka lakukan, dan sama bapaknya di masukkan ke blog mereka.
    Alhamdulillah, di awal tahun 2008 ini event organiser aq sdh terbentuk, pasarnya paket ultah anak, paket wedding, dan lagi buat proposal untuk seminar anak yg full games arahnya ke belajar dan bermain bersama dan diselingi masak bersama anak-anak, jika berkenan nanti proposalnya jika sdh selesai aku kirimkan ke mbak agnes ya, mudah2an kita bisa kerjasama untuk terus membuat ibu2 dan anak2 terus berkarya. Mbak aku sudah buat 2 cerita anak lagi, jika berkenan dengan ceritanya silahkan dikutip. salam hangat.

  9. ass mbak des..maaf baru bls aku sekarang udah ada di Palu lho…iya ya mbak bener banget kita harus banyak2 bersyukur, udah banyak nikmat yang diberikan ALLAH sama kita, manusianya aja yang kadang suka gak mensyukuri..terutama aku ini..kadang suka ngiri mbak ngelihat kakakku (aku cuma 2 bersaudara cewek dua-duanya) yang kehidupannya jauh mewah diatasku, kadang aku berpikir kok Tuhan gak adil kenapa kehidupanku tidak sama juga seperti kakakku yang punya banyak segalanya, dan stay pula di jakarta. kadang akau berpikir capek juga mbak terus2an ngikut pindah tugas suami, mo beli apa2 mesti mikir, takut nanti kalo pindah lagi repot bawanya. belum lagi kalo tiap pulang ke jakarta harus mengeluarkan ongkos pesawat yang lumayan menguras tabungan, (apalagi kalo bertiga bawa pembantu dari jakarta, karena pembantu disini susah nyarinya mbak dan aku lebih nyaman bawa pembantu dari jkt )..jadi gak bisa sering2 pulang. sementara kalo gak pulang kangen orangtua dan keluarga..duh pokoknya repot banget deh mbak jadi aku serba dilema..(tapi mbak desi jgn ikut2an repot yaa..hehehe).. tapi aku ambil positifnya aja mbak..gak tiap orang bisa ngalamin seperti aku gini jalan-jalan ke seluruh indonesia dibiayayain pemerintah.. sebenarnya kalo jalan2 siy enak ya mbak, tapi kalo udah sampe menetap 4-5 tahun? duuuuhhh bete juga…. (lho kok jadi desperate lagi…? )

    yaa…mbak beginilah akhir2 ini yang kualami satu sisi positif sedang beradu dengan sisi negatif..semoga aja si sisi positif yang menang… :)

    tapi cerita mbak desi diatas bener2 membuatku open minded..soal bisnis disini…???kayanya boleh tuh dipertimbangkan..
    thnks ya mbak share sama aku…
    sampai sini dulu ya mbak..coz aku mo pulang dulu disini udh malem..hoahmmm ngantuk…
    next time kita lanjutin lagi..
    bye mbak desiii……..
    wass.

  10. halo ra, perasaan yg rara rasakan aq pikir hal yg wajar dan alami sekali, kita memang diberikan sifat seperti itu, bagaimana kita menyiasatinya aja seperti kalo lagi buat kue yg gagal, kita iri melihat kue2 yg cantik di etalase sebuat toko kue, padahal kita kan nggak tau sbelum jadi kue yg cantik itu mungkin saja kue itu sebelumnya adalah kue yg gagal atau kue yang hampir dibuang ke tempat sampah atau hanya luar kue saja yg cantik begitu dimakan rasanya hambar.

    Hal serupa juga aq rasakan waktu masih jadi orang kantoran, kt yg sdh kerjakeras koq segini2 aja ya, sementara ada yg kerjanya sedikit tapi pandai bermanis2 bahkan pakai cara culas cepat sekali karirnya,( tetap saja iri namanya dengan alasan apapun kan) tapi hati kan tdk bisa dibohongi, mungkin saja orang itu tersenyum sepanjang hari dengan sepatu hak tinggi dan selalu Hp tdk pernah lepas ditangannya namun hatinya sebenarnya sangat merana, sangat sedih, sangat sepi dan sangat2 tdk punya waktu untuk keluarga, sangat dikejar2 waktu dan sangat2 lainnya karena keadaan yg mengharuskan dia seperti itu ( keadaan yg dia buat loh)
    Sementara kita walaupun sederhana tapi yakin lebih bahagia dari dia, kita bisa bertemu suami setiap hari, masih ada waktu untuk sholat magrib jamaah dengan keluarga, masih ada waktu mendengarkan anak2 berceloteh, masih ada waktu membuat masakan untuk suami dan anak2 dan memandang mereka melahap makanan yg kita buat dengan perasaan bahagia, perasaan bahagia seperti itu tidak bisa dibeli dengan uang seberapa banyaknya.

    Yok kita isi blog kita sebanyak-banyaknya dengan berbagai macam informasi yg mudah-mudahan berguna untuk orang lain, ga perlu dengerin celoteh orang2 yg bilang nyonteklah atau sebagainya, nyontek yg positif lebih bagus daripada nggak berbuat apa2 tapi protes, ini dunia maya kita nggak tau yg komen itu siapa kan, kalo ada yg komen aneh2 buang ke bagian spam aja ra. Salam hangat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: