Ayam masak nanas

Ini pembicaraan aku dan teman di fb saat aku posting photo ayam masak nenas. Coba yuukkk, ada rasa lain pada menu ini
Ayam masak nanasnya masyaAlloh , sepertinya enak sekali
Bumbunya apa aja bu?
aku pake bumbu minimalis saja mbak
bawang merah, bawang putih, bawang bombay
merica, kaldu ayam bubuk, garam, minyak wijen
nanas sendiri sudah menabah rasa dengan asam manisnya
Matur nuwun … Mau segera dipraktekkan
ayamnya sendiri sudah gurih jadi pakai bumbu minimalis saja
aku jarang pakai bumbu berat kecuali masakan ala padang mbak, qeqeqeq
Ayamnya ga usah diungkep dl ya bu ? Kaya mau bikin tongseng gtu teknisnya?
7:11am
iya bener seperti buat tongseng
jadi bawang merah + bawang putih di giling kasar saja, ditumis dulu, setelah harum masukkan bawang bombay dan sedikit irisan jahe
masukkan ayam, masak sampai ayam matang, tambahkan garam, kaldu ayam dan nanas, masak hingga nanas cukup layu saja
terakhir masukkan daun bawang, lada bubuk dan minyak wijen
usahakan setiap kali masak, bumbu beraroma dimasukkan diakhir masakan supaya aromanya tetap terjaga, seperti kita lihat masakan china biasanya bumbu diberikan diakhir masakan
Oh saya baru tau klo minyak wijen itu dimasukkan terakhir
Asumsi saya minyak wijen itu buat numis
ya mbak, sebaiknya begitu
Ternyata salah kaprah hee
Klo fungsi dr minyak wijen itu sendiri apa ya bu?
 
bisa juga jika kita memebuat masakan yg super cepat, seperti cah kailan, cah toge atau aneka sayuran lagi, atau sekedar membuat saus
tapi kalo dimasak agak lama sebaiknya diberikan diakhir amasakan saja
minyak wijen sendiri selain sebagai penambah aroma, wijen juga banyak khasiatnya secara kesehatan.
Pemberian minyak wijen kira2 brp ya , untuk ayam 1kg misalnya
Dan nanasnya brp banyak?
7:19am
aku pake fillet ya mbak, kali fillet 1 kg mungkin membutuhkan dada ayam 3 buah ya
nanasnya cukup 1/2 buah saja dan minyak wijen 2 sdm cukup, kalo u anak-anak 1 sdm saja, anak2 umumnya tdk begitu suka aroma yg agak aneh dilidah mereka
About these ads

Posted on 20 Mei 2012, in Aneka Tips, Bisnis boga, Cerita-cerita, Gizi, Keluarga, Masakan Rumah, wirausaha. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 387 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: