Bloggerman (3)

http://mikesirota.files.wordpress.com/2012/04/alien-2.jpg

Cerita fiksi ini lanjutan dari Bloggerman yang di tulis oleh @harrismaul dan @margeraye dalam rantaicerita #3penguasa.

Nano………………..saya suruh kamu panggil bloggerman,  suara lantang terdengar sayup sayup di telinga ku. Kenapa kalian ini ya???? Siapa kamu!!!! Masih sayup sayup terdengar suara boss besar bertanya kepada seseorang.

Sariiii !!!!teriaknya, aku ingat sari itu nama sekertaris..aku masih takut untuk membuka mata aku takut alien itu masih dekat -dekat sini.

Sariiiii!!!! terdengar kembali suara boss besar dengan suara lebih lantang, segera kemari kamu. Terdengar suara sepatu berlari dan suara perempuan terengah- engah. Ya pak, ya pak, saya pak “nada ketakutan dari wanita yang dipanggil sari itu.

Kamu tahu peraturan disini kan?” iya pak.  Setiap tamu harus menunggu diruaang tamu dan tidak dapat masuk keruangan ini jika tidka ada janji dulu, kamu ingat itu kan!!!! Iya pak, saya ingat pak.

Lalu, kenapa wanita berpakaian hijau itu ada disana!!! Masih terdengar suara keras boss besar. Maaf pak, wanita yang mana?” tadi tidak ada tamu satupun yang menemui saya untuk bertemu bapak.

Itu, wanita berbaju hijau yang menghadap tembok itu!!! Sekilas namun masih dengan menyipirkan mata aku lihat tangan boss besar menunjuk ke sudut ruangan.

Wanita pak, yang mana pak?” tanya sari. Disudut itu tidak ada siapa siapa dan saya kan yang menjaga di depan pintu masuk pak” wanita bernama sari itu mengelak.

Heh sekertaris, mata kamu sudah buta atau bagaimana? Kaca mata kamu sudah cukup tebal tapi wanita dengan pakaian hijau sebesar itu kamu tidak melihat??? Kudengar suara boss besar semakin tinggi.

Sudah sana kamu panggil satpam, saya tidak mau ada tamu asing di ruangan ini, mengerti!! Dan bloggerman segera kamu masuk ruangan untuk rapat, kamu sudah terlambat banyak hari ini.

Terdengar langkah sepatu boss besar menjauh. Ohhhh jangan pergi boss, jangan boss, tunggu saya boss, aku yakin yang dikatakan boss barusan adalah alien yang mengejarku tadi. Aku berusaha membalikkan badan, tapi aku takut. Dan benar saja, ada yang terasa berat menduduki punggung aku.

Aku menoleh ke samping sedikit dan Tolongggggg, tolonggggg, tolonggggg, ada aliennn ingin membunuh aku. Aku menggulingkan badan ke samping kiri dan kanan berharap alien itu akan jatuh dan menjauh.

Aku sudah tidak ingat berapa kali aku menguling gulingkan badan, sampai terdengar pintu terbuka dan suara sepatu masuk.

Ya  ampun pak bloggerman, sedang apa !!! bunga-bunga di pot pada jatuh, dokumen berserakan, bahkan baju bapak kotor  kena debu bergulingan dilantai. Aku rasakan ada tangan yang menangkap tanganku dan menyeret untuk berdiri.

Jangan!! Jangan!! Jangan!! saya tidak pernah mengganggu kamu, lagi pula tabrakan kereta itu juga bukan salah saya, kenapa kamu mengejar saya. Aku berusaha melawan.

Pak, pak,pak ini saya surya, satpam pak, pak sadar pak sadar” rasanya suara itu aku kenal. Aku buka mata dan langsung memeluk satpam itu.  Mana dia pak, mana, sudah pergi alien itu ya? mataku mencari kesana kemari seperti lagunya ayu ting ting, tapi rasanya aku tidak salah alamat.

Minum dulu pak, ayo minum dulu, sari menyorongkan segelas air putih dan aku teguk habis.  Bapak bloggerman ini kebanyakan menghayal ya, tidak ada siapa siapa diruangan ini koq, makanya pak jangan kebanyakan baca komik, apalagi komik alien. Saya kecil tuh pak kalo baca komik, wiro sableng, ko ping kho.

Sudah pak, segera masuk ruang meeting nanti boss besar marah lagi dengan saya, dan boss besar juga sudah terkena virus bloggerman, bilang ada wanita berpakaian hijau, memangnya ini  dipantai selatan. Huh, lama lama aku stress bekerja di kantor ini” aku dengar sari menggerutu sambil membereskan ruangan yang terlihat sangat berantakan itu.

Dengan langkah gontai aku melangkah ke ruang rapat dan langsung disambut pertanyaan boss besar.

Bagaimana bloggerman, wanita itu sudah diusir oleh satpam? Tanya boss besar. Sudah boss” jawab aku, tidak mau mengingat hal itu lagi.

Maaf pak, lap top saya tertinggal di ruang kerja, saya izin ambil dulu, tergesa gesa aku meninggalkan ruangan itu, sudah sangat tidak enak terlambat ikut meeting lap top tertinggal pula.

Aku buka perlahan pintu ruang kerja, HAHHHHH wanita berbaju hijau itu sedang memakai lap top aku dan duduk membelakangi. Apapun yang terjadi aku harus merebut lap top itu, atau aku akan kehilangan pekerjaan karena di pecat.

Aku langsung menghampiri meja dan bermaksud untuk merebut segera, tiba tiba dia membalikkan badannya dan menjulurkan lidahnya yg juga berwarna hijau hingga pegangan tangan aku terlepas dari lap top itu.

Aku berusaha merebutnya kembali dan lidah itu menjulur kembali bahkan kini seperti mengikat tangan aku, rasanya sakit dan peredaran darah terasa berhenti. Terpaksa aku lepaskan lap top itu dan terhempas keras dilantai.  Aduhhhh, semoga tidak rusak, semua cerita yang aku tulis ada didalamnya dan belum sempat aku pindahkan.

Aku kembali berusaha merebut lap top itu, kali ini alien menggunakan tangannya untuk menghentikan aku mencapai lap top itu. Aku berusaha mengambil barang apa saja yang ada didekat aku untuk menghalangi alien itu.

Hahhh dia menelan penggaris yang aku pukulkan ke lengannya, aku ambil kembali buku dan aku lemparkan ke arah badannya, kembali buku itu ditelannya dan badannya terlihat semakin besar.

Aku ambil tempat sampah, aku tutup kepalanya dan secepat kilat tempat sampah itu terbakar, terlihat ada warna merah dikepalanya seperti terbakar. Sejenak dia terlupa akan lap top itu dan segera aku ambil, aku buka dan aku mau save tulisan terakhir aku, untungnya flashdisk masi tertancap disana.

Saat jemariku akan menekan tombol , ada yang menarikku kuat sekali dan aku berusaha melawan, aku tinggal menekan save selesailah urusan ini. Apakah lap top ini mau dia makan yg penting sudah tersimpan.

Jemariku tidak dapat bergerak, dia menekannya kuat sekali, aku berusaha lagi, berusaha lagi, disela sela rasa sakit itu aku berusaha mendekatkan dengan tombol save, dan aku lihat tetesan darah mulai mengalir dari sela sela jariku terkena kuku mahluk itu. Dengan sisa tenaga yang ada aku berusaha menekannya dan bisaaaaaaaaa.

Ajaib setelah tombol save tertekan, pelan pelan aku rasakan tenaga alien itu berkurang, makin berkurang dan ada cahaya hijau yang masuk perlahan ke lap top itu, dan lap top menyala sebentar dengan tulisan anehh, aku tidak bisa membacanya.

Aku tersender dekat meja kerja dengan posisi hampir terjatuh, cepat aku kirim berita , ini dari bloggerman, alien sudah kalah, sudah kembali ke alamnya, tolong segera sebarkan berita ini.

Aku menang, aku bloggerman, dengan langkah tegap aku memasuki ruangan meeting dan siap dengan komik terbaru yang aku buat.

 

About these ads

Posted on 26 April 2012, in Cerita-cerita. Bookmark the permalink. 1 Komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 385 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: