Nara Sumber: Pelatihan Wirausaha – Pusdiklatnas Pramuka

Setelah beberapa kali diundang untuk menjadi nara sumber pelatihan wirausaha, kesempatan kali ini yang dirasakan berbeda, menjadi nara sumber pada Pelatihan Kewirausahaan Tingkat Nasional Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, yang dilaksanakan oleh Pusdiklatnas Cibubur, Jakarta.

Platihan wirausaha pramuka

Suasana pelatihan yang terasa berbeda, pada saat akan dilaksanakan, satu dari peserta yang menjadi pimpinan memberikan perintah untuk siap, kemudian maju menghadap aku dengan memberikan hormat terlebih dahulu, melaporkan jika mereka siap untuk menerima pelatihan.

pelatihan wirausaha pramuka

Mendapati sikap seperti ini ingatan melayang mundur 30 tahun silam, saat aku kelas 5 SD dan masih aktif di pramuka, seringkali aku memimpin pasukan dan memberikan laporan kepada kakak Pembina. Rasa itu kembali aku dapatkan pada pelatihan kemarin. Suasana akrab langsung aku rasakan.

Aku mendapat undangan untuk memberikan materi mengenai kewirausahaan,  seorang pramuka diharapkan tidak hanya mandiri dalam sikap saja namun juga secara financial. Untuk itu Pusdiklatnas Yang berlokasi di Cibubur,Jakarta mengadakan Pelatihan ini.

Rencana semula aku akan mengisi 2 sesi sekaligus, namun aku pikirkan kembali, bahwa selain motivasi untuk peserta, memberikan berbagai contoh bisnis yang prospektif juga aku ingin memberikan materi dimana social media saat ini sangat berpengaruh bagi dunia wirausaha, dengan mengusung tema“ IT sebagai penunjang wirausaha “, aku mengajak teman (matahari timoer) yang memang mantap dalam hal ini, yang juga tergabung dalam blogger bogor dan kami juga saat ini sebagai tenaga relawan Internet sehat sekaligus dapat sosialisasi internet sehat, yang menajdi  program kami yaitu road show internet sehat ke sekolah-sekolah  untuk periode tahun 2011-2012.

Dari Bogor aku menjemput MT (Matahari timoer), di rumah makan cibiuk, disana bertemu dengan Mas Indiarto Banyu Murni dan Harris Maulana yang merupakan teman di Blogor juga di Internet Sehat. Melihat hidangan yang sedang mereka santap, rasanya kembali rasa lapar menggoda padahal aku barus aja makan. Pingin mencuil gurame bakarnya tapi aku lihatw aktu sudah sangat tidak memungkinkan, aku hanya memesan es jeruk untuk dibungkus dan diminum di jalan saja.

Mobil aku bawa dengan kecepat an sedang saja berhubung lalu lintas di tol cukup padat. Tepat jam 2.00 kami tiba di Pusdiklatnas, Cibubur. Jakarta

Acara dimulai jam 2.15 menit, sesi pertama diisi oleh sahabat Matahari Timoer, bercerita secara sederhana namun rinci dimana IT saat ini khususnya social media sangat membantu dalam dunia wirausaha dan juga menjelaskan bagaimana sebaiknya social media itu dimanfaatkan untuk hal-hal yang positif yang bisa mendatngkan manfaat bagi penggunannya.

Hampir 1.5 jam materi disampaikan, peserta menyimak dengan baik dan saat selesai acara beberapa peserta bertanya seputar materi yang disampaikan, bahkan panitia langsung minta di copy kan ke flasdisknya

Setelah itu peserta istirahat sejenak untuk sholat asar dan menyantap hidangan sore, aku juga mengambil satu cangkir the dan 1 buah bika ambon . Aku bergabung dengan peserta dan pembawa acara, kami berbincang cukup seru karena putrinya juga bersekolah di STIE Perbanas tempat aku menyelesaikan S1 di sana.

Jam 16.00 tepat waktu untuk aku menyampaikan materi, saat melihat peserta begitu semangat menyimak, aku juga semakin termotivasi untuk menyampaikan pengalaman yang pernah aku jalani saat berhenti bekerja dan mulai wirausaha. Ada beberapa teori yang aku sampaikan untuk bisnis kecil dan menengah , sbb :

  • Definisi Bisnis Kecil menurut Ebert dan Griffin:
    • Bisnis Kecil adalah suatu usaha yang dimiliki dan dikelola secara bebas, dan bisnis kecil ini tidak mendominasi pasar.
    • Bisnis kecil ini bukan merupakan bagian atau cabang dari perusahaan lain.
    • Yang menjalankan bisnis ini adalah pemilik sendiri, bekerja bebas sesuai dengan kesanggupannya.

Pengelompokan UKM

  • Livehood Activities
    • Bertujuan mencari kesempatan kerja mencari nafkah, mereka tidak memiliki jiwa kewirausahaan, jumlah mereka sangat besar
  • Micro Enterprise
    • Bersifat pengrajin dan tidak bersifat kewirausahaan, jumlahnya juga cukup besar
  • Small Dynamic Enterprise,
    • Memiliki jiwa kewirausahaan, jumlah mereka lebih kecil, mereka sudah mampu menerima pekerjaan sub kontraktor dan import
  • Fast Moving Enterprise
    • Memiliki jiwa kewirausahaan, banyak menghasilkan pengusaha keles menengah, jumlahnya lebih sedikit lagi

Dilanjutkan dengan beberapa contoh dan saran usaha-usaha yang prospektif untuk wirausahawan pemula, sbb :

  • Bidang Wirausaha utama
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Makanan
  • Bidang Wirausaha pendukung
  • Infrastruktur
  • Teknologi Informasi
  • Tidak ada aktivitas ekonomi tanpa kesehatan

Contoh usaha:

  • Rumah Sakit
  • Balai kesehatan
  • Apotek 24 jam
  • Toko obat
  • Pengobatan alternatif
  • Distributor herbal
  • Produsen produk herbal : minuman kesehatan
  • Distributor alat-alat kesehatan
  •  dll

Perlunya peningkatan kualitas diri (Sumberdaya Manusia)

Contoh usaha:

Sekolah formal

  • Kelompok bermain, taman kanak-kanak,

Nonformal

  • Kelompok Belajar : Bimbingan belajar
  • Lembaga kursus :
  • Kursus bahasa Inggris, Jepang, Mandarin, dll
  • Kursus musik : alat-alat musik, vokal
  •  Sanggar : melukis, menari, drama
  • Lembaga Pendidikan Ketrampilan
  •  Kursus menjahit
  • Kursus di bidang boga
  •  Membuat kue kering
  • Membuat cake dekorasi
  • Membuat roti
  • Membuat mie
  • Membuat aneka kue basah/jajanan pasar
  •  Penyedia tenaga kerja terampil
  • Penyedia tenaga pramusaji
  • Penyedia pengasuh bayi dan anak-anak

Tiada makhluk hidup tanpa makanan , jadi bisnis makanan masih mendapat urutan teratas dalam usaha yang prospektif.

Contoh usaha:

  • Produsen aneka makanan dan minuman
  • Membuat  aneka cake, aneka kue kering, aneka cake dekorasi, aneka roti, aneka kue-kues basah/jajanan pasa
  • Membuat pasta : mie, bihun, makaroni
  • Membuat aneka sirup
  • Membuat nata de coco
  • Membuat aneka bakso : bakso daging, bakso ikan, bakso cumi dll
  • Membuat aneka sosis : sosis ayam, sosis sapi,
  • Membuat aneka nugget : nugget ayam, sapi, sea food
  • Membuat makanan tradisonal : pempek, getuk goreng, dodol, keripik pisang, kerupuk, keripik singkong , keripik talas, keripik kentang dll
  • Membuat minuman kesehatan : jahe merah, beras kencut, temulawak dll
  • Rumah makan modern à menu internasional
  • Masakan ala jepang, aneka pasta, ayam ala kentucky, aneka pizza, dll
  • Rumah makan tradisional à menu daerah tertentu
  • Aneka soto daerah (ambengan, lamongan, madura, betawi, dll)
  • Aneka sate (madura, padang, marangi, dll)
  • Aneka martabak (manis, telur, mini, durian, dll)
  • Aneka masakan daerah (nasi timbel, gudeg, nasi liwet, nasi kucing, nasi padang, nasi pecel madiun, dll)
  • Warung makan
  • Warteg, café tenda, warung kaki lima
  • Catering / Jasa Boga

Dan lain-lain

  • Es Mambo Sehat
  • Es Teh manis dalam cup
  • Air tebu
  • Aneka minuman khas daerah (cincau hijau, es cendol, bandrek, dll)
  • Aneka camilan gorengan
  • Aneka makanan kukus (Somay, pecel, kue-kue)

Dan masih banyak contoh-contoh lainnya yang aku sampaikan .

Setelah usah yang prospektif aku sampaikan, dilanjutkan dengan media pemasaran, untuk saat ini dengan tehnologi yang semakin berkembang, social media adalah pilihan yang bijak, selain biaya ringna, waktu tidka terbatas dan jangakuan yang luas.

Aku berikan contoh beberapa teman yg sukses memasarkan produknya melalui blog, juga yang aku alami. kenapa aku pilih media blog, karena di blog tidak terbatas tulisan yang akan kita buat, tentu saja melalui social media lainnya juga sebagai penunjang.

Waktu demikian cepat berlalu, sudah menunjukkan pukul 17.30 tapi terlihat peserta masih semangat juga. Materi aku selesaikan, dan dibuka sesi tanya jawab.

Pertanyaan :

  • Bagaimana supaya konsumen mengetahui produk kita
  • Bagaimana  kita mengetahui kalo usaha yang kita ambil cocok atau tidak
  • Mengapa kita memulai usaha sebaiknya sesuai dengan kemampuan kita.

Pertanyaan yang umumnya diajukan oleh peserta awal menjadi wirausaha, dan pertanyaan itu pula yg ada dibenak aku saat aku memulainya.

pelatihan wirausaha

Setelah sesi tanya jawab, pelatihan hari itu diakhiri karena waktu sudah memasuki magrib. Sempat berfoto bersama seluruh peserta baik di dalam rtuangan maupun di taman, yg memang kawasan itu adalah tempat wisata taman bunga ( Wiladatika).

Pelatihan wirausaha

Terima kasih aku ucapkan kepada :

  • Pusdiklatnas, Cibubur Jakarta yang telah mengundang kami sebagai nara sumber.
  • seluruh peserta, kalian adalah sumber inspirasi dan penyemangat kami untuk terus berbagi ilmu dan sosialisasi internet sehat.
  •  suami, anak-anakku yang selalu memberikan dukungan setiap kali aku akan menajdi nara sumber disebuah pelatihan.
  • Dan terima kasih kepada sahabatku Matahri Timoer yang sudha bersedia mendampingi sebagai nara sumber di acara ini.

Semoga semangat berbagi, semangat belajar selalu ada pada kita semua.amin

About these ads

Posted on 15 Desember 2011, in Aneka Tips, Blogroll, Cerita-cerita, Keluarga, Komunitas, wirausaha. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 387 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: