Menu Pesta Tradisional

Sore itu sempat jalan ke salah satu swalayan. Tengok kiri tengok kanan, agak lapar juga sebenarnya tapi lihat makanan koq dah kenyang duluan, seputar fast food semua. Akhirnya kaki melangkah ke tempat sayuran segar, terbayang aneka rebusan sama sambal terasi dan ikan asin goreng , ehm pasti bakalan nambah deh.

Hampir satu minggu belakangan makan fast food terus berhubung lagi ngadain acara di mall. Dalam perjalanan pulang ada telpon masuk, tanya masalah catering dan tanya menu, seperti biasa makanan yg dipesan ke catering aq hampir sebagian bukan menu lokal, mulai daging masak lada hitam, udang saus tiram, scotel macaroni, yg sebenarnya bumbu-bumbunya seputar bumbu instan dan juga bumbu import, biasanya terdiri dari minyak wijen, kecap inggris, saus tiram, saus teriyaki, minyak ikan dan tentu saja bawang putih dan penyedap.

Namun ada satu pesta yg unik, selain menu-menu modern tadi, tetep minta disediakan menu lokal yang terdiri dari Paru goreng bumbu serundeng, ikan asin kriuk, sambal terasi mentah, lalaban, sayur asem Jakarta, oncom tumis leunca dan ternyata dihidangkan dengan cara tradisonal cukup antik ditengah-tengah makanan yang serba modern. Salah satunya paru goreng serundeng, tuk teman-teman yang mau coba rsep ini silahkan loh, untuk persiapan puasa juga hidangan lebaran pendamping ketupat tetep oke .

Paru Goreng Serundeng

Bahan yang diperlukan

  • · I kg paru ( rebus hingga lunak) , potong kecil panjang
  • · 2 bungkus kelapa kering
  • · 2 buah gula merah
  • · 2 sdm air asam jawa
  • · 1 ruas jari lengkuas
  • · 200 cc air matang
  • · 1 sdt bubuk kaldu daging
  • .     5 lembar daun jeruk purut, iris tipis

Bumbu halus

  • · 5 siung bawang merah
  • · 5 siung bawang putih
  • · 1 ruas jahe
  • · 1 sdm ketumbar
  • · 1 sdt penuh garam

Cara membuat :

Bumbu halus bagi menjadi 2 bagian. Ambil satu bagian bumbu halus, lumuri paru dengan bumbu halus, diamkan 30 menit.

Goreng dalam minyak panas hingga berwarna kecoklatan, tidak perlu sampai kering. Lakukan hingga bahan habis, tiriskan.

Sisa bumbu halus tumis dengan 2 sdm minyak sayur, masukkan lengkuas yg digeprek dan daun salam, tambahkan air, gula pasir, air asam jawa dan gula merah, biarkan hingga semua bahan menyatu.

Masukkan kelapa parut kering, daun jeruk purut, tambahkan kaldu daging bubuk masak dengan api kecil hingga setengah kering. Masukkan paru goreng, aduk-aduk hingga merata .

Untuk yg suka manis tambahkan gula pasir.

Untuk yang suka pedas, bisa tambahkan bubuk cabe kering atau irisan cabe merah.

Tips.

Kelapa kering yg biasa aku pakai dari kara, jadi nggak perlu repot sangrai kelapa parut.

About these ads

Posted on 5 Juni 2008, in Bisnis boga, Keluarga, Makanan Tradisional, Masakan Rumah. Bookmark the permalink. 5 Komentar.

  1. mbak…ngiler jadinya..

    membayangkan nasi anget kepul2….sambel trasi, lalapan..aduh,,….
    paru goreng salah satu lauk kegemaranku, tapi biasanya beli . Soalnya dulu pernah masak paru sendiri kok di iris masih alot..he..he..

    ternyata harus di rebus dulu ya.

  2. hai mbak niek, ada rencana pulangkah ke Indo, halo-halo aku yach ntar aku buatkan paru goreng serundeng, sekalian pingin banget ketemu mbak niek, salam

  3. Des…
    Jangankan nieniek.. aku juga mau.. heran deh lo…
    yang jauh ditawarin gue kok dicuekin.. hiksss mau juga dunk serundeng paru tuhhhhhhh!!!! nyam..nyam..

  4. halo mbak mika, wa ka ka ka ak, secara dah gembul kita berdua mestinya yg dimakan cukup oncom leunca aja ya, tapi okelah, hari rabu pulang dari ngajar kita cabut ke kuntum nurseri yok, paru goreng ama pepes jamurnya oke loh, tarikkkkk jabrikkkkkkkkkk maemnya depan kolam pancing ikan, jadi tambah seru.
    nt time baru aku bawain paru serundeng ama temen-temennya, kita cucurag di KBR aja, sebelumnya beli rujak dulu depan IPB tea’

  5. nggak asyik nggak seru

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 385 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: